
" Dokter Gita" panggil Yoga
" Tumben pake kata Dokter nya!" Seru Gita
" Gak apa-apa ingin saja, saya ingin mananyakan apa dokter Gita benar tidak mau sama saya?" tanya Yoga
" Ya enggalah mana mau aku coba-coba" jawab Gita
" Emang siapa yang mau coba-coba sih, seperti makanan saja di coba-coba" Ucap Yoga
" Terus waktu itu mengajak Rara untuk menjadi pasangan hidup, dan dengan mudah nya langsung berpaling"
" Hahaha... Gita kaya nya kamu salah faham" Ucap Salsa sambil ketawa
" Salah faham apa nya memang benarankan, terus Dokter Yoga juga mengajak untuk kita coba. Semudah itukah mencari pengganti, lagian waktu itu aku cuman asal bicara saja" Seru Gita
" Ohya Dokter Gita belum tahu kan... waktu itu saya hanya becanda tidak serius dan hanya memanas-manasi Andre, karena saat saya menanyakan tentang Dokter Clara muka nya langsung berubah seperti ingin menelan hidup-hidup" Ucap Yoga
" Gimana gak menelan hidup-hidup, saat itu aku sedang meyakinkan diri dan tiba-tiba sebuah ujian datang. Tapi tenang sekarang aku sudah mendapatkan nya" Ucap Andre sambil memegang tangan sang istri lalu mencium nya.
" Meleleh aku Fin" Ucap Salsa yang melihat pasutri
" Tapi itu balik lagi sama Dokter Gita mau percaya atau tidak saya tidak tahu, dan mungkin saya tidak akan mengganggu Dokter lagi" Ucap Yoga
Yoga berbicara seperti itu, karena dia akan ditugaskan bersama Dokter yang lain ke desa terpencil yang membutuhkan tambahan bala bantuan. Sebenar nya Andre yang ditugaskan tapi Yoga meminta nya untuk dia saja yang pergi dan yang lain sudah tahu kecuali Gita.
Gita yang mendengar Yoga tidak akan mengganggu nya lagi ada perasaan sedih di hati nya.
" Jadi Dokter Yoga berjuang hanya segitu" Ucap Gita
Yoga tersenyum jahil " Sebenar nya masih ingin memperjuangkan, tapi ya... orang yang aku perjuangin nya tidak ada respon sama sekali dan malah mengajak ribut terus, jadi lebih baik memperbaiki diri dulu saja"
" Ayo kita shalat berjamaah dulu, ngobrol nya di pending" Andre tiba-tiba
...---------------------------------------------------...
Selesai dengan shalat mereka kembali keruangan nya masing-masing dengan perasaan Gita yang tidak menentu. Saat di perjalanan menuju ruangan nya Finna dan Salsa sedari tadi mengajak ngobrol Gita tapi tidak ada respon sama sekali.
" Git" panggil Salsa
" GITA" teriak Finna
" Kenapasih teriak-teriak!" ketus Gita
" Kamu yang kenapa dari tadi kita ngajak ngobrol malah gak di respon" Ucap Finna
" Ada yang kamu pikirin? Cerita sama kita" tanya Salsa
" Engga ada, aku duluan ya" jawab Gita sambil melangkah
Salsa dan Finna mengangkat bahu nya, mereka tidak tahu kenapa dengan sahabat nya ini tiba-tiba jadi diam.
...---------------------------------------------------...
Berbeda di ruangan Andre dia sedang sibuk memeriksa kandungan pasien yang memang ditangani oleh Andre sendiri. Dua jam setengah akhirnya Andre telah selesai memeriksa semua pasien nya.
" Sus, di luar masih ada pasien atau sudah habis?" tanya Andre
" Sudah semua Dok" jawab Suster
" Ok... saya kembali dulu ke ruangan, kalau tiba-tiba ada yang ingin mencek kandungan kabari saja" Ucap Andre sambil berdiri dari kursi
" Baik, Dok"
Andre keluar dari ruangan praktek nya dan menuju ruangan pribadi.
Huft
" Lelah juga ternyata, beberapa hari libur banyak yang datang" Gumam Andre sambil duduk
Andre membuka handphone dan menampilkan wallpaper diri nya bersama sang istri saat foto lamaran.
" istriku sudah selesai belum ya, aku temuin saja deh lagian sudah gak ada pasien" Gumam Andre