
Karena kedua Orang Tua Clara dan Andre sudah pulang sejak tadi. Tinggalah kedua sepasang suami istri ini beserta si kembar yang baru saja akan pulang, menggunakan mobil milik Andre yang memang sudah di bawakan oleh Haris.
Andre memasukkan perlengkapan anak-anak nya beserta mainan. Setelah semua selesai, Andre menyusul sang istri yang sudah masuk kedalam mobil.
" Sudah semua Mas?" tanya Rara yang sedang menggendong Fio
" Sudah, tinggal tunggu Haris masuk" jawab Andre sambil membawa Lio yang berada di kursi mobil.
Rara hanya ber oh ria
Lima menit kemudian Haris masuk kedalam mobil untuk mengemudi, ia menjalankan mobil dengan kecepatan rata-rata. Tidak memakan waktu lama Andre dan Clara sudah berada di rumah Ayah Adit.
" Ris, masuk dulu saja takut nya lama menunggu di dalam mobil" Ucap Andre yang akan membuka pintu mobil
" Siap... gampang" jawab Haris
Sebelum memasuki kamar Clara, mereka melangkahkan kaki nya menuju ruang keluarga karena kedua pasangan ini mendengar suara Bunda Dinda dan Ayah Adit.
" Assalamu’alaikum" Ucap Andre dan Rara
" Waalaikumsalam"
" Baru pulang?" tanya Bunda Dinda
" Iya Bun, tadi di jalan macet" jawab Rara
Baru saja Clara akan berpamitan ke dalam kamar, sang Ayah masih mengajak nya untuk mengobrol.
" Ra, kamu masih mau bekerja di rumah sakit?" tanya Ayah Adit
" Rara kalau di izinin buat kerja gak akan nolak" jawab Rara sambil melihat ke arah Andre
Andre yang merasa di tatap oleh istrinya membuka suara.
" Aku izinin kalau gak bikin kamu lelah buat mengurus anak-anak dan aku tentu nya, tapi jika suatu saat kamu hamil dan membuat kamu lelah lebih baik berhenti dulu." Ucap Andre
" Ok... siap Rara bisa mengurus semua nya" Semangat Rara sambil tersenyum
" Kamu harus patuh ya Ra, kalau suami bilang jangan berarti kamu harus menuruti nya dan sebalik nya" Ucap Bunda Dinda menasihati
" Insyaallah Bun, Rara akan patuh." Ucap Rara
" Yah Bun, Rara masuk ke kamar dulu mau mandiin anak-anak kasihan sudah pada lengket badan nya" pamit Rara sambil berdiri
" Andre juga pamit mau bantu Rara" Ucap Andre sambil melangkah
...---------------------------------------------------...
Andre membuka pintu kamar Clara yang bernuansa seperti air laut itu. Dan meletakkan Lio di sebelah Fio yang sedang memiringkan badan nya.
" Anak Daddy pinter sekali sih nanti sudah mau tengkurap saja" Ucap Andre yang melihat Fio.
Clara yang baru saja menyiapkan air hangat di kamar mandi untuk anak-anak nya, melihat Andre yang sedang mengajak berbicara kepada Lio dan Fio merasakan hangat di hati nya.
" Mas, baju untuk Lio sama Fio sudah di bawa kesini?" tanya Rara sambil menghampiri Andre
" Oh ya, aku lupa bentar ambil dulu di dalam mobil" jawab Andre sambil berdiri dari ranjang
Saat Andre akan membuka pintu langkah nya terhenti kala mendengar sang istri memanggil nya.
" Mas" panggil Rara sambil melangkah mendekat
" Iya, ada yang mau di ambil lagi?" tanya Andre tapi hanya di balas dengan gelengan kepala pertanda tidak ada yang akan di ambil lagi. Saat Clara mendekat
CUP
Clara mencium pipi Andre dan membuat sang empu menjadi tersenyum.
" Sudah berani ya sekarang, hum..." Ucap Andre melihat ke arah Rara
" Engga tuh, biar makin semangat saja. Sudah gih sana ambil dulu" jawab Rara sambil membuka pintu nya
" Nanti saja ya ambil nya, Mas masih pingin berduaan" Seru Andre
" Mas... kasihan Lio sama Fio keburu malam nanti masuk angin bagaimana" Ucap Rara
" Yasudah deh Mas ambil dulu, tapi nanti mandi bareng ya kalau engga nanti malam itu" Andre menaik turunkan alis nya
Blush...
Pipi Rara memerah saat di goda Andre.
" Kok jadi mesum sih"
" Mesum sama istri sendiri gak apa-apa kan, gak dosa. Kalau sama istri orang baru dosa" Ucap Andre sambil melangkah keluar
" Mas Andre" teriak Rara