Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 58



Tidak terasa honeymoon Andre dan Clara telah usai, di temani juga dengan Aziel. Meskipun Andre selalu mencuri waktu di malam hari agar bisa menyelam bersama sang istri.


Tepat jam 09:00 mereka sedang bersiap-siap karena akan menuju bandara dan sudah di tunggu oleh supir suruhan Ayah Bima.


" Sudah semua kan, tidak ada yang tertinggal" Ucap Rara


" Tidak ada, semua sudah masuk kedalam koper" jawab Andre


" Yasudah kita berangkat sekarang saja, nanti ketinggalan pesawat lagi" Ajak Rara


" Hore... pulang" girang Aziel


Clara dan Andre tersenyum melihat Aziel yang sangat senang, karena memang dari beberapa hari kebelakang sudah meminta untuk pulang. Mereka turun bersama-sama sambil bergandengan tangan, saat sudah di depan mobil koper segera dimasukkan oleh supir.


Mobil perlahan maju membelah jalan dan dengan kecepatan rata-rata, tidak lama di dalam mobil akhirnya mereka sampai di bandara tepat sebelum satu jam keberangkatan. Sebari menunggu, mereka mengisi perut terlebih dahulu.


Tepat setelah mengisi perut Andre, Clara dan juga Aziel menaiki pesawat karena pesawat yang mereka tumpangi akan segera berangkat.


" Mom Dad, apa Oma tidak akan marah jika Aziel ikut?" tanya Aziel


" Oma tidak akan marah, memang Aziel salah apa kenapa harus marah hum..." tanya Andre


" Aziel takut kalau Oma gak suka sama Aziel"


" Aziel gak usah takut sama Oma Opa mereka baik kok" Ucap Rara dengan yakin


" Boleh Aziel tanya lagi?" tanya Aziel melihat Daddy dan Mommy nya


" Boleh sayang, mau nanya apa" jawab Andre


" Kalau Aziel bukan anak Daddy Haneul terus Daddy Aziel siapa?" tanya Aziel


" Hemmm... Aziel ingin tahu?" tanya Andre dengan wajah serius


" Dikit"


" Tapi Daddy juga gak tau siapa Daddy Aziel" jawab Andre


" Dikira Aziel, Daddy tau"


" Engga usah Dad" tolak Aziel


" Kenapa, nanti biar Daddy cari tahu" Ucap Rara yang sedari tadi mendengar percakapan para cowo


" Engga Mom" singkat Aziel


...---------------------------------------------------...


Tidak terasa perjalanan selama 16 jam telah di lalui, akhirnya mendarat dengan selamat. Mereka sudah di tunggu oleh supir yang akan membawa nya pulang dimana ada Ayah Bima, Bunda Wulan, Calista dan anak-anak.


Saat sampai di rumah mereka di sambut dengan hangat oleh semua keluarga dan ternyata Ayah Adit beserta Bunda Dinda ikut menyambut nya. Tapi tidak dengan yang lain karena sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing.


" Assalamu’alaikum" Ucap Andre dan Rara saat memasuki rumah


" Waalaikumsalam"


Mereka semua melepas kangen dengan berpelukan satu sama lain.


" Gimana honeymoon nya?" tanya Bunda Dinda


" Menyenangkan Bun" jawab Andre


" Pastilah Andre senang, bukti nya berseri-seri" Ucap ayah Aditya sambil tertawa


" Ohya waktu bunda video call kata nya ada Aziel, mana Bunda ingin ketemu?" tanya Bunda Wulan


" Iya kemana kok gak ada. Masa kalian tega membiarkan Aziel gak ikut!" Seru Bunda Dinda


Memang sebelum pasangan suami istri ini pulang, Bunda Dinda sudah mengetahui tentang Aziel dari besan nya.


" Ada in--" saat Andre melihat ke samping nya ternyata tidak ada Aziel


" Sayang, Aziel gak ketinggalan di bandara kan. Kok gak ada?" tanya Andre dengan panik


" Mas... masa ketinggalan di bandara, kan tadi kita ke sini ada Aziel. Jangan panik dulu mungkin lagi di luar belum masuk" Ucap Rara


Andre langsung menuju pintu keluar dan mencari-cari keberadaan Aziel. Andre bernafas lega saat netra mata nya melihat sosok yang di cari lalu ia menghampiri nya.