
" Lio sama Daddy yu kita ke kamar, biar Oma sama Opa nya istirahat." Ucap Andre
" Kamu juga istirahat Ndre, jaga kesehatan jangan sampai sakit." tutur Bunda
" Iya biar Lio sama Oma dan Opa nya saja." Ucap Ayah
" Jangan dong, Ayah sama Bunda istirahat saja dari pagi Bunda juga sudah jaga anak-anak. Jadi biar sekarang Andre yang jaga mereka." Ucap Andre sambil menggendong Lio
" Andre sama Lio ke kamar dulu yah, bun." pamit Andre sambil berdiri dan melangkah ke arah kamar nya.
Tiba di kamar, Andre merebahkan putra nya di kasur milik Andre karena jika di box bayi Lio belum tertidur.
" Anak Daddy kenapa belum ngantuk, tadi siang pasti tidur nya lama terus bangun nya sore ya." tebak Andre
Lio yang mendengar Daddy nya berbicara hanya tertawa
" Kenapa sih kamu lucu."
Lio yang di biarkan di atas kasur sedang berusaha memiringkan badan nya, hingga usaha nya berhasil. Beberapa menit kemudian Lio yang sudah merasa bosan tidak bisa terlentang kembali dan pada akhirnya menangis.
Andre yang berada di sebelah anak nya mendengar Lio menangis dibuat kaget karena suasa yang sedang sepi. Ia melihat ke sebelah nya, ternyata sang anak sedang memiringkan badan tapi tidak bisa terlentang lagi. Andre terkekeh melihat nya, mau di biarkan saja tapi kasihan.
" Anak Daddy kenapa nangis ayoo dong berusaha lagi." Ucap Andre
Suara tangisan Lio tidak berhenti lantaran Daddy nya tidak membenarkan posisi sang anak.
" Hahaha... iya iya sini Daddy gendong, kasihan sekali anak Daddy ini." Andre mengambil Lio yang sedang memiringkan badan lalu menggendong nya.
" Kita bikin susu dulu ya, udah mulai rewel kaya nya." Ucap Andre
Selesai membuat susu, Andre segera memberikan susu kepada Lio sambil menggendong nya agar cepat tertidur. Dirasa sudah tertidur cukup pulas Andre meletakkan Lio di box bayi.
" Selamat malam boy, mimpi indah." Ucap Andre menyelimuti Lio dan mencium kening nya, lalu beralih ke sebelah box bayi yang terdapat Fio
...---------------------------------------------------...
Sinar matahari menerobos masuk kedalam sela-sela jendela kamar Clara membuat wanita ini terusik dengan tidur nya.
" Jam berapa ini?" tanya Rara dan melihat kearah jam yang berada di dinding nya ternyata masih jam 07:00
" Masih banyak waktu ternyata, tidur lagi atau bangun? Bangun aja deh." Gumam Rara dan bersender kearah head board kasur.
Clara melangkah kearah walk in closet untuk membawa ganti baju terlebih dahulu setelah itu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya.
Keluar dari kamar mandi Clara akhirnya memoles sedikit wajah nya agar tidak terlihat pucat saat akan melakukan aktivitas. Clara tiba-tiba teringat hari ini dia harus memberikan jawaban nya kepada Ayah, Bunda dan Abang nya.
" Semoga jawaban aku ini benar." Gumam Rara sambil melangkah keluar.
" Pagi Bunda, Ayah" sapa Rara yang sudah berada di meja makan
" Pagi anak Bunda, kaya nya ceria sekali hari ini." Ucap Bunda
" Pasti nya harus ceria kan mau kasih jawaban hari ini. Tapi Ayah mencium bau-bau menyenangkan pagi ini ." Ucap Ayah
" Kita tunggu semua kumpul dulu, habis itu baru kamu bisa kasih tahu." lanjut Ayah
Semua sudah berada di meja makan termasuk Rey juga akan mendengarkan Aunty nya. Tapi sebelum itu mereka mengisi tenaga dulu agar siap dengan jawaban yang di berikan Clara.
" Jadi bagaimana Ra?" tanya Ayah yang sudah selesai dengan sarapan nya
Clara menarik nafas terlebih dahulu
" Bunda, Ayah, Bang Ian, Kak Raissa, Iqbal Hemm Rara....