Female Villainess

Female Villainess
88. Wujud Iblis Hades



Ana yang merasa suasana yang berbeda. Aura gelap seperti milik Aleardo. Tapi pemuda di depannya tidak tidak mengeluarkan aura itu. Hingga dia sadar sumber aura gelap ini berasal dari putra mahkota. Dia terkejut dengan penampilan pemuda itu. Sebagian wajah putra mahkota muncul tato hitam. Tidak lupa sebuah pasang tanduk muncul di kepala Hades. Walaupun begitu Ana masih sedikit terpesona dengan penampilan pemuda itu. Dia kembali terhipnotis dengan mata ungu yang indah menurutnya.


"Berhenti menatap pria lain gadis nakal." ucap Aleardo. Sebuah sentilan jatuh ke dahi milik Ana.


plak.


"sakit tahu, lihat putra mahkota berubah." ucap Ana yang masih setia menatap mata pria itu. Sedangkan Aleardo mendengus sebal dengan gadis yang sebentar lagi menjadi istrinya.


"Jangan tatap matanya kamu akan terhipnotis kembali." ucap Aleardo santai.


Dia sama sekali tidak terkejut dengan perubahan putra mahkota. Aleardo sudah memperkirakan kalau pria itu akan menunjukkan wujud aslinya saat tahu Ana menikah dengannya.


Aleardo menarik ana kebelakang badannya. Dia sangat menanti Hades menyerangnya. Sedangkan ana yang tidak tahu tentang rencana Aleardo kesal karena acara pernikahannya terancam gagal.


"Sebenarnya kamu niat nikahin aku gak sih?" ucap Ana yang berdiri di belakang punggung Aleardo. Sedangkan Aleardo malah tertawa kecil mendengar ucapan gadis itu.


"Aku serius tapi sebaiknya melenyapkan pengganggu untuk selama-lamanya bukan?" tanya Aleardo yang menatap wajah gadis itu dengan senyuman.


"Sepertinya aku hanya sebagai umpan saja."ucap Ana yang sadar dengan situasi di ballroom ini. Dasar kalau orang-orang yang menghadiri acara ini adalah orang yang berada di bidang militer dibawah kepemimpinan bocah sombong ini.


"kamu tenang saja, kamu hanya harus duduk manis saja." ucap Aleardo sebelum menghilang dari depan Ana saat melihat pergerakan Hades.


Aleardo mengeluarkan pedang taring Yirlendi. Pedang itu sudah diselimuti dengan mana milik Aleardo. Hades juga sudah mengeluarkan pedangnya. Mereka saling menyerang. Aleardo dengan mudah menangkis setiap serangan tapi berbeda dengan Hades yang sedikit kesulitan. Pedang Aleardo sudah meninggalkan beberapa goresan di wajah dan tubuh Hades.


"Aku tidak akan biarkan kamu memiliki Anabella di kehidupan ini, Aleardo." ucap Hades.


"Kamu tidak mungkin bisa merebut Ana dariku. Jikapun aku mati dalam pertarungan ini, gadis itu tetap mencintaiku Hades. Ingatlah Quena pernah bersumpah untuk tidak pernah mencintai kamu dikehidupan selanjutnya."ucap Aleardo dengan senyum mengejek pada Hades.


"Diam kamu." ucap Hades. Sebuah lingkaran sihir di sekitar tubuh Aleardo.


Ana terkejut dengan hal itu. Dia berencana mengeluarkan sihirnya namun ditahan oleh Luxorius.


"Sebaiknya kamu tidak harus begitu mencemaskan anak nakal itu Ana. Dia masih bermain dengan Hades. Tentu saja mereka memiliki tingkat yang berbeda. "ucap Luxorius.


"Tapi sihir itu bisa membahayakan Aleardo."


"Tenanglah nona Ana, Seperti yang diucapkan naga tua itu. Aleardo berada ditingkat yang jauh diatas Hades. Dia juga seorang manusia setengah iblis. Ternyata sihir hitam itu membuat Aleardo dapat berubah menjadi wujud iblisnya. Walaupun itu memiliki resiko yang cukup besar jika Aleardo belum bisa mengendalikannya. Tapi keberadaan nona Ana akan membuat Aleardo lebih mengendalikan jiwa iblisnya."jelas Yirlendi.


"Entah itu berkah atau malapetaka. Tapi jiwa iblis Aleardo juga mencintai Anabella."ucap Luxorius yang membuat Ana terkejut mendengarnya.


