
Waktu sudah menunjukan pukul 09:00 pagi. Seperti nya tidak ada tanda-tanda kedua makhluk ciptaan Tuhan ini akan bangun, mereka masih saling berpelukan tidak mengubah posisi tidur antara kedua nya.
Andre yang merasakan sinar matahari mengenai muka, seketika ia terusik dari tidur nya dan membuka mata nya perlahan.
" Sudah jam berapa ini" gumam Andre dengan suara khas bangun tidur
Andre mengambil handphone dan dilihat nya ternyata sudah jam 09:00 ia melihat ke sisi kiri ternyata sang istri masih tertidur dengan nyenyak.
" Nyenyak banget sih tidur nya" Ucap Andre sambil membenarkan anak rambut yang menutupi wajah Rara.
" Sayang bangun yu, sudah siang"
Clara yang di bangunkan oleh sang suami sama sekali tidak terusik, akhirnya Andre membangunkan sang istri dengan cara lain.
CUP
CUP
CUP
CUP
CUP
Andre mencium wajah sang istri dari mulai kening, mata, hidung, pipi dan yang terakhir bibir. Benar saja Clara yang sedang tertidur merasakan benda kenyal mengenai wajah nya, mau tidak mau Clara membuka mata.
" Jam berapa ini?" tanya Rara
" Jam 09:00" jawab Andre dengan santai nya
" Hah... terus kenapa Mas gak bangunin aku sih!? Kita jadi gak sarapan bareng yang lainkan"
" Mereka juga pasti paham kita telat"
Saat Clara akan bangun dari tempat tidur, tangan nya langsung di pegang oleh sang suami.
" Mau kemana?" tanya Andre
" Mau mandi lah Mas"
" Yakin bisa jalan nya?" tanya Andre sambil tersenyum smirk nya
" Bisa"
Rara mencoba melangkah tapi usaha nya sia-sia.
" Aaakhh..."
Andre yang melihat Clara terjatuh langsung menghampiri dan menggendong nya ala bridal style.
" Sudah di bilangin, malah ngeyel"
Rara mengerucutkan bibir nya " Ini juga ulah kamu!"
Saat di gendongan Andre, Clara memperhatikan muka suami nya yang menurut dia sangat... sangat ganteng. Andre yang merasa di perhatikan melihat ke arah bawah.
" Suami kamu ini memang ganteng" Ucap Andre
CUP
" Morning kiss" lanjut nya sambil meletakkan sang istri di pinggir bathtub karena ia akan mengisi air hangat nya terlebih dahulu.
" Main nyosor saja!" Seru Rara
Andre tidak menjawab perkataan istrinya melainkan mengangkat kembali tubuh Clara untuk di letakkan ke dalam bathtub. Saat Andre akan ikut masuk ke dalam bathtub
" Eittss... mau ngapain?" tanya Rara mencegah Andre yang akan ikut masuk
" Mau mandi juga"
" Engga aku dulu, Mas tunggu di luar. Bukan nya mandi malah macam-macam nanti!"
" Lagian biar hemat waktu, Mas cuman minta satu atau dua macam saja kok gak lebih"
" Hemat waktu apa nya, belum mandi saja sudah minta yang macam-macam kan" Ucap Rara
" Mas janji, satu atau dua macam. Lagian perut Mas juga sudah lapar."
Huft
Clara menarik nafas nya dalam-dalam. Pasti akan kalah jika debat dengan suami nya, yang tidak mau mengalah.
" Terserah Mas saja" Ucap Rara
Andre yang mendapatkan lampu hijau dari istrinya langsung cepat-cepat masuk ke dalam bathtub karena ia takut istrinya berubah pikiran.
Setelah menghabiskan satu setengah jam di kamar mandi dan benar saja Andre meminta mengulangi permainan yang semalam.
" Sudah Mas, Rara lapar"
" Kita bersihkan dulu"
Setelah membersihkan badan nya Andre menggendong kembali Clara dan meletakkan nya di atas ranjang.
" Mas, Rara pake baju apa dong?" Tanya Rara yang tidak melihat koper nya
" Sebentar ya, tadi Mas sudah minta tolong ke asisten nya Ayah buat beliin baju kamu sama aku." jawab Andre
Tidak lama kemudian suara ketukan pintu terdengar dari arah luar.
Tok... tok... tok
" Itu pasti pesanan baju nya" Ucap Andre sambil berdiri tapi langsung di cegah sang istri
" Mas mau keluar gak pakai baju gitu? Jangan-jangan sudah di sini saja. Suruh simpan di depan pintu nanti Mas baru ambil." Ucap Rara
" Memang kenapa kalau Mas gak pakai baju, wajarkan laki-laki tidak masalah" jawab Andre
" Issh... pokok nya jangan!"
" Kalau begitu kita di dalam kamar saja seharian"
" Rara gak mau, memang Mas tega melihat istrinya kelaparan?"
" Ya tidak... yasudah kasih alasan kenapa Mas gak boleh?"
" Pasti perempuankan asisten nya Ayah?" tanya balik Aileen yang tidak menjawab ucapan sang suami
Andre yang mendengar tersenyum, seperti nya sang istri takut jika yang memberikan baju itu perempuan. Tiba-tiba Andre berniat untuk menjahili sang istri
" Gak apa-apa dong, lagian Mas sudah ada kamu" Ucap Andre
" Tuhkan benar cewek, kalau gitu biar Rara saja yang ambil!" Seru Rara sambil melangkah ke arah pintu
Seketika Andre membulatkan mata nya, kenapa jadi begini batin Andre. Dan langsung mengejar Clara yang hampir membuka pintu.
" Jangan" Ucap Andre sambil menarik tangan Rara
" Ihh kenapa sih Mas!" pekik Rara
" Itu cowok" Ucap Andre
" Asisten Ayah Cowok bukan Cewek" lanjut nya
" Rara gak percaya!"
" Benar sayang, tadi Mas cuman jahilin kamu doang"
Tok... tok... tok
" Mas gak bohong?" tanya Rara
" Engga, kamu tunggu sini saja biar aku yang buka" Andre mencium puncuk kepala Rara sebelum melangkah ke depan pintu