
"WOW kamu mendapatkan lampu hijau." ucap Yirlendi yang tiba-tiba muncul disampingnya.
"Ya aku tidak menyangka setelah beberapa ribu tahun nona Quena berdekatan dengan manusia kembali." ucap Luxorius.
"Sejak kapan kalian ada di sini.?" tanya Zixon yang terkejut melihat dua naga sudah berada di samping kanan dan kirinya.
"Sejak kamu tiba di taman lavender. Kami selalu berada di samping pemilik kami. " ucap Luxorius.
"Aku naga milik Quena, Seorang naga dapat bersumpah secara sepihak pada seorang penyihir. Naga itu akan selalu berada di samping pemiliknya dalam aliran mana sang pemiliknya. Tapi aku seorang raja jadi itu tidak terjadi padaku. Kalau Yirlendi dia seperti itu."Ucap Luxorius.
"Pasti kamu bingungkan, nona Quena sudah memberikan aku pada kamu saat kamu sakit 2 tahun lalu. Jadi sejak saat itu aku sudah menjadi naga kamu."
"Kita seorang naga akan muncul secara sendirinya saat merasakan energi pemilik kita dalam keadaan kacau. Seperti hari ini kalian berdua saling menyukai dan aliran mana kalian jadi sangat kacau." ucap Yirlendi.
"Aku tidak akan membiarkan dengan mudah kamu mendekati quena." ucap Luxorius setelah itu menghilang begitu saja.
"Tenanglah, Quena sudah memiliki perasaan sejak menolong kamu. Karena setelah gadis itu masuk ke hutan ini dia tidak akan mempedulikan manusia. Bahkan kamu bukan orang pertam yang bisa masuk ke hutan ini. Tapi selain kamu, mereka berakhir mati ditangan Luxorius." ucap Yirlendi.
Setelah pertemuan keduanya di taman lavender. Zixon sering menemui Quena. Walaupun awalnya dia sangat jutek dan tidak peduli pada zixon . Tapi seperti yang diucapkan oleh Yirlendi kalau Quena memang sudah memiliki perasaan pada Zixon.
Satu tahun telah berlalu mereka akhirnya memiliki hubungan. Zixon dan Quena akhirnya menikah. Mereka hidup bersama di dalam hutan. Namun suatu hari penyihir hitam bisa menghancurkan dinding pelindung yang dibuat Quena selama ribuan tahun. Para penyihir hitam menyerang mereka. Zixon dan Quena menggunakan sihir mereka untuk melindungi hutan itu.
Namun Quena sangat terkejut saat melihat pemimpin penyihir hitam itu yang tak lain raja yang sudah ribuan tahun dibunuh oleh Quena. Raja itu tersenyum mengejek. Walaupun wajah raja itu sudah sebagian hancur akibat luka bakar. Tapi yang membuat Quena terkejut, dia bisa hidup hingga saat ini.
"Sudah aku duga ternyata itu kamu Quena, Penyihir yang sudah menghancurkan kerajaanku. Kamu ternyata selama ini berlindung di dalam hutan ini." ucap Raja itu.
"Kamu masih hidup?" tanya Quena. Zixon berdiri di depan tubuh Quena.
"Sepertinya sekarang kamu sudah menemukan orang yang kamu cintai. " ucap raja itu tapi tidak diperdulikan oleh Quena. Sebenarnya gadis itu sedang mengeluarkan sihirnya untuk melindungi Zixon tanpa suaminya ketahui.
"Kamu harus membayar semua yang telah kamu lakukan pada kerajaanku di masa lalu. Kamu harus tahu aku bisa bertahan sampai saat ini karena menjual jiwaku pada para iblis. Tapi itu tidak masalah kalau bisa melihat kamu mati setelah apa yang kamu buat dimasa lalu." Ucap raja itu dengan nada yang marah.
"Kamu tidak sadar apa yang telah kamu lakukan pada kerajaan sekitar kamu raja tirani." ucap Quena.
"hahahha tentu saja dan kamu membantu itu. Kamu harus tahu Quena, mungkin aku tidak bisa membunuh kamu tapi bagaimana suami menyedihkan kamu itu. Dia bukan seperti kamu yang terlahir abadi." ucap Raja itu.
"Luxorius serang mereka dan Yirlendi bawa pergi zixon." ucap Quena.
"Apa maksud kamu Quena?" Zixon membalikkan badannya menghadap kekasih hatinya. Dia tidak menduga istrinya menyuruhnya meninggalkan quena di sini sendirian.
"Dengarkan permintaanku Zixon."
"Tidak akan." Quena terkejut saat melihat lingkaran hitam berada di belakang punggu Zixon. Quena terlambat untuk menyelamatkan zixon. Sihir itu terukir di dalam tubuh Zixon.
"hahhahaha akhirnya aku dapat melihat penderitaan kamu Quena sanga manusia abadi." ucapan terakhir raja itu setelah di cakar oleh kuku luxorius. Semua penyihir hitam sudah mati.
Lingkaran sihir yang berada pada punggung Zixon memunculkan asap hitam. Selain itu mucul tulisan-tulisan di sekujur tubuh Zixon. Quena tidak mengerti dengan semua itu. Apa yang telah diperbuatan oleh raja itu pada Zixon.
"Quena, itu kutukan dari penyihir hitam. Penyihir itu memberikan jiwa zixon pada iblis. Sekarang tubuh Zixon akan dimiliki oleh iblis. " ucao Luxorius.
"Apa maksud kamu? mereka berani melakukan itu pada Zixon." ucap Quena. Quena sangat marah bahkan dia tidak sadar sebuah sayap muncul dipunggu Quena. Tentu itu membuat Luxorius dan Yirlendi terkejut.
