
Clara melihat ke arah Andre yang sedang bermain dengan anak-anak nya dan juga sang adik. Clara berniat untuk mendatangi kearah Andre dengan membawa Rey yang di gendongan nya.
"Rey kita lihat baby yang lucu yu, ada dua loh." Ajak Rara sambil berdiri
Clara melangkah kearah Andre
"Hallo Dokter Andre." panggil Rara
"Ehh ... Hay Clara, sini duduk." Ucap Andre mempersilahkan Rara duduk
"Apa kabar?" tanya Andre
"Alhamdulillah baik, dok." jawab Rara
"Kebiasaan deh jangan panggil dokter, panggil apa ya enak nya!" Seru Andre sambil berfikir
"Awas kak, ada yang modus!" Ucap Calista tiba-tiba
Andre memutar bola mata nya malas, "Nyambung aja kamu." pekik Andre
"Aku panggil Abang, Bapak, Om, Paman atau apa?" tanya Rara sambil melihat ekspresi Andre
"Kenapa gak ada yang cocokan dikit, kaya tua semua panggilan nya, panggil Andre saja." Seru Andre
"Baik lah, Andre saja." Ucap Rara yang menahan tawa
"Jangan di bawa, saja nya." kesal Andre
"Becanda kenapa sih Andre, jangan di bawa serius." Ucap Rara sambil tertawa
"Kalau aku ingin serius gimana!" Seru Andre
Saat Rara akan menjawab Ayah Bima tiba-tiba bilang
"Andre seandainya sudah ada pendamping apa siap untuk segera menikah?" tanya Ayah Bima
"Kalau yang di sebelah bagaimana?" tanya Ayah Bima sambil naik turun alis nya
Andre melihat ke sebelah kanan nya yang terdapat Rara di sebelah kiri nya kosong tidak ada siapa-siapa.
"Maksud Ayah gimana, Andre gak ngerti?" balik tanya Andre
"Maksud Ayah kamu, gimana sama anak Om kalau kalian menikah!" Seru Ayah Adit to the point
"Menikah ...." Ucap Andre yang di angguki oleh para orang tua
"Ayah jangan becanda deh memang nya menikah itu ajang perlombaan dan menikah juga bukan menyatukan dua orang manusia tapi juga menyatukan dua keluarga." Ucap Rara
Saat Andre mendengar perkataan Clara seketika Andre kagum dengan pemikiran yang sangat dewasa.
"Ayah tidak becanda, maka dari itu kalau sudah ada yang benar-benar ingin membina suatu hubungan. Kenapa harus di tunda dan sudah ada di depan mata." Ucap Ayah Adit meyakinkan putri nya
"Tapikan yah ... Rara gak tau apa-apa tentang Andre satupun dan Rara gamau jadi orang ketiga." Kilah Rara yang benar-benar tidak tahu tentang kepribadian Andre
Para orang tua langsung mengerti arah tujuan pembicaraan Rara. Awal nya Rian juga tidak setuju tapi sejak mendengar cerita nya, Rian tidak keberatan melepas adik kesayangan nya.
"Seperti nya Clara belum tau apa-apa tentang Andre ya nak, coba Andre kasih tau yang sebenar-benar nya," kali ini Bunda Wulan yang berbicara dan dijawab anggukan oleh Rara
Andre menarik nafas nya dalam-dalam lalu memanggil Rara
"Clara" panggil Andre dan Rara menoleh ke arah Andre
"Aku itu sebenar nya belum menikah, dan Lio sama Fio itu bukan anak-anak aku tapi anak dari ibu-ibu yang aku tolongin saat melahirkan." Ucap Andre perlahan agar di mengerti oleh Rara
Double kill, Rara langsung mengetahui dua kebenaran sekaligus dan Rara kaget mengetahui semua itu tapi di hati Rara tersimpan rasa kasihan terhadap Lio dan Fio yang tidak memiliki ibu kandung nya.
"Pasti masih banyak pertanyaan di dalam pikiran kamu jadi gini." Ucap Andre