Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 30



Setelah Clara berganti pakaian dengan yang awal di gunakan. Clara tiba-tiba teringat untuk menjahili Andre karena sekarang giliran Andre yang mencoba.


Tapi Andre hanya memakai tuxedo pasti bentuk nya cuman begitu-begitu saja gak mungkin kan di suruh ganti lagi, ganti lagi ucap Rara di dalam hati


" Sekarang giliran Andre ayo" Ucap Tante Hana sambil melangkah


Andre mengikuti langkah Tante Hana dan memperlihatkan warna-warna tuxedo.


" Pilih mau yang mana Ndre" Ucap tante Hana


" Andre coba yang ini dulu"


Andre mengambil tuxedo yang berwarna hitam, Clara sangat senang karena bisa menjahili dengan warna yang cocok untuk di pakai akad.


Gaun yang digunakan Clara berwarna putih berarti tuxedo yang di gunakan Andre harus berwarna putih juga agar serasi, sedangkan Andre membawa yang berwarna hitam.


Hahaha batin Rara tertawa


" Ra gimana, ganteng?" tanya Andre dengan pede nya


" Aku baru tau ternyata Bapak Andre ini pede sekali ya, ganti jangan itu!" Ucap Rara


" Udah cocok yang ini Ra"


" Ganti warna, gak cocok"


" Yasudah yang putih ya." Ucap Andre mengambil tuxedo yang berwarna putih


Rara hanya menganggukan kepala nya saja tanda sebagai jawaban.


" Sudah cocok kan yang ini?" tanya Andre


" Humm... yasudah itu saja" jawab Rara final


Sambil menunggu Andre berganti baju, Clara bersama Tante Hana melihat lihat gaun untuk acara resepsi


" Yang ini sudah dipilih kan oleh Bunda Wulan dan sudah sepaket juga dengan tuxedo nya. Jadi hanya tinggal mencoba saja tidak perlu memilih seperti tadi" Ucap tante Hana


" Cocok kalau begitu tan" jawab Rara


Clara yang melihat Andre mendekat, tersenyum


" Baik, kita coba" jawab Andre tanpa melihat gaun yang akan di gunakan Rara


Andre dan Clara mencoba baju terakhir yang akan digunakan. Andre telah selesai dari ruangan ganti dan sedang menunggu Clara dari ruangan ganti.


" Andre bagaimana bagus?" tanya Rara


" Bagus, Cantik" jawab Andre


Blus... Pipi Rara memerah


" Hahaha... pipi kamu kenapa makin lucu saja" goda Andre yang melihat pipi Rara memerah


Rara mengalihkan pandangan nya ke pinggir karena benar-benar malu.


" Sini liat nya, kenapa liat ke pinggir sih" Seru Andre


" Sudah ah jangan di goda terus, ini bagaimana sudah ya aku ganti lagi." Ucap Rara akan melangkah tapi di cegah Andre


" Bentar liat sini dulu" Ucap Andre membalikkan badan Rara


Andre melihat gaun yang di kenakan Clara sedikit terbuka dan ya ampun lekuk tubuh nya kenapa terlihat.


Huft


" Ra ganti ya, jangan ini" Ucap Andre


" Tadi bilang nya bagus, sudah ini saja lagian Tante Wulan yang pilih loh. Kasihan Tante Wulan sudah milihin gaun ini!" Seru Rara dengan puppy eyes nya


Andre yang melihat puppy eyes Rara jadi tidak tega, tapi ini bagaimana.


" Tapi ini terbuka Ra dan lihat... lekuk tubuh kamu nanti ada yang melihat bagaimana. Engga Ra ganti" Ucap Andre dengan jujur


Rara yang mendengar Andre berkata jujur tersenyum " Gak apa-apa, lagian aku sudah nyaman sama yang ini. Kita harus menghargai dong Tante Wulan sudah memilihkan gaun ini sepasang lagi dengan tuxedo nya."


" Yasudah lah, untuk acara terakhir ini" pasrah Andre


" Terimakasih posesif" Ucap Rara sambil melangkah untuk mengganti baju nya kembali