Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 84



Selesai dengan bersiap-siap mereka berpamitan terlebih dahulu dengan Ayah Bima dan Bunda Wulan.


" Yah, Bun kita mau ajak anak-anak buat main ke luar" Ucap Andre


" Kalian gak akan repot bawa Lio sama Fio?" tanya Bunda Wulan


" Engga Bun, nanti kita pakai stroller kok" jawab Rara


" Yasudah kalian hati-hati, jangan ngebut Ndre kalau bawa mobil" Ucap Bunda


" Iya bun, kalau gitu kita pamit Assalamu’alaikum"


" Waalaikumsalam"


Di perjalanan Aziel selalu bernyanyi lagu anak-anak yang selalu dia dengar, hingga tidak terasa mereka sudah memasuki parkiran mall di daerah Jakarta.


Setelah memarkirkan mobil, Andre mengeluarkan stroller untuk meletakkan Lio dan Fio. Mereka bergandengan tangan dengan Andre mendorong stroller dan Clara yang memegang tangan Aziel.


Sebelum menuju tempat bermain Andre yang melihat tempat TeamLab Future Park mengajak istri dan anak nya untuk masuk ke dalam dan tentu nya Aziel, Lio dan Fio sangat senang.


" Kita ke tempat itu dulu ya, Aziel tunggu di sini sama Mommy ok Daddy beli tiket dulu" Ucap Andre


" Ok... Dad"


Karena antrian membeli tiket tidak panjang menjadikan Andre cepat untuk membeli tiket masuk.


" Ayo kita masuk" Ajak Andre


" Lets go" senang Aziel


" Sayang maaf ya " Ucap Andre


" Maaf karena?" bingung Rara


" Gara-gara tadi soal rambut, kamu jadi kesel sama aku" jawab Andre


" Hahaha... sensi amat sih Mas, Rara saja gak kesel sama sekali" Ucap Rara sambil tertawa


" Terus kenapa tadi ninggalin Mas di kamar"


" Tadi Rara ninggalin karena belum lihat anak-anak"


" Memang nya Rara anak kecil apa, yang tidak di turuti marah"


" Tapi saat di kamar kenapa ucapan nya seperti yang sedang kesal"


" Itu perasaan Mas saja, Rara gak kenapa-napa kok"


Perasaan aku saja atau memang benar sih, ya ampun akibat hormon ibu hamil Ucap Andre di dalam hati


Satu jam setengah mereka menghabiskan waktu di tempat TeamLab Future Park akhirnya mereka keluar juga dan sekarang akan menuju tempat bermain karena Aziel yang belum lelah sama sekali.


" Sayang duduk di sini saja ya nanti kamu kelelahan gimana, kasihan yang ada di perut kamu. Biar aku yang jagain Aziel" Ucap Andre


" Masa cuman masuk doang sih Mas, gak ikut main. Rara duduk kok sambil nemenin kembar mandi bola gimana?" tawar Rara


" Yasudah tapi jangan kelelahan ya" Ucap Andre final


" Siap Bapak negara"


...---------------------------------------------------...


Tidak terasa mereka menghabiskan waktu dua jam untuk bermain. Fio yang sudah bosan bermain menangis sedangkan Lio masih ingin bermain dengan bola-bola. Untung saja tadi suami nya menghampiri dengan Aziel jadi Clara bisa membawa Fio.


Sambil menunggu suami serta kedua anak nya kembali, Clara memberikan susu kepada Fio yang sebelum nya sudah dia buat. Lima menit kemudian akhirnya mereka datang karena sudah lelah bermain. Andre yang melihat Fio tertidur di gendongan istrinya segera mengambil alih untuk di pindahkan, tetapi Clara langsung mencegah nya.


" Jangan dulu Mas, nanti dia bangun... belum pulas" cegah Rara


" Tidak akan, sini biar sama Mas saja yang gendong nya" Ucap Andre


" Tapi..." Ucap Rara terpotong


" Gak apa-apa sini" Ucap Andre


Mau tidak mau Clara memberikan Fio ke gendongan suami nya sambil mendorong stroller dan Clara kembali memegang tangan Aziel.


" Sudah puas main nya?" tanya Rara


" Sudah Mom, Aziel sekarang lapar" jawab Aziel


" Ok... sekarang kita makan dulu" Ucap Andre