Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 57



Setelah selesai, mereka keluar dari kamar mandi dan di kagetkan dengan Aziel yang sudah bangun melihat ke arah pintu kamar mandi.


" Mommy sama Daddy mandi bareng? Engga malu?" tanya Aziel dengan wajah polos


" Iya Mommy sama Daddy mandi bareng" jawab Andre


Plak....


Clara memukul lengan Andre dan melototkan mata nya


" Jangan dengerin omongan Daddy kamu, gak benar" Ucap Rara sambil melangkah ke meja rias


" Aziel mandi dulu, nanti kita sarapan dan jalan-jalan" Ucap Andre dan diangguki oleh Aziel


Saat Aziel akan ke kamar mandi, langkah nya terhenti karena melihat leher sang Mommy yang merah-merah dan sangat banyak


" Leher Mommy kenapa kok banyak merah-merah?" tanya Aziel


Clara melihat ke arah cermin dan benar banyak tanda kepemilikan Andre


" Ini di gigit nyamuk" elak Rara


" Tapi tadi malam gak ada nyamuk Mom" bingung Aziel


Clara melihat ke arah sang suami untuk meminta jawaban


" Daddy juga di gigit nyamuk kok" tunjuk Andre di sebelah leher dan dada nya. Clara terkejut melihat banyak nya tanda yang ia berikan, seketika pipi Clara memerah.


" Kok Aziel gak ada ya" bingung Aziel


" Sudah Aziel mandi ya jangan di pikirkan" Ucap Rara


" Ok Mom"


" Mas--"


" Sekarang sudah pintar ya istri Mas ini, nanti lain kali kamu yang mengambil alih" Ucap Andre


" Apaan sih Mas" jawab Rara yang memanas pipi nya


Obrolan mereka terhenti kala suara handphone Andre berbunyi, saat dilihat Bunda Wulan yang melakukan video call.


" Assalamu’alaikum, kenapa Bun?" tanya Andre


" Waalaikumsalam, kamu nanya kenapa. Orang rumah kamu gak ngabarin sama sekali, sudah gak sayang sama anak-anak nya!" pekik Bunda Wulan


" Maaf Bun, Andre lupa untuk ngabarin karena ada kejadian di luar dugaan Andre dan Rara"


" Kamu sama menantu Bunda baik-baik saja kan, mana menantu Bunda" Ucap Bunda dengan panik


" Syukur kalau tidak kenapa-napa, Bunda cemas dari kalian gak ada yang kasih kabar. Tadi kata Andre ada kejadian, memang ada apa?" tanya Bunda


" Kita dapet rezeki bun, bukan uang tapi anak ya--" Ucap Andre langsung terpotong begitu saja


" Anak? Menantu Bunda hamil, tokcer juga Ndre" potong bunda wulan


" Andre belum selesai bicara sudah di potong jadi salah kan. Rara belum hamil Bun doain saja biar cepat, tapi itu Aziel Orang Tua nya gak mau membawa pulang bersama mereka. Nanti deh Bun Andre cerita di rumah ya" Ucap Andre


" Nama nya Aziel, Sekarang saja cerita nya tanggung gak baik cerita sepotong. Terus mana Aziel?" tanya Bunda Wulan


" Lagi mandi Bun" Ucap Rara


" Yahh Bunda ingin lihat"


" Yasudah nanti saja, kalian cepetan ya pulang ke sini Bunda ingin dengar cerita nya."


" Anak-anak mana Bun?" tanya Rara


" Nih anak-anak lagi tidur"


" Hallo anak Mommy, Mommy kangen sama kalian... sehat-sehat ya."


Mereka mengobrol hanya lima menit sampai akhir nya


" Yasudah Bunda mau istirahat dulu, kalian jangan menanam terus. Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam" Ucap Andre dan Rara barengan.


Andre dan Clara tidak menyadari kalau Aziel sudah keluar dari kamar mandi sejak tadi mereka melakukan panggilan video call.


" Mommy Daddy" panggil Aziel mengahmpiri


" Tadi siapa yang mengobrol sama Mommy Daddy?" lanjut Aziel


" Itu Bunda nya Daddy yang berarti Oma nya Aziel sayang, tadi Oma ingin bertemu sama Aziel tapi Aziel masih mandi" Ucap Andre sambil mengangkat Aziel agar duduk di pangkuan nya


" Dan ada adik-adik nya Aziel juga kembar" lanjut Andre


" Adik-adik, Aziel ingin lihat ayo pulang Mommy Daddy" Ucap Aziel dengan semangat


" Iya nanti kita pulang tapi ga sekarang Ok" Ucap Andre


" Janji"


" Janji sayang" Ucap Rara sambil memeluk Andre dan Aziel