Female Villainess

Female Villainess
120. Kembalinya penyihir suci



Aleardo langsung berlari menuju tubuh Ana yang sedang terbaring dengan luka di tangannya terus mengeluarkan darah. Pangeran Damian sedang menggunakan sihir untuk mentrasfer energi sihir pada Ana. Tapi pria tiba-tiba berhenti dan sihirnya menghilang.


"Apa yang terja Damian?" tanya Aleardo yang tahu telah terjadi sesuatu. Karena sangat aneh saat proses pentrasferan energi sihir. Pangeran Damian menggelengkan kepala.


"Apa maksudmu Damian?" tanya Aleardo sekali lagi karena pangeran Damian belum menjawab pertanyaanya.


"Tubuh Ana menolak energi sihirku. Aku juga tidak bisa menyembuhkan lukanya. Sepertinya Ana terkena efek dari buah iblis." jelas Pangeran Damian yang membuat Aleardo terdiam sesaat.


"Buah iblis. Kenapa buah itu ada di dunia ini." ucap Aleardo yang mendekati tubuh Ana yang mulai mendingin. Keringat mulai membasahi tubuh Ana. Semua orang yang berada di ruangan itu sangat khawatir dengan kondisi Ana.


Sekarang Ana sudah tidak bisa menerima energi sihir damian yang menjadi langkah terakhir jika nyawa wanita dalam bahaya. Tapi cara itu sudah tidak dapat dilakukan bahkan lukanya tidak dapat disembuhkan.


"Kalau begitu kita harus menutup luka di tangannya dulu. Nak apakah ada kain untuk atau perban." ucap Naura pada anak kecil pemilik rumah ini. Anak kecil itu menganggukan kepala dan langsung membawa perban tanpa disuruh oleh Naura.


"Ini nyonya." ucap Anak kecil itu.


"Sudah aku katakan jangan melakukan sesuatu tanpa mengatakan padaku Ana." ucap Aleardo yang mulai frustasi dengan kondisi Ana. Dia sangat ingat baru saja beberapa hari lalu nyawa istrinya dalam bahya. Tapi sekarang Ana dalam kondisi seperti itu kembali. Selalu saja dia tidak bisa mencegah hal itu terjadi.


Kenapa aku selalu tidak bisa melindungimu Ana. Kamu selalu terbang meninggalkan aku dan berakhir dengan terluka seperti ini. Aku berjanji tidak akan melepaskanmu lagi Ana. Mulai saat ini aku akan merebut semua kebebasanmu. Aku tidak peduli kalau kamu akan marah padaku. Tapi semua itu demi kamu Ana.


"Apakah kamu tidak tahu cara membersihkan efek samping buah iblis itu Aleardo?" tanya Luxorius. Dia mencoba bersikap tenang karena tahu pria di sampingnya sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Aleardo selalu saja seperti jika hal buruk terjadi pada Ana.


kamu selalu membuat kita khawatir Ana. Berhenti melakukan itu, Lihatlah priamu saat ini sedang khawatir padamu. Semoga setelah ini kamu tidak mengulangi kejadian ini untuk kesekian kalinya.


"Aku bisa melakukan pembersihan dari efek buah iblis. Tapi itu memiliki resiko yang tinggi pada kestabilan energi sihirnya. Bisa terjadi benturan antara energi hitam dan energi hijau milik Ana." jelas Aleardo yang membuat pria itu khawatir untuk melakukan tindak pembersihan. Karena dia kalau terjadi benturan energi sihir maka akan memberikan efek lebih parah dari sekarang.


"Bukankah kalian berdua ditakdirkan menjadi sepasang kekasih. Pasti hal itu juga membuat kalian bisa saling melindungi. Percayalah pada Ana dan lakukan sisanya kita hanya bisa serahkan pada takdir." ucap Luxorius dengan tepukan pelan pada bahu Aleardo. Dia tahu perasaan pria itu. Jika dirinya dalam posisi Aleardo pasti dirinya akan seresah Aleardo.


"Baiklah, kalian bisa menjauh dari sini. Yirlendi buatlah perlindung sihir. Energi sihirku berbahaya untuk orang lain." jelas Aleardo sebelum dirinya menancapkan pedangnya di lantai rumah itu. beberapa saat kemudia lingkaran sihir muncul dair pedang. Tulisan sihir itu mengelilingi tubuh Ana.


