
Kedua nya yang sudah membersihkan badan, mereka sedang mengobrol diatas ranjang dengan Clara yang bersandar di dada bidang milik Andre.
" Mas, apa perlu honeymoon?" tanya Rara
" Kalau bagi Mas gak perlu sebenar nya. Setiap hari juga kita honeymoon kok di dalam kamar" jawab Andre sambil mengeratkan pelukan
" Issh... Mas yang serius dong"
" Seribu rius sayang, Kalau kamu mau ayo kita berangkat lagian sudah ada tiket nya"
" Kalau kita berangkat kasihan anak-anak masa kita tinggal, seminggu lagi kita di sana"
Clara benar-benar tidak mau meninggalkan anak-anak nya yang baru dia urus.
" Kan ada kedua Oma Opa nya"
" Tapi Rara gak mau ninggalin mereka Mas"
Tangan Andre mengusap rambut istrinya dengan lembut.
" Gini saja nanti kita obrolin bareng-bareng lagi ya, sekarang kita tidur dulu sudah malam"
Andre menarik selimut nya hanya sebatas dada, mereka tertidur dengan saling berpelukan dengan cinta yang sudah tumbuh perlahan.
...---------------------------------------------------...
Clara sudah terbangun sebelum subuh, karena Lio yang menangis dan Lio tidak mau tertidur lagi. Menjadikan Clara membawa Lio ke atas kasur yang terdapat Andre tengah tertidur.
Lio yang sedang memiringkan badan, melihat Daddy nya yang sedang tertidur begitu pulas. Tangan Lio menggerakkan ke arah Andre menepuk-nepuk kecil mungkin agar Daddy nya terbangun, tapi Andre tidak terusik sama sekali sentuhan yang diberikan Lio.
" Daddy nya gak bangun ya nak, di sebelah sini kalau mau bangunin Daddy"
Clara memindahkan Lio di atas dada Andre agar Lio bisa menepuk-nepuk wajah sang Daddy.
Lio merasa senang dan tertawa melihat wajah Daddy nya dan benar saja Lio menggerakkan tangan nya ke wajah Andre dan menepuk-nepuk dengan perlahan. Tidak lama kemudian Andre bersuara
" Sayang kamu ngapain, masih malam ini" Ucap Andre tanpa membuka mata nya
" Malam dari mana ini sudah subuh" Gumam Rara dengan suara kecil
Puk... puk... puk
Tangan Lio masih memukul muka Andre dan mau tidak mau Andre membuka mata nya. Saat Andre membuka mata yang pertama di lihat bukan sang istri melainkan sosok anak kecil.
" Sudah subuh Mas" Ucap Rara
" Kenapa cepet sekali, tidur lagi saja"
" Anak nya sudah ngebangunin malah tidur lagi, bangun kita shalat dulu" Rara menarik selimut yang Andre pakai.
Saat adzan selesai berkumandang mereka shalat bersama di dalam kamar. Andre yang telah selesai melakukan shalat mengajak Lio bermain sedangkan Clara turun kebawah untuk membantu membuat sarapan.
" Selamat pagi Bun" Ucap Rara yang sudah berada di meja makan
" Pagi sayang, sudah bangun. Ada perlu apa ke dapur?" tanya Bunda Wulan
" Rara mau bantu Bunda buat bikin sarapan"
" Gak usah, Bunda sudah di bantu Bibi kok"
" Gak apa-apa, Rara bantuin juga boleh ya Bun"
" Yasudah, kita bikin nasi goreng seafood dulu"
" Siap Bun"
Clara dengan semangat nya membuat nasi goreng seafood karena bagi Clara ini sangat mudah sekali.
" Bun, biasa nya Mas Andre suka minum apa, biar sekalian Rara bikinin?" tanya Rara sambil meletakkan nasi goreng seafood di meja makan
" Kalau Andre pagi-pagi kadang suka susu atau jus kalau engga air bening saja" jawab bunda
" Oh... ok Bun, makasih"
Clara segera membuat jus tomat yang selalu Andre minum. Setelah semua tersaji di meja, Clara kembali ke atas untuk memanggil suami nya agar segera sarapan.
Ceklek...
Saat Clara memasuki kamar nya, ia tidak melihat Andre beserta kedua anak nya.
" Ini pada kemana kok sepi" Gumam Rara
Clara mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandi dan seperti nya mereka sedang mandi. Clara menunggu suami beserta anak-anak nya sambil membersihkan tempat tidur karena tadi belum sempat di rapikan.