
"Jadi benarkan udah ada janji sama Dokter Andre?" tanya Gita
"Iya, tau udah ada janji sama Dokter Andre kita ga akan nebeng." Seru Finna
"Enggak ada yang buat janji sama Dokter Andre, kalian mau apa sahabat kalian yang cantik ini jadi perusak hubungan orang. Aku sih gak mau, kaya gak ada laki-laki lain harus merusak hubungan orang." Ucap Rara sambil menyetir mobil
"Hah ... maksud nya?" bingung Gita
"Ya ... Dokter Andre sudah punya anak, dua lagi kembar. Berarti jelas-jelas udah nikah," jawab Rara
Gita dan Finna akhir nya mengerti dengan omongan Rara. Mereka tertawa karena Rara tidak tahu apa-apa tentang Dokter Andre.
"Kenapa kalian ketawa, emang benerkan?!" tanya Rara
"Kamu beneran gak tau apa-apa tentang Dokter Andre?" balik nanya Finna
"Emang nya aku kepoin hidup orang apa, hidup aku aja kaya gini, gak ada yang berubah." jawab Rara
"Mangkan nya jangan urusin anak kecil terus, sekali-kali harus kepoin hidup orang. Seperti kita yang ngefans sama Dokter Andre." Seru Gita sambil bermain handphone
"Memang apa yang aku ga tau?" tanya Rara
"Kalau mau tau, tanyain langsung sama Dokter Andre." kata Gita
Rara menarik nafas nya dalam-dalam, "Huuf ... kalau aku bisa, aku udah tanyain langsung!"
...---------------------------------------------------...
Andre memasuki pintu yang terhubung langsung dengan ruangan tamu, disana ada Bunda nya yang sedang bermain dengan Lio dan Fio.
"Anak-anak Daddy ternyata udah pada wangi." Ucap Andre
Saat akan menggendong Lio, Bunda Wulan langsung memberikan peringatan.
"Eits... jangan di sentuh, sanah bersih-bersih dulu!" usir Bunda
"Sebentar aja, Bun...." Ucap Andre dengan wajah memelas
"Iya ... iya Andre bersih-bersih dulu. Daddy tinggal dulu ya, nanti kita main." Ucap Andre sambil menyium kening anak-anak nya.
"Andre!" peringatan Bunda
"Iya, Bun ...."
Akhirnya Andre meninggalkan anak-anak. Setelah sampai dikamar, Andre tidak langsung ke kamar mandi tapi rebahan dulu di kasur kesayangan nya.
"Akhirnya bisa rebahan juga." Gumam Andre, "Ngomong-ngomong kalau punya istri kaya nya enak. Pulang kerja ada yang nyambut, lagi cape-cape nya ada vitamin langsung semangat lagi." Ucap Andre melihat ke arah langit-langit kamar sambil menghalu.
"Haduh ... Ndre apaan sih kamu nge halu aja bisa nya, lebih baik sekarang mandi biar bisa main sama anak-anak."
...---------------------------------------------------...
Rara mengantarkan Gita pulang terlebih dahulu. Setelah itu mengantarkan Finna pulang karna arah rumah Rara dan Finna tidak terlalu jauh.
"Fin ... kamu ga mau kasih tau aku apa-apa gitu?" tanya Rara jiwa kepo nya sedang muncul
"Enggak ada tuh." jawab Finna
"Ayolah kamu kasih tau aku, nanti aku traktir apa aja deh yang kamu mau ...." sogok Rara agar Finna mau memberikan informasi.
"Nyogok nih cerita nya ... aku mau sih ngasih tau tapi hati kecil aku bilang jangan kasih tau kamu gimana dong." tutur Finna
"Kok gitu, kamu mau aku mati penasaran." Ucap Rara dengan wajah memelas
"Ya jangan dong, kalau kamu meninggal nanti gak ada yang traktir aku lagi!" Seru Finna sambil terkekeh
"Sahabat gak ada akhlak kamu!" kesal Rara
Finna yang melihat muka Rara yang sedang menahan kesal rasa nya ingin menyubit, kelihatan lucu sekali. Dan saat Finna sudah di depan rumah nya.
"Makasih ya sahabat aku yang paling cantik. Sebenar nya Dokter Andre itu, Assalamualaikum." Ucap Finna menggantung karna langsung keluar dari mobil Rara.
"FINNA NYEBELIN!" teriak Rara di dalam mobil