
Bekerja di Rumah Sakit adalah hobi nya, tapi mengurus anak dan suami adalah kewajiban. Sudah dua tahun Clara memutuskan untuk berhenti bekerja dan hanya sang suami saja yang masih tetep bekerja di Rumah Sakit.
Andre dan Clara tidak lagi tinggal di kediaman Nugroho, karena mereka ingin hidup mandiri dan memiliki rumah. Sekarang kedua nya telah di karunia empat anak yang sudah dewasa, yaitu Filio, Fiona, Kenzie dan Kevia.
"Assalamu’alaikum Mommy" Ucap seorang laki-laki langsung memeluk sang Mommy dari belakang
"Waalaikumsalam, Kenzie kapan pulang? Kenapa gak kasih tau Mommy atau Daddy!" tanya Rara yang sedang memasak di dapur
"Surprise dong!" jawab Kenzie
Sekarang Kenzie mengikuti jejak sang Daddy, untuk menjadi Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang biasa di singkat obgyn atau SpOG. Tapi dia menjadi Dokter Kandungan di luar Negeri, karena di Negara nya sendiri Kenzie memiliki cerita cinta yang begitu rumit. Jika di bandingkan dengan Lio mungkin tidak berarti apa-apa, karena sangat sakit yang di rasakan oleh sang Abang. Tentu nya alasan itu Clara dan Andre tidak mengetahui.
"Say--" Ucap Andre terpotong melihat sang istri di peluk laki-laki lain dan belum mengetahui jika itu Kenzie, "Astagfirullah sayang kok kamu gitu, kamu mengkhianati Mas! Kenapa kamu melakukan hal itu sih sayang."
"Mengkhianati apa sih Mas!? Rara gak paham." bingung Rara yang tidak melihat kearah sang suami
"Pagi-pagi seperti ini di hadapan Mas, kamu bisa-bisa nya di peluk laki-laki lain! Ken--" jawab Andre terpotong
"Jangan lebay Daddy, ini Kenzie!" Ucap Kenzie sambil membalikkan badan
Setelah mengetahui ternyata yang memeluk istrinya, sang anak sangat lega. Tidak bisa di bayangkan jika Clara berpelukan dengan laki-laki lain selain diri nya atau anak-anak.
"Daddy kira laki-laki lain." lega Andre
"Memang Mas gak tau bentuk tubuh anak nya?" tanya Rara
"Mas gak kepikiran kalau itu Kenzie, lagian Mas gak tahu kalau dia pulang." jawab Andre
"Cemburu sih yang di duluin!"
"Iya sayang, maaf ya." Ucap Andre lalu memeluk sang istri
"Abang!"
"Zie!"
Kedua perempuan ini langsung berlarian dan memeluk Kenzie.
"Apa kabar Kak Fio, Via?" tanya Kenzie
"Not bad." jawab Fio
"Not good." jawab Kevia
"Why?" tanya Kenzie
"Uang jajan Via di potong Bang Lio" adu Kevia
"Pasti kamu berbuat sesuatu 'kan?" tebak Kenzie
"Iya ... dia pacaran" Ucap Lio yang tiba-tiba datang
"Jadi Via pacaran!? Kamu sudah mengingkari janji sama Abang dan Bang Lio." Ucap Kenzie
"Tapi Via gak pacaran, yang kemarin cuman teman" elak Kevia
"Teman kak"
"Pasti kalian juga kan? terutama Fio dan Kenzie, karena Daddy tau Lio juga pernah pacaran dan ujung-ujungnya sad ending." Ucap Andre yang sedari tadi mendengarkan anak-anak nya berbicara
"Engga Dad