"Apa maksud kalian jiwa iblis Aleardo. Bukankah cahaya yang ditinggalkan oleh Quena di dalam hati Aleardo dapat membersihkan sihir hitam itu." ucap Ana.


"Tapi aku tidak pernah bertemu dengan jiwa iblis Aleardo sebelumnya."


"kamu hanya tidak ingat Ana, Aleardo yang kamu temui di dalam mimpi saat kamu mengangkat kutukan dari tubuh Aleardo." jelas Luxorius. Naga itu tahu karena dia bisa mengetahui setiap hal dari pemiliknya bahkan mimpi. Waktu Ana pingsan, Luxorius yang belum bisa keluar dari hutan Quena. Sengaja menggunakan sihirnya untuk dapat masuk kedalam mimpi Ana untuk menjaga jiwa Ana tidak termakan oleh iblis itu. Tapi dia tidak menduga kalau Ana dapat menaklukan iblis itu.


"Dia memiliki wujud yang sama dengan Aleardo." ucap Ana sambil memegang dagunya. Dia mencoba mengingat kejadian 4 tahun yang lalu.


"Tentu saja dia tidak menunjukkan wujud aslinya nona Ana. Iblis sangat jarang memperlihatnya." jelas yirlendi.


"Apa mereka malu dengan fisik mereka sendiri." ucap Ana.


"wujud asli iblis Aleardo sangat menawan nona Ana


" ucap Yirlendi yang mendapatkan tatapan tajam dari Aleardo.


"Berhenti memikirkan iblis menyebalkan itu Ana."teriak Aleardo yang masih fokus bertarung dengan Aleardo.


Sebenarnya Aleardo dapat menyelesaikan dengan cepat. Tapi dia hanya sedang mencari kesibukan dengan main di depannya ini.


Hades menyerang Aleardo secara bertubi-tubi. Tapi dengan mudah dihindari oleh pemuda itu. Bahkan lingkaran sihir yang dipangsang oleh Hades dengan mudah hilang begitu saja.


"Apakah kekuatanmu hanya segitu saja? Sangat lemah dan kamu berpikir untuk merebut Ana. Sepertinya anda terlalu banyak permintaan." ucal Aleardo dengan nada mengejek. Tentu saja Aleardo tidak butuh mengeluarkan banyak tenaga hanya untuk mengalahkan Hades.


"Berhenti ?menghindar dari seranganku." ucap Hades dengan nada mengejeknya. Tapi tiba-tiba lantai hancur begitu saja.


"Kenapa kamu harus mengganggu pernikahnku." ucap Aleardo.


"Karena Ana buka milik kamu tapi milikku. sejak awal dia hanya untuk Hades." ucap Hades.


"Hahahahaha, Apakah kamu lupa dengan sumpah Quena di masa lalu. Dia tidak akan pernah mencintai seorang Hades. Bahkan untuk kehidupan selanjutnya. Sekarang kamu lihat sendiri bukan, dia tidak mencintai kamu tapi aku. jikapun aku mati dalam pertarungan ini. Aku yakin hanya Anabella Rose Natlastion tetap akan mencintai Aleardo."ucap Aleardo dengan angkuhnya.


"Diam kamu Aleardo. Jangan terlalu banyak bermimpi." ucap Hades.


"Bukankah kamu yang terlalu banyak bermimpi Hades, Ana sudah sangat jelas hanya mencintai aku bukan kamu. Bahkan saat kehidupan sebelumnya,dia memilih untuk mengakhiri hidupnya karena ulah kamu Hades." ucap Aleardo dengan tatapan tajam.


"Apa maksud kamu Aleardo?"ucap Hades sambil menjauh dari Aleardo.


"kehidupan sebelumnya kamu membuat aku lupa akan keberadaan Ana bukan. Kamu membuat charlote seperti pahlawan di kehidupanku. Sihir illusimu memang efektif dikehidupan sebelumnya. Tapi aku pastikan sihir itu tidak akan berpengaruh padaku kembali." ucap Aleardo marah. Dia ingat saat diujung kematiannya semua kenangan bersama Ana muncul begitu saja. Dia menangis mengingat perbuatan jahat yang dilakukannya pada Ana sebelumnya. Beruntungnya saat dia membunuh Ana dikehidupan sebelumnya. Jiwa sebenarnya sudah bertukar dengan jiwa lain dari dunia lain. Dia sangat bersyukur walaupun terkadang dia masih menyalahkan kebodohannya dimasa lalu. Yirlendi, naga yang berikatan darah dengan Aleardo telah memperlihatkan seluruh kehidupan sebelumnya saat iblis mengambil kendali seluruh tubuhnya.