
" Maaf lama, sudah di pesanin kan?" tanya Rara sambil duduk
" Sudah sesuai dengan orderan" Ucap Finna
Mereka mengobrol sambil di iringi dengan tawa, tidak lama pesanan mereka datang yaitu bakso. Sebenar nya Clara melarang Andre untuk makan bakso, karena tadi pagi mual-mual terus jadi tidak baik untuk perut nya. Saat Clara melihat Andre memasukan sambel yang lumayan banyak, ia langsung mengambil botol sambel
" Mas, ini banyak banget aku saja gak banyak gitu" pekik Rara
" Tapi ini gak pedas loh" jawab Andre sambil mencicipi, Clara yang penasaran langsung mencoba nya dan saat di coba
Uhuk... uhuk... uhuk
Clara langsung mengambil air minum.
" Astagfirullah Mas, ini sudah pedas begini di bilang gak kerasa pedas. Simpen yang itu, pesan lagi" kesal Rara
" Ngepain pesan lagi, tinggal makan saja yang ini"
" Andre gak waras" Ucap Yoga
" Enak saja aku waras ya" jawab Andre
" Kalau waras berarti ini kerasa pedas, aku saja nyoba gak kuat!" Seru Yoga yang tadi ikut mencoba
" Ini pasti punya Mas ya?" tanya Rara yang melihat jus mangga dan kemungkinan itu asam
" Iya" Ucap Andre dengan santai
Clara langsung menutup muka nya dengan kedua telapak tangan.
" Aku gak faham lagi" Ucap Rara
" Hari ini kamu aneh Ndre!" Seru Yoga yang melihat keanehan sahabat nya
" Benar aneh banget, tadi subuh dia mual-mual terus minta sarapan roti pakai telur minum nya jus mangga jangan pakai gula dan tadi waktu mau masuk rumah sakit mual nya datang lagi" Ucap Rara
" Mual-mual seperti orang yang hamil saja tapi kan gak mungkin Andre hamil" Ucap Salsa tiba-tiba
" Tapi bisa juga loh kalau misal nya Rara hamil, nah besar kemungkinan yang merasakan mual-mual dan mengidam Andre sedangkan Rara tidak merasakan apapun" Ucap Yoga
Uhuk... uhuk.. uhuk
Andre yang mendengar Yoga memberikan penjelasan seperti itu langsung terbatuk-batuk dan segera mengambil minum.
Clara langsung teringat bulan ini... ia belum halangan dan apa benar dia sekarang tengah berbadan dua.
" Bulan kemarin" jawab Rara
" Berarti ada kemungkinan kamu hamil sayang" Ucap Andre sambil memeluk istrinya
" Nanti kita cek ya di ruangan aku" lanjut Andre
" Tapi kalau engga gimana, nanti kamu kecewa" Ucap Rara
" Aku tidak akan kecewa kalau memang belum ada Andre junior di dalam sini, berarti kita harus semangat untuk menyelam lagi"
" Issh... ngomong nya"
Tapi sekian detik Clara langsung tersenyum mendengar jawaban dari suami nya.
Semoga kamu benaran hadir di perut Mommy nak Ucap Rara di dalam hati
" Memang ada kalau istrinya yang hamil tapi suami nya yang mual-mual dan ngidam?" tanya Gita
" Ada, itu nama nya sindrom kehamilan simpatik atau yang dikenal dengan nama couvade syndrome dan terjadi pada trimester pertama" jawab Andre
" Dan tidak hanya ngidam saja tapi bisa juga mengalami pembengkakan payu**** akibat meningkatnya hormon prolaktin." lanjut Yoga
Mereka yang mendengar penjelasan dari dua dokter kandungan hanya mangut-mangut saja. Selesai dengan makan siang mereka semua shalat berjamaah lalu di lanjut dengan bekerja kembali, kecuali Clara yang di ajak untuk keruangan Andre terlebih dahulu untuk memastikan apakah istrinya hamil atau tidak.
" Sayang cek pakai ini dulu ya" Ucap Andre memberikan test pack
" Tapi Rara takut Mas" jawab Rara
" Gak usah takut, gak apa-apa kalau bukan rezeki nya kita harus usaha lagi"
Dengan ragu Clara mengambil alat test pack yang berada di tangan Andre dan melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi. Selesai menggunakan, ia tidak langsung keluar melainkan diam untuk melihat hasil nya negatif atau positif.
Saat menunggu jantung Clara benar-benar dibuat lari maraton. Setelah cukup lama Clara berdiam di kamar mandi akhirnya dia keluar.
" Sayang gimana?" tanya Andre yang melihat Rara keluar dari kamar mandi
" Maaf.... Ucap Rara terpotong
Andre tersenyum " Iya gak apa-apa, kita harus tetap berusaha"