
Aleardo terus memeluk tubuh Ana yang sudah lemas dan tak bernyawa lagi. Orang-orang disekitarnya dapat merasakan kesedihan yang dirasakan Aleardo. Northest muncul kembali dari dasar danau. Dia sudah menduga hal ini akan terjadi. Sepertinya pemberiannya tidak memiliki efek yang sama dengan Naura.
"Aku akan memberikan kesempatan untuk penjaga naga. Tapi setelah dia bangun, yang mulia raja Hector harus mengikat hidup anda dengan Ana. Hal itu bisa membuat kalian memiliki umur dan waktu hidup yang sama." jelas Northest pada Aleardo.
Aleardo menatap naga di depannya. Naga yang menjaga danau abadi di tempat para naga. Northest dilambangkan naga kehidupan. Dia bisa memberikan kesempatan kehidupan pada orang lain sesuai keinginannya. Tapi hadiahnya tidak dapat bekerja pada sang penjaga.
"Apakah kamu bisa membawanya kembali?"
"Dia belum sepenuhnya pergi dari dunia ini. Hanya saja masa hidupnya sudah habis. Aku bisa memberikan beberapa hari untuknya bertahan. Sisanya kembali pada anda raja iblis. Anda pasti tahu sihir terlarang yang bisa digunakan oleh para raja iblis. Sihir yang digunakan untuk ratu iblis. Tapi anda bisa dalam bahaya jika Ana terluka atau terbunuh. Karena hidup kalian berdua berikatan." jelas northest.
"Aku tidak masalah dengan itu. Bukankah itu lebih baik dibandingkan aku harus hidup sendiri di dunia ini." ucap Aleardo.
"Baiklah. Letakkan tubuh Ana di depanku. Sebaiknya kalian menjauh dari tubuhnya."
Aleardo dan yang lain mengikuti perintah northest. Setelah melihat kondisi telah aman. Naga itu menyemburkan sebuah asap dari mulutnya. Bukan sebuah api yang biasa dikeluarkan oleh para naga. Setelah asap menghilang. Aleardo langsung mendekati tubuh Ana.
Senyuman muncul di wajah Aleardo. Dia kembali dapat merasakan Aura sang istri. Selain itu tubuh Ana yang tadi sempat dingin kembali menghangat. Wajahnya sudah tidak pucat kembali.
Bersamaan dengan kedua mata Ana yang terbuka, bunga teratai yang berada di dadanya hancur dan bertebangan. Saat itu Aleardo tidak bisa lagi membendung tangis bahagianya. Dia membawa tubuh Ana kedalam pelukannya. Aleardo tidak akan lagi meninggalkan Ana meskipun harus mengorbankan dirinya.
"Jangan tinggalkan aku lagi Ana. kamu sangat jahat padaku." ucap Aleardo yang membuat Ana tersenyum.
Luxorius, Naura, dan Yirlendi ikut senang dengan kembalinya Ana. Northest memandang kesal dengan raja naga yang terlalu mencintai ratunya. Walaupun dia juga ikut kesal. Rasanya masih belum bisa menerima saja seorang raja yang dulu terkenal sangat dingin dan kejam menjadi pria yang mudah menangis karena istrinya.
"Aku masih mempunyai hadiah buat kalian berdua." ucap northest.
Aleardo dan ana menatap naga di depannya. Ana sangat berhutang budi pada naga di depannya. Karena masih bisa berkumpul dengan orang yang disayangny. Padahal semua harapannya sudah pupus ketika dia harus membunuh Syla.
Saat itu ada perasaan egois untuk tidak membunuh Syla tapi kalau wanita itu dibiarkan dunia ini akan selalu dalam bahaya. Dia tidak bisa melakukannya.
"hm rasa sedikit tidak nyaman mengatakannya. selamat untuk nona penjaga anda sedang hamil."
"Bagaimana bisa? jangan bilang..." ucapan Aleardo langsung disanggah oleh naga di depannya. Northest sangat tahu arah pembicaraan raja iblis.
"Anak ikut mungkin hampir saja mati jika aku tidak memberikan kesempatan untuk nona penjaga. Tapi anak anda juga melindungi jiwa ibunya untuk tetap bertahan di tubuhnya. Hal itu yang membuatku masih dapat mengunakan kekuatanku." jelas northest.
Ana tersenyum senang sambil mengelus perutnya. Dia merasa sangat jahat karena tidak tahu keberadaan sang anak yang berada di perutnya. Apa yang dirasakan Aleardo sama dengan Ana. Dia juga merasa belum menjadi ayah yang baik. Bahkan dia tidak tahu keberadaan anaknya. Padahal dia bisa mendeteksi auranya.
"Anakmu raja iblis sengaja menyembunyikan auranya darimu. Sepertinya mereka lebih mencintai ibunya." ucap northest yang membuat orang-orang tertawa kecuali Aleardo yang kesal mendengarnya. Walaupun dia juga senang kalau anaknya sangat mencintai Ana. Bukankah hal itu yang harus dimiliki oleh keturunannya.
anda sekarang masih bisa tersenyum. Sayangnya kedua anak anda akan membuat seorang raja cemburu pada anaknya sendiri. Rasanya aku sangat menantinya. Mungkin hal ini tidak perlu diberi tahu.
"Selain itu ada lagi kabar bahagia. nona penjaga sedang hamil anak kembar yang sangat tampan." ucap northest.
"Tidak ada yang lebih tampan dariku walaupun itu anakku." ucap Aleardo yang tidak ingin kalah. Ana tertawa mendengar ucapan sang suaminya. Rasanya dia sangat bahagia karena bisa bersama lagi dengan Aleardo. Tapi dia ingat sesuatu.
Dia ingat sekali kematian Syla juga malah bahaya bagi dunia iblis. Kematian penjaga gerbang penjara iblis akan membuat gerbang penjara terbuka. Dia tidak bisa membayangkan jika hal itu terjadi.
"Tenang yang mulia. Masalah itu sudah saya urus." ucap Damon yang muncul di hadapan kedua raja dan ratu iblis.
"Bagaimana bisa?" tanya Ana.
"Tentu saja bisa Damon juga memiliki kemampuan untuk menjaga gerbang penjara iblis." jelas Aleardo.
"Benar yang mulia raja katakan. Saya dan Syla adalah satu pasang yang memiliki tugas berbeda tapi bisa saling menggantikan. Keberadaan syla memang membuat sedikit kekacauan pada ruang antar dua dunia. Tapi hanya akan beberapa tahun saja. Karena Syla akan terlahir kembali untuk tugasnya dengan takdir yang berbeda." jelas Damon.
"Aku berharap untuk kehidupan Syla yang sekarang kamu bisa mendapatkannya Damon." ucap Ana yang membuat iblis itu tersipu malu.
Tentu saja Ana tahu perasaan yang dipendam oleh tangan kanan suaminya pada wanita yang berniat merebut Aleardo. Dia bisa melihat saat menggunakan sihirnya di ruang milik Syla.
"Sebaiknya kita segera kembali. Kita harus segera melakukan ritual agar kamu tidak akan pernah kabur lagi." ucap Aleardo yang mengangkan tubuh ana. Beberapa saat kemudia kedua orang itu menghilang.
Luxorius , Naura dan Yirlendi berjalan mendekati Northest.
"Rasanya sudah lama kita tidak bertemu northest." ucap Luxorius.
"Ya yang mulia raja, sepertinya istri anda telah kembali. Semoga kalian secepatnya mendapatkan pengganti dari anak kalian di masa lalu. Selain itu Yirlendi mau sampai kapan kamu sendirian?" tanya northest yang langsung menusuk hati naga hitam itu.
Dia kesal dengan nada di depannya. Tidak sekarang atau di masa lalu selalu saja pertanyaan hal itu yang dilemparkannya. Karena pasangan disampingnya dia selalu diolok-olok. Dia juga tidak meminta untuk sendiri.
"Aku masih harus menunggu."
"ah kamu benar, tenanglah dia pasti menjadi milikmu. Sudah dulu berbincangnya. aku akan masuk lagi ke dalam." ucap northest bersamaan tubuh naganya masuk ke dalam danau.
Luxorius menatap sang istri di sampingnya. Naura bingung dengan tatapan suaminya.
"Bukankah kita harus menyusul anak nakal itu. Kita tidak boleh kalah."
Setelah itu Luxorius langsung mencium bibir istrinya yang membuat Yirlendi kesal bukan main. Dia pergi dari hadapan kedua orang yang tidak sadar umur dan masih saja bermesraan.
"Nasibku sial amat. " gumam Yirlendi.
Setelah kepergian Yirlendi. Kedua orang tadi membuat naga hitam itu marah karena cemburu. Sekarang keduanya tertawa karena sudah menjaili Yirlendi.
"Bukankah kamu jahat pada Yirlendi."
"Bukankah dia lebih sering mengganggu kita akhir-akhir ini. Jadi sedikit hukuman untuknya tidak jadi masalah." ucap Luxorius yang membuat Naura tertawa kecil dengan tingkah jail sang suami.