Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 85



Di sebuah restoran mereka sedang mengisi perut nya terkecuali Clara dia sedang memberikan makan kepada Lio, karena tadi setelah di beri susu masih menangis. Andre yang telah selesai makan menggantikan sang istri untuk menyuapi Lio.


" Aziel mau lagi gak nak?" tanya Rara yang melihat piring Aziel sudah bersih


" Sudah kenyang Mom, tapi Aziel ingin es krim" jawab Aziel


" Kata nya sudah kenyang tapi ingin es krim!" Seru Andre


" Beda Dad, es krim masih muat di perut kalau nasi engga muat. Boleh ya Mom Dad?"


" Boleh, tapi harus habis ya" Ucap Rara


" Ada syarat nya" Ucap Andre


" Makan es krim saja ada syarat nya" Ucap Aziel


" Mau gak?" tanya Andre sambil menarik turunkan alis nya dan di balas dengan anggukan


" Nanti kita potong rambut Ok..."


" Engga mau, rambut Aziel engga panjang"


" Yasudah kalau gak mau potong rambut berarti gak ada es krim"


" Gak apa-apa masih ada Mommy yang beliin Aziel wlee..." Ucap Aziel sambil menjulurkan lidah nya


Clara yang melihat interaksi antara Andre dan Aziel terkekeh


" Anak siapa sih kamu?" tanya Andre


" Anak Mommy Clara " jawab Aziel


" Daddy nya siapa?" tanya Rara


" Daddy Andre posesif"


" Kenapa ada posesif nya?" tanya Rara sambil terkekeh


" Gak tau, kata Uncle Yoga"


" Jangan dengerin Uncle Yoga" Ucap Andre


" Benar-benar Yoga, ngajarin anak aku apa saja dia sampai bilang Daddy nya posesif" lanjut nya


" Hahaha... memang kenyataan nya begitu, sudah sekarang pesenin Aziel es krim dulu" Ucap Rara


Dengan berat hati Andre memanggil waitress untuk memesan es krim yang di inginkan anak nya.


...---------------------------------------------------...


" Kebetulan ada di sini kita potong rambut dulu" Ucap Andre


" Aziel gak mau potong rambut Dad" Seru Aziel


" Daddy yang potong, Aziel di rapihin saja rambut nya ya" Ucap Andre


Mereka keluar dari restoran dan menuju barbershop. Setelah sampai Andre meminta untuk memotong sedikit rambut nya dan meminta gaya rambut yang seperti istrinya inginkan. Sedangkan Aziel dia hanya di rapihkan saja sedikit.


Clara yang sedang menunggu kedua kesayangan nya, sambil menemani Lio dan Fio yang masih tertidur. Tiba-tiba suara seseorang terdengar dari sebelah Clara.


" Rara" panggil Salsa


" Salsa, lagi ngepain di sini?" tanya Rara


" Lagi nemenin Rai buat potong rambut, sama kumis. aku risih liat nya seperti gak cocok" jawab Salsa


" Lagi pada tidur ya si kembar, Aziel gak ikut?" lanjut Salsa


" Iya mereka abis pada main kaya nya kecapean, pules juga tidur nya. Aziel ada kok, dia lagi di rapihin juga rambutnya" Ucap Rara sambil menunjuk Aziel


" Gak mau kalah ya sama Daddy nya" Ucap Salsa


" Dia itu sebenar nya gak mau tapi di paksa sama Daddy nya"


" Btw Yoga benar mau serius sama Gita?" tanya Salsa


" Seperti nya serius, apalagi dia sudah ada rencana bulan depan dan mau temuin Orang Tua Gita" Ucap Rara


" Tapi Gita gak tau kan?"


" Engga, tapi kaya nya bakal di terima juga sama Gita!"


" Serius?"


Clara menganggukan kepala sebagai jawaban


" Waktu pertama kali Yoga pergi ke desa, Gita itu cerita-cerita sama aku tentang perasaan yang tidak menentu. Dan aku udah nebak pasti Gita juga suka"


" Mommy" panggil Aziel sambil berlari


" Waahh... tambah ganteng saja anak Mommy, mana Daddy nya? " Ucap Rara yang tidak melihat sang suami


" Di sana, lagi ngobrol sama Uncle Rai" jawab Aziel


" Hallo Aziel" Ucap Salsa


" Hallo Aunty Salsa, rambut Aziel gimana Aunty?" tanya Aziel


" Bagus tambah ganteng, jadi ingin di bawa pulang" jawab Salsa


" Aziel gak mau ikut Aunty"


" Kenapa?" Aziel hanya menggelengkan kepala pertanda tidak mau


" Sayang, gimana rambut aku sesuai permintaan loh " Ucap Andre sambil melangkah mendekat


" Rara suka, lebih fresh dari sebelum nya" jawab Rara sambil tersenyum


" Ganteng?" tanya Andre


" Gantengan Aziel" celetuk Aziel tiba-tiba


" Gantengan Daddy!" Seru Andre


" Aziel!"


" Daddy!"


" Issh... kenapa malah berantem sih, dua-dua nya ganteng kok" Ucap Rara meleraikan adu mulut antara Andre dan Aziel


" Tapi aku ganteng kan?" tanya Andre


" Iya ganteng" jawab Rara


" Kalau Aziel?" tanya Aziel


" Iya Aziel juga ganteng, kesayangan Mommy semua nya ganteng" Ucap Rara


" Ayo pulang" Ajak Aziel


" Sa, kita duluan ya. Gak apa-apa di tinggal?" tanya Rara


" Iya gak apa-apa" jawab Salsa


" Duluan" Ucap Andre


" Bye Aunty" Ucap Aziel sambil melambaikan tangan nya


- Skip -


Saat sedang menunggu pintu lift terbuka, ada yang memanggil Aziel dari arah belakang.


" Aziel"