Saat itu wujud Aleardo berubah menjadi iblis. Rambutnya menjadi putih panjang dengan kedua tanduk di kepalanya. Matanya setajam naga dengan sayap hitam besar muncul di punggunya. Semua orang yang melihat perubahan Aleardo terkagum-kagum. Sangat jarang seorang iblis memperlihatkan wujud aslinya. Karena aura kegelapan yang akan muncul setelahnya dapat memberikan efek buruk pada manusia.


Hal itu yang menyebabkan Yirlendi harus membuat sihir perlindung. Hanya dengan sihir Yirlendi yang bisa mencegah efek samping dari aura Aleardo. Karena energi sihir keduanya sama. Naura juga membantu Yirlendi bagaimanapun dia mendapatkan sedikit sihir dari Aleardo.


Tanpa sadar Aleardo tersenyum melihat perubahan pada Ana. Sekarang dia tahu kenapa istrinya dalam kondisi seperti ini. Ternyata Ana sudah terlalu banyak menyerap energi hitam pada tubuhnya. Tapi Aleardo bisa menetralkan energi sihir hitam itu karena dia sumber dari energi hitam di dunia ini.


"Ternyata kita memang ditakdirkan untuk bersama. " ucap Aleardo dengan senyum yang merekah.


Beberapa saat kemudian mata Ana terbuka. Warna matanya yang beberapa waktu lalu hijau kelabu. Sekarang menjadi hijau cerah seperti saat Aleardo pertama kali bertemu dengan Ana.


"Kenapa kamu menangis terus sih? Kamu seorang pria loh." ucap Ana bersamaan hilang semua lingkaran milik Aleardo. Saat itu juga wujud Aleardo kembali ke bentuk manusia. Keduanya saling berpelukan. Entah Aleardo sangat merindukan wanita di depannya padahal baru berpisah beberapa menit saja.


"Kamu selalu pergi dari sampingku Ana. Mulai dari sekarang jangan lakukan itu. Aku tidak ingin melihatmu seperti tadi. Seluruh duniaku seakan hancur. " ucap Aleardo.


Pelukan mereka meregang. Keduanya saling tatapan dan sebuah ciuman terjadi. Yirlendi segera menutup mata gadis kecil di sampingnya. Sedangkan Luxorius menatap kesal dengan pemandangan di depan. Tapi berbeda dengan Naura yang terharu. Dia merasa keduanya sangat romantis.


"Kamu ingin melakukannya sayang." ucap Luxorius yang membuat Naura menatap sang suami. Di saat itu juga Luxorius dengan santainya melakukan seperti Aleardo.


Pangeran Damian dan Yirlendi dengan wajah kesal karena mereka tidak memiliki wanita untuk melakukannya.


"Aku tidak tertarik padamu pangeran Damian." ucap Yirlendi yang bisa dibilang sangat nyeleneh membuat kedua pasangan itu langsung memberhentikan kegiatan mereka. Mereka menertawakan nasib Yirlendi dan Pangeran Damian.


Setelah hancur sihir Aleardo muncul sebuah cahaya dari tubuh Ana yang menyebar keseluruh tempat. Sihir Yirlendi bahkan hancur begitu saja. Perpohonan yang diluar tiba-tiba tumbuh dengan sangat cepat. Berbagai kicau burung berdatangan. Seperti sebuah kebahagian telah datang di hari itu.


"Selamat atas kembalinya penyihir suci Quena." ucap Luxorius dan Yirlendi yang sudah berjongkok di depan Ana.


"Apa yang kalian lakukan, berdirilah." ucap Ana.


"Ini adalah penghormatan setelah kembalinya anda sebagai penjaga dunia ini. Selain itu sebagai penghubung dunia bawah." ucap Luxorius.


"Apa maksud kamu Lucorius?" tanya Ana.


"Kamu adalah seorang penyihir yang dipilih untuk mendamaikan dunia bawah dan dunia manusia. Perjanjian kedamain itu dibuat dengan pernikahan dengan raja Iblis. Keberadaan kamu adalah yang sudah ditunggu sejak lama. Hubungan kalian sudah tertulis dalam sejarah para naga. Kita naga-naga memiliki kewajiban melindungi pasangan iblis dan penyihir suci." ucap Luxorius.


Ana menatap Aleardo yang dibalas sebuah senyuman. Tentu saja Aleardo tahu akan itu. Karena semua itu adalah takdirnya. Saat dirinya hidup menjadi raja iblis pertama, dia tidak dapat bertemu dengan kekasihnya karena belum terlahir. Dirinya mati karena pembunuh oleh adiknya sendiri. Tapi sebagian jiwanya di segel di dunia manusia yang dijaga oleh para naga. Jiwanya ditanam pada keturuna kerajaan naga.