"Sebenarnya Quena ada satu cara untuk menyelamatkan zixon tapi itu .."
"lanjutkan Luxorius aku sudah tidak peduli jika harus mengorbankan nyawaku. Aku sudah bosan hidup beribu-ribu tahun sendirian. Keberadaan Zixon membuatku sadar akan kebahagian yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya." ucap Quena.
"Penukaran jiwa, Jiwa Quena yang suci akan otomatis ditolak oleh mereka. Tapi dengan cara itu jiwa Zixon akan bertahan walaupun jiwa zixon menjadi terbagi. Sebagian jiwanya akan tertidur. Namun Quena masa hidup kamu akan menjadi bayarannya. Jiwa kamu memang tidak diambil tapi masa hidup kamu akan direnggut oleh mereka."ucap Luxorius.
"Aku tidak peduli, pada akhirnya aku memang harus menggunakan sihir terlarang itu kembali." ucap Quena yang membuat kedua naga itu terkejut. Mereka baru sadar kalau tubuh Quena tidak mengalami perubahan setelah beribu-ribu tahun hidup.
"Ya, seperti yang kalian pikirkan. Aku pernah menggunakan itu sekali pada seorang bayi kecil yang kedua orang tuanya aku bunuh karena raja itu. Anak kecil itu adalah nenek moyang Zixon. Akibat sihir itu aku harus menjual hidupku. Aku dihukum untuk hidup lebih lama dari orang lain dan tidak bisa mengalami pertumbuhan sejak penggunaan sihir itu. Tapi untuk sekarang entah apa yang terjadi padaku. Satu permintaanku pada kalian adalah bila terjadi hal buruk padaku. Aku mohon lindungi Zixon." ucap Quena.
Setelah itu Quena melukai tangannya dan dia mengeluarkan sebuah lingkaran sihir pada tubuh Zixon. Darah itu diteteskan pada lingkaran sihir yang dibuat oleh penyihir hitam. Setelah itu rambut merah muda Quena perlahan berubah menjadi putih. Matanya yang hijau terang menjadi hijau kelabu. Sayap Quena hilang dan semua bulu dalam sayap itu berjatuhan. Sihir yang tadi melingkupi hutan seketikan menghilang.
Beberapa saat setelah itu zixon terbangun. Dia melihat Quena menjadi sedikit berbeda dari sebelumnya. Rambutnya menjadi putih silver dengan mata hijua kelabu.
"Apa yang terjadi pada rambut dan mata kamu." ucap Zixon.
Dia bangkit dari posisi tertidurnya. Dia menarik tubuh Quena. Zixon bingung dengan keadaan yang terjadi saat ini. Dia ingat beberapa saat lalu, zixon merasa jiwa seperti ditarik secara paksa tapi setelah itu dia merasakan seseorang menariknya kembali ke dalam tubuh.
Quena merasakan tubuhnya tidak dalam kondisi baik. Dia merasakan sakit pada jantungnya. Beberapa saat lalu jantung serasa di cekram kuat. Bahkan tubuhnya seperti dicabik-cabik.
"uhk-uhk." Zixon melepaskan pelukannya. Dia terkejut saat melihat Quena batuk darah. Bahkan wanita itu terlihat sangat sayu. Beberapa saat setelah itu tubuh Quena seperti tidak bertenaga. Dia jatuh dalam pelukan Zixon.
"Apa yang terjadi pada kamu Quena?" tany Zixon. Sedang kedua naga sudah menghilang sejak ritual itu.
"Aku akhirnya tahu yang mereka rasakan. "Quena merasakan kalau hidupnya tidak akan lama lagi. Dia sangat sedih harus karena harus meninggalkan Zixon sendirian di dunia kehidupan ini.
"Maafkan aku harus meninggalkan kamu karena keegoisanku." setelah itu Quena tertidur untuk selamanya meninggalkan tanpa penjelasana apapun.
Setelah kematian Quena, Zixon tidak pernah meninggalkan hutan itu. Hingga dia tidak sadar kalau kehidupannya menjadi seperti Quena. Quena memberikan berkah itu pada zixon. Namun itu yang membuat zixon merasa tersiksa karena hidup tanpa Quena.
Yirlendi sudah menceritakan tentang yang terjadi pada Quena setelah keadaan dia sudah membaik. Kepergian Quena mempengaruhi Luxoiner dan Yirlendi yang sudah hidup bersama Mananya. Zixon semakin menyalahkan dirinya yang pada akhirnya malah tidak bisa melindungi Quena.
Setelah 1000 tahun hidup, ditanggal dan hari yang sama kepergian Quena. Ternyata itu adalah akhir hidupnya Zixon. Hari yang selalu diharapkan oleh pria itu. Akhirnya terwujud. Zixon meninggal dihari, ditanggal dan waktu yang sama dengan Quena menghembuskan nafasnya.
Ternyata takdir begitu kejam pada kedua pasangan itu. Hukum untuk Quena ternyata tidak sampai di situ. Karena dia harus merasakan kematian setelah menemukaan Zixon dikehidupan selanjutnya. Selalu berulang seperti itu. Hingga suatu kehidupan Quena tidak mencari zixon. Dia memilih bunuh diri sebelum bertemu dengan Zixon. Namun ternyata Zixon tetap berakhir mati karena wanita yang dia pikir adalah Quena. Orang itu adalah Charlote. Dia berpikir wanita itu adalah reinkarnasi lain Quena tapi ternyata wanita sudah memilih mengakhiri hidupnya sebelum bertemunya.