Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 51



Hari ini Andre dan Clara sudah berada di bandara. Mereka diantar oleh supir dan Bunda Wulan beserta Lio dan Fio tetapi mereka tidak mengantarkan sampai ke dalam, hanya sampai parkiran saja.


" Lio sama Fio jangan bikin Oma sama Opa susah ya, jangan rewel juga. Mommy sama Daddy gak akan lama" Ucap Rara sambil mencium kedua putra putri nya


" Bun, kita pamit dulu ya" Ucap Andre sambil menghampiri anak nya lalu mencium nya.


" Iya, hati-hati. Bunda titip oleh-oleh cucu saja jangan yang lain" jawab Bunda Wulan


" Siap bun"


Perlahan Andre dan Clara meninggalkan Bunda beserta anak-anak dan memasuki bandara. Saat mereka akan menunggu keberangkatan tiba-tiba saja ada suara yang memanggil Andre.


" Andre" panggil seseorang sambil membawa koper


" Kamu mau kemana? Aku pulang kamu pergi" tanya orang itu


" Rai" Ucap Andre sambil memeluk sahabat nya itu


Yap... betul orang itu adalah Rai sahabat nya Andre dan Yoga. Dia baru saja pulang dari perjalanan bisnis Papah nya yang berada di luar kota.


" Apa kabar Rai, dasar ya gak datang di pernikahan sahabat nya sendiri" lanjut Andre


" Aku baik... maaf waktu itu gak bisa datang masih di luar kota dan sekarang sudah selesai. Kita bisa kumpul-kumpul lagi. Ini istri lo, ketemu di mana?" Ucap Rai


" Oh... ya lupakan belum ngenalin. Sayang ini sahabat aku nama nya Rai dan Rai ini istriku kita ketemu di rumah sakit" Ucap Andre


" Clara" Ucap Rara memperkenalkan diri


" Rai" jawab Rai


Rai, kok sama kaya pacarnya Salsa ya atau jangan-jangan ini pacar nya Ucap Rara dalam hati


Rara tidak tahu jika Rai ini pacar nya Salsa karena dia belum pernah bertemu dengan pacar nya Salsa.


" Kenapa bisa ketemu di rumah sakit sama si posesif itu? Kerja juga di rumah sakit?" tanya Rai


" Posesif juga yang penting ganteng" celetuk Andre


" Iya, kebetulan Clara Dokter anak" Ucap Rara


Rai hanya ber oh ria


" Ok... deh atur-atur saja kapan nya. Titip keponakan yang lucu" jawab Rai


" Siap... duluan" Ucap Andre sambil menggandeng tangan istrinya.


...---------------------------------------------------...


Di dalam pesawat mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol, bercanda, makan dan tidur agar saat mendarat, tubuh selalu fit tidak lelah.


" Mas, Rara boleh bertanya gak?" tanya Rara sambil memegang tangan Andre


" Boleh dong, selagi aku bisa jawab akan aku jawab tapi kalau gak bisa akan aku jawab juga" jawab Andre


" Mas sebelum nya sudah pernah pacaran, atau dekat sama perempuan lain?" tanya Rara dengan ragu-ragu


" Pacaran gak pernah kalau dekat pernah" Ucap Andre menggantung


" Siapa?" tanya Rara sambil melihat muka Andre


" Bunda, Tata sama istri aku yang cantik ini" jawab Andre mencubit hidung Rara


" Serius ihh..."


" Iya benar, Mas gak pernah dekat benget sama perempuan apa lagi pacaran kalau untuk soal pekerjaan ada karena gak mungkin sendirian pasti selalu ada suster"


" Kalau istri aku ini pasti ada ya, apalagi cantik" lanjut Andre


" Gak ada, kalau ada pasti Bang Rian jadi yang terdepan" jawab Rara sambil terkekeh


" Hahaha... kenapa yang terdepan?" tanya Andre sambil tertawa


" Gimana gak yang terdepan orang nya saja selalu tegas" Seru Rara


...---------------------------------------------------...


Di lain sisi Rian yang sedang di kantor merasakan hidung nya yang gatal.


" Siapa yang sudah ngomongin aku, haduh... gatel ini idung"


Hacih....