
Kali ini makan malam tidak bersama Ayah Bima dan Bunda Wulan, karena mereka sedang memenuhi undangan makan malam dengan kolega bisnis nya.
Usai dengan makan malam mereka menemani anak-anak nya yang sedang menonton tv sedangkan Calista dia sedang mengerjakan tugas-tugas kampus nya di dalam kamar.
Tiba-tiba saja handphone Clara berbunyi, ia langsung menggeser icon yang berwarna hijau.
" Assalamu’alaikum" Ucap seseorang di balik telfon
" Ra maaf ganggu malam-malam" lanjut nya
" Waalaikumsalam, engga ganggu kok. Ada apa Git?" tanya Rara
" Aku ingin cerita"
" Boleh, boleh... mau cerita apa?" tanya Rara dengan senang
" Ra aku bingung Kenapa fikiran aku jadi kacau seperti ini, benar-benar mau melakukan apapun gak mood banget. Semenjak siang tadi kamu pasti dengarkan saat Dokter Yoga cerita yang sebenar nya dan bilang gak akan mengganggu aku lagi. Aku kira dia becanda tapi nyatanya benar sampai sekarang gak ada whatsapp yang masuk dari Dokter Yoga" tutur Gita
" Kamu suka?" tebak Rara
" Jujur aku gak tau perasaan aku sendiri ini tuh seperti apa, setiap dia selalu gangguin aku kapanpun dan di manapun. Aku tuh seperti merasa nyaman tapi ada kesal juga kalau dia selalu gangguin."
" Apa benar dia gak akan ganggu aku lagi? Emang dia kemana? Atau sudah punya pacar atau jangan-jangan mau nikah kaya kamu yang tiba-tiba?" lanjut Gita
" Kalau aku ambil kesimpulan nya fix kamu suka, karana kamu sudah terbiasa dengan perilaku nya meskipun kamu sebel. Nah dari kebiasaan itu timbulah rasa suka, rasa nyaman, rasa keterbiasaan menurut aku sih gitu. Kalau kamu ingin tau dia kemana coba tanya langsung" jawab Rara
" Aku gak berani Ra buat nanyain langsung, aku saja ini mau cerita mikir dua kali sama kamu. Please ya jangan kasih tau sama yang lain cukup kamu saja yang tau tentang certia ini" mohon Gita
" Saya juga tau" Ucap Andre tiba-tiba
Sedari tadi Andre yang di sebelah sang istri mendekatkan kuping nya agar bisa mendengar meskipun Clara sudah menjauh tapi Andre malah mendekat lagi.
" Kamu loudspeaker Ra?" tanya Gita yang kaget mendengar ada suara Andre
" Engga, dari tadi aku sudah menjauh malah di ikutin terus. Maaf ya" jawab Rara
" Ya... sudahlah mau gimana lagi, sudah tau juga!" Seru Gita
" Mau tau gak si Yoga kemana" Ucap Andre
" Mau dong, memang kemana?" jawab Gita
" Nikah"
" HAH..." teriak Gita
" Boong kan? gak mungkin kan? Please lah jangan becanda"
" Jangan di dengerin omongan nya Andre dia ngaco. Yang jelas, bukan nikah"
" Beneran Ra aku ingin tau"
" Iy--" saat Rara akan menjawab tiba-tiba saja suara Aziel terdengar
" Mommy, Lio bau" kata Aziel
" Sebentar ya Git, aku matiin dulu nanti kita lanjut" Ucap Rara
" Ok... tapi bentar kamu punya anak berapa Ra kaya nya bukan anak yang kembar itu deh" Ucap Gita
" Ada 3 nanti selebih nya aku cerita, bye"
" Ternyata Lio poop ya nak" Ucap Rara sambil mengangkat Lio
" Sama aku saja sayang di bersihin nya" Ucap Andre
" Gak usah sama Rara saja, Mas temani Aziel sama Fio"
Clara berjalan meninggalkan ruangan keluarga, karena akan membersihkan Lio. Selesai dengan membersihkan sang anak, Clara melihat Aziel, Andre dan Fio sudah berada di dalam kamar.
" Sudah nonton nya?" tanya Rara
" Sudah Mom, Aziel mau tidur tapi ingin sama Mommy" jawab Aziel
Andre yang mendengar Aziel ingin tidur bersama Mommy nya membulatkan mata.
Tidak boleh terjadi ini Ucap Andre di dalam hati
" Kenapa mau sama Mommy, kan Aziel mau sekolah jadi harus tidur sendiri" Ucap Andre
" Tapi Aziel ingin tidur sama Mommy juga" jawab Aziel
" Gak apa-apa Mas, biar Aziel tidur di sini juga" Ucap Rara
" Tapi kan, aku ingin" Seru Andre
" Ingin apa?" tanya Rara dengan bingung
" Menyelam" jawab Andre
" Daddy mau menyelam dimana? Daddy mau ke pantai?" tanya Aziel
" Iya Daddy mau ke pantai" jawab Andre asal
" Tapi sudah malam Dad"
" Gak apa-apa lebih enak malam"
Clara yang mendengar menepuk jidat nya
" Aziel sudah ngantuk kan, kita tidur ya" Ucap Rara mengalihkan pembicaraan
" Sama Mommy?" tanya Aziel
" Iya sama Mommy di kamar Aziel ya" jawab Rara
" Sayang kamu ninggalin aku sendirian gitu!" Seru Andre
" Mas jagain Lio sama Fio ya, Rara mau nidurin Aziel dulu" Ucap Rara
" Selamat malam Daddy" Ucap Aziel sambil mencium pipi Andre
" Malam juga, mimpi indah jangan lupa berdoa" jawab Andre sambil mencium kening Aziel
" Sayang ke sini lagikan?" tanya Andre
Clara tidak menjawab pertanyaan sang suami karena tangan nya sudah di tarik oleh Aziel.
" Mommy kalian ninggalin Daddy" Ucap Andre kepada Lio dan Fio