
Menjelang subuh Clara terbangun karena merasakan di sebelah nya sudah tidak ada sang suami.
" Mas Andre kemana" Gumam Rara
Clara beranjak dari kasur dan menuju kamar mandi saat di lihat tidak ada Andre di dalam.
" Mas Andre" panggil Rara
" Mas"
" Mas Andre kemana pagi-pagi gini sih. Handphone nya ada, apa di bawah"
Clara baru teringat pasti suami nya di dapur, karena akhir-akhir ini selalu meminta makanan saat menjelang subuh. Clara langsung melangkahkan kaki nya menuju dapur dan benar saja Andre sedang makan sendirian.
" Mas" panggil Rara mendekat ke arah suami nya
" Sayang kok bangun" Ucap Andre
" Rara cari-cari Mas ternyata ada di sini. Kenapa gak bangunin aku kalau mau makan?"
" Istri Mas ini tidur nya nyenyak sekali jadi gak tega buat bangunin"
" Ya ampun Mas, lain kali bangunin ya. Tadi Rara sempet panik gak ada Mas di sebelah"
" Maaf ya sudah bikin kamu panik, tadi aku tiba-tiba lapar banget gak bisa nahan"
" Ini siapa yang masak?" tanya Rara
" Mas sendiri, ya meskipun tidak seenak yang kamu buat. Tapi masih bisa di makan"
Clara yang penasaran dengan rasa nya mengambil sendok yang di tangan Andre dan memakan nya. Saat Clara mencoba nya...
" Mas mau nikah lagi ya!" pekik Rara yang memakan nasi goreng buatan Andre
" Astagfirullah sayang kok ngomong nya gitu, siapa yang mau nikah lagi. Bagi Mas satu saja cukup" Ucap Andre
" Habis nya asin!"
" Mas kasih garam berapa sendok." lanjut Rara
" Gak tau, Mas kasih dengan feeling saja"
" Memang Bibi kemana?"
" Ada, tapi aku ingin buat sendiri tanpa Bibi yang bikin"
" Tapi ini lumayan enak loh" lanjut Andre sambil melanjutkan makanan buatan diri nya.
" Sudah ini simpan saja, biar Rara buatin lagi. Yang ini jangan di makan... asin banget!"
...---------------------------------------------------...
" Ok... semua nya sudah tidak ada yang terlewatkan" Gumam Haris
Saat akan mengirimkan, Haris melihat ada nama Aziel yang tertera di data Bram
" Wait... wait kok ada Aziel"
Haris sangat kaget ternyata Bram sedang mencari Aziel yang bersama mantan istri nya dan Bram juga sudah menikah kembali.
" Ini Aziel yang bersama Andre dan Rara kan, mereka juga membawa Aziel saat di Paris."
Karena rasa penasaran tiba-tiba muncul, ia membaca nya sambil mengirimkan data-data kepada Andre.
...---------------------------------------------------...
Andre yang sudah memandikan Aziel mendengar suara handphone nya berbunyi pertanda ada yang menelfon dan dilihat ternyata Haris.
" Aziel duluan kebawah nya ya, Daddy mau angkat telfon dari Uncle Haris" Ucap Andre
" Siap Dad, Mommy sudah di bawah?" tanya Aziel
" Sudah ada di bawah sama Lio dan Fio" jawab Andre
" Turun nya hati-hati jangan lari-lari" lanjut Andre
" Ok... Dad"
Andre menggeser icon yang berwarna hijau.
" Assalamu’alaikum" Ucap Andre
" Waalaikumsalam, Ndre sudah aku kirim lewat email data-data tentang Bram" jawab Haris
" Ok... terima kasih, tumben cepat banget"
" Iya kebetulan di kantor juga pekerjaan tidak terlalu padat jadi bisa lebih cepat mencari nya"
" Thanks ya, aku baca dulu"
" Ok... kalau ada yang kurang kabari"
" Sip"
" Semoga apa yang aku dan Rara fikirkan salah" Gumam Andre saat membuka file yang diberikan Haris