
Gita yang mendengar penuturan dari Yoga sangat kaget ternyata Yoga memang benar ingin mengajak diri nya untuk melakukan suatu hubungan yang lebih serius.
" Apa kamu mau menjalin hubungan bersama aku dan menikah denganku?" tanya Yoga
⚫
Aku harus jawab apa batin Gita
" Maaf aku gak bisa jawab sekarang" jawab Gita
" Kenapa? Apa kamu gak yakin dengan perasaan aku atau kamu sudah ada yang punya?"
" Bukan begitu, aku harus meyakinkan hatiku juga untuk benar-benar menerima kamu karena aku ingin menikah hanya sekali seumur hidup dan kalau kamu memang serius bicaralah dengan kedua orang tua aku"
" Jadi sekarang aku masih di gantung?"
" Tergantung keseriusan kamu"
" Jika kedua Orang Tua kamu memberikan izin, apa kamu mau dan sudah yakin?"
" Kita lihat nanti"
...--------------------------------------------------...
Tidak terasa hari weekend sudah tiba, dimana hari ini adalah Bram akan menemui anak nya. Bram sudah ikhlas dengan risiko yang akan terjadi bila Aziel tidak mau bersama nya.
" Hari yang aku tunggu akhirnya telah tiba, bismillah aku sudah siap menerima semua nya" gumam Bram
Ceklek...
" Sayang sudah selesai?" tanya Bram yang baru memasuki kamar nya
" Sudah" jawab Aneta
" Azura tidak ikut?" lanjut nya
" Tidak mau, dia ingin main ke rumah Mama Nisa karena ada Dira disana " jawab Bram
Yap... Mama Nisa adalah Mama kandungan nya Aneta sedangkan Dira anak Abang nya.
" Kalau begitu sekalian saja kita antarkan Azura ya Mas" Ucap Aneta
...--------------------------------------------------...
Hari ini Andre dan Clara sedang menghabiskan waktu nya dengan bermain bersama ketiga anak nya, saat Andre akan ke kamar mandi Fio langsung mengikuti nya dengan cara merangkak.
" Daddy... itu Fio ngikutin" Ucap Aziel
Benar saja saat Andre berbalik, Fio mengikuti nya.
" Fio tunggu ya, Daddy mau ke kamar mandi dulu" Ucap Andre
" aaa" Ucap Fio
" Fio ke sini lagi sayang" panggil Rara
Karena tidak ada pergerakan dari Fio, Clara mendekat ke arah Andre dan juga sang anak. Ketika Clara menggendong nya, Fio langsung menangis.
" Sama Mommy dulu ok..." ucap Rara sambil menenangkan
" Jangan lama Mas, kasihan Fio nya" lanjut Rara
" Iya... lima menit" Ucap Andre langsung pergi
Lio yang melihat sang Mommy menggendong Fio langsung mendekat dan memukul sang adik.
" No... no Lio gak boleh sayang, kasihan adik nya" Ucap Rara
" Emm..." ucap Lio sambil menarik baju Fio
" Lio main dulu sama Abang"
" HAH" teriak Lio
Beginilah jika ada Mommy dan Daddy nya, si kembar tidak mau lepas dari salah satu nya dan pasti ada yang cemburu.
" Aduhh... ini kenapa cucu Oma teriak-teriak" Ucap Bunda Wulan yang ikut bergabung
" Ini nih Oma Lio nya narik baju Fio terus" adu Rara
" Jangan di tarik-tarik dong, sini Lio sama Oma kita main sama Abang juga" Ajak Bunda Wulan
Saat akan menggendong Lio, tangan Bunda Wulan langsung di jauhkan sambil menggelengkan kepala.
" Lio kok gak mau sama Oma" Ucap Bunda Wulan sambil mencoba lagi
" Yasudah kalau Lio gak mau, Oma marah"
Meskipun sang Oma mengancam nya akan marah tetap saja Lio seperti acuh tak acuh Ia ingin bersama Mommy nya. Fio yang melihat sang Daddy langsung meminta untuk di gendong.
...--------------------------------------------------...
Bram yang sudah di depan pintu utama rumah Nugroho menjadi ragu untuk mengetuk pintu apalagi ia sangat tegang.
" Tenang Mas tarik nafas" Ucap Aneta yang melihat sang suami sedang tegang
Huft
" Mas takut" Ucap Bram
" Mas harus percaya ya ada Aneta juga di sini, bismillah... "
Tok... tok... tok