
Seperti ada acara besar saja, malam hari ini dua keluarga berkumpul bersama. Mereka ingin melakukan makan malam dan BBQ di kediam Nugroho.
Kini hanya para laki-laki yang bekerja, untuk menyiapkan hingga semua nya tersaji dengan rapih di taman belakang. Biasanya yang bekerja para wanita tapi kali ini mereka hanya duduk dan melihat saja dari arah gazebo.
"Jarang-jarang kita seperti ini ya Din." Ucap Bunda Wulan
"Iya, biasanya kita yang ribet menyiapkan semua nya. Tapi sekarang kita duduk manis disini bersama cucu-cucu." jawab Bunda Dinda
"Oma lihat bagus'kan!" Ucap Azura memperlihatkan gambar nya
"Waah ... bagus banget" jawab Bunda Wulan
"Azura yang buat itu?" tanya Bunda Dinda
"Bukan ... yang buat Aunty Tata, Azura cuman mewarnai nya doang." jawab Azura sambil cengengesan
"Aziel juga bagus, tapi gak di buatin. Jadi bagusan Aziel!" Ucap Aziel yang tidak mau kalah
"Dua-dua nya juga bagus kok," timpal Raissa yang melihat gambaran kedua nya
"Tapi lebih bagusan Azura!" Ucap Azura
"Aziel!" lanjut Aziel sambil menjulurkan lidah nya
"Azura!"
"Aziel!"
"Az--"
"Eetss ... jangan berantem ya, gak boleh berantem. Gambaran Aziel sama Azura sama-sama bagus kok." Ucap Rara
"Iya Mom maaf." Ucap Aziel dan Azura bersamaan
"Iya Mommy maafin, kalian juga harus saling memaafkan dong."
"Maafin Abang ya." Ucap Aziel
"Maafin Azura juga." kata Azura
"Pelukan dong ... pelukan" Ucap Calista
Aziel dan Azura langsung berpelukan agar kedua nya, bisa kembali akur. Meskipun selalu ribut-ribut kecil itu sudah menjadi hal yang wajar dan mereka akan kembali seperti semula.
"Taraa ... hidangan pertama sudah jadi!" Ucap Iqbal sambil meletakan sosis dan baso
"Horee ... terima kasih Uncle." Ucap Azura dan di balas anggukan kepala oleh Iqbal
"Kita makan nya, kalau semua sudah tersaji ya da--" Ucap Bunda Dinda terpotong karena mendengar teriakan dari Andre
Karena tidak ada pergerakan dari sang istri, akhirnya Andre menghampiri Clara yang sedang duduk di gazebo bersama yang lain. Kecuali Kenzie, ia sedang tidur di temani baby sitter dan jika di bawa keluar takut nya dingin.
"Sayang." panggil Andre lagi
"Kenapa sih Mas?" tanya Rara
Andre tidak menjawab pertanyaan sang istri. Ia menarik pergelangan tangan Clara lalu membawa nya menuju tikar kain yang sudah di gelar, di atas rumput oleh Andre.
"Kita ngapain duduk disini Mas?" tanya Rara
"Aku ingin disini bersama kamu, menikmati malam yang indah. Seperti bintang-bintang di atas sana." jawab Andre sambil melihat ke arah langit, "Kamu tahu sayang? A--"
"Engga!" jawab Rara sambil menggelengkan kepala
"Issh ... jangan dulu di potong!"
"Haha iya ... iya Rara dengerin."
"Aku benar-benar bahagia sekali memiliki istri yang cantik, pengertian, sayang dengan anak-anak, tidak mengenal lelah, intinya aku sayang sama kamu. Aku hanya bisa berjanji kepada istriku, bahwa aku akan mencintaimu dan tetap setia kepadamu selama sisa hidupku. Berjanjilah untuk terus bersama Mas sekarang, esok, dan selamanya." lanjut Andre
Clara yang mendengar ucapan sang suami tersenyum dan mengangguk'kan kepala nya.
"Rara berjanji akan selalu bersama Mas dalam suka maupun duka. Tetaplah disisi Rara dan juga anak-anak ya Mas." jawab Rara
"Dan terima kasih juga, My Husband, My Love, My Doctor. Sudah bersabar untuk menahan perubahan mood swings Rara.Thank you hubby for being the perfect man for me." lanjut nya sambil memeluk sang suami
Di bawah bintang-bintang yang sangat indah ini, Andre dan Clara saling berpelukan satu sama lain. Kedua nya menyalurkan rasa senang dan juga bahagia lantaran jagoan kecil telah terlahir, selain itu sekarang tengah berkumpul dengan keluarga besar.
Lio dan Fio yang melihat Mommy serta Daddy nya berpelukan langsung menghampiri dan ikut ke dalam pelukan Andre dan Clara.
...End...
...π π π...
Hallo guys... Apa kabar nya nih? Semoga semua nya selalu dalam keadaan sehat ya.
Alhamdulillah novel Doctor Is My Husband sudah di penghujung akhir, sedih banget rasanya harus menyelesaikan novel ini. Tapi jika tidak takut nya kalian semua bosan dengan cerita halu yang Author buat.
Terima kasih semuanya yang sudah menunggu novel ini untuk up dan yang sudah meluangkan waktu untuk membaca, meskipun tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan. Dan terima kasih juga yang sudah meninggalkan jejak atau sekedar lewat tanpa meninggalkan jejak.
Maaf jika ada salah kata dalam penulisan, pengejaan dan typo. Insya Allah mungkin Author akan membuat novel dengan judul yang baru, atau kisah dari anak-anak Andre dan Clara, atau kalian bisa kasih ide di kolom komentar dan boleh juga ide kalian langsung dm ke Instagram @fudjinoor siapa tau Author akan menggunakan ide dari kalian semua.
Btw, tetap stay tune ya! Jangan hapus dulu Doctor Is My Husband dari favorit rak buku kalian. Karena suatu saat Author akan memberikan info tentang novel selanjutnya.
Sekali lagi terima kasih semua nya, See you later... β€π