
Berbeda dengan Andre saat semua nya sedang makan, dia masih melihat makanan yang tersaji diatas meja.
Makanan yang sudah aku request mana kenapa gak ada Ucap Andre di dalam hati
" Bun" panggil Andre
Kedua Bunda itu langsung melirik ke arah Andre. Ia yang di tatap oleh kedua Bunda nya langsung berbicara.
" Hemm... maksud nya Bunda Dinda" Ucap Andre
" Kenapa Ndre ?" tanya Bunda Dinda
" Pesanan Andre mana Bun, kok gak ada?" tanya Andre
Masih ingat saja sama pesenan nya yang tadi siang Ucap Rara di dalam hati
" Oh ramen kan, bentar belum di bawa kesini karena tadi takut nya dingin jadi gak enak" jawab bunda Dinda
" Yasudah Mas makan dulu nasi ya sambil nunggu, tadi belum makan nasi" Ucap Rara
" Gak mau sayang, nanti kaya tadi pagi" jawab Andre
" Sedikit saja" Andre hanya geleng-geleng kepala
Dasar bayi besar batin Rara
Akhirnya pesanan Andre sudah datang dan benar Andre langsung melahap sampai benar-benar habis. Selesai dengan makan Andre dan Clara menghampiri sahabat-sahabat nya untuk mengobrol di meja yang berbeda.
Sedangkan Aziel dia bermain dengan Rey dan juga si kembar, yang di temani oleh Iqbal, Calista dan Raissa.
Di meja Andre dan Rara
" Selamat Andre Clara semoga janin nya sehat-sehat" Ucap Rai
" Aamiin terimakasih Rai" jawab Rara
" Yog, kata nya malam ini mau halalin seseorang" Ucap Andre
" Gak jadi, aku batalin demi memenuhi undangan tante Wulan untuk datang ke sini" jawab Yoga
" Bilang saja belum siap" Ucap Andre
Gita yang mendengar Yoga akan meng halalkan seseorang batin nya bertanya-tanya siapa yang akan Yoga halalin begitulah batin Gita.
" Guys kita foto-foto yu... view nya bagus tuh" Ajak Finna
" Kita juga nih?" tanya Rai
" Cowo-cowo gak usah kita saja cewe-cewe" jawab Salsa
" Hati-hati ya sayang, kalian jaga Rara jangan sampai kenapa-napa" Ucap Andre dan di balas dengan anggukan
" Posesif sekali" Ucap Rai
Salsa, Gita, Finna dan Clara mereka meninggalkan meja untuk berfoto-foto. Meskipun selalu bertemu, tapi mereka jarang sekali untuk berfoto bersama.
" Ris aku mau minta tolong cari tahu yang nama nya Bram, cari dengan serinci-rinci nya" Ucap Andre
" Bram... siapa? Memang bertemu di mana?" tanya Haris
" Aziel yang bertemu, dia cerita tadi saat nunggu mang Dadang buat jemput ada yang nemenin. Ya... meskipun dia lagi nunggu anak nya yang sekelas juga sama Aziel. Nah pada inti nya aku gak mau terjadi apa-apa sama Aziel yang mengakibatkan Rara banyak fikiran"
" Nanti aku coba cari tahu, dan kaya nya nama itu tidak asing seperti pernah mendengar"
" Benar-benar posesif nya" Ucap Yoga
" Aku melakukan itu, karena tidak mau terjadi apa-apa sama Aziel meskipun dia bukan anak kandung aku dan Rara. Tapi kita tetap tidak mau terjadi apa-apa sama anak-anak" pekik Andre
" Lebih tepat nya mencari tahu terlebih dahulu, sebelum terjadi hal yang diluar dugaan" Ucap Rai
" That's right" Ucap Andre
...---------------------------------------------------...
Bram dan istrinya sedang menemani Azura untuk mengerjakan tugas sekolah di ruangan keluarga. Bram tiba-tiba teringat dengan anak kecil yang tadi siang dia temui saat menjemput anak nya.
" Sayang tau gak saat Mas menjemput Azura ke sekolah. Mas bertemu anak kecil yang selama ini Mas cari, dari nama nya sama tapi Mas ragu karena Mas takut salah orang." Ucap Bram
" Ohya... anak nya kelas berapa?" tanya Aneta
" Satu kelas sama Azura, tapi saat Mas tanya siapa Orang Tua nya... dia belum sempat jawab"
" Nanti kita cari tahu lagi lebih lengkap ya Mas" Ucap Aneta
Aneta ini adalah istri dari Bram dia tidak mempermasalahkan jika suami nya mencari anak dari mantan istrinya, karena info yang dia dengar bahwa mantan istrinya membiarkan anak nya begitu saja. Aneta yang memiliki sifat sangat menyayangi anak kecil menjadikan dia mendukung Bram untuk membawa anak nya kembali.
⚫⚫⚫
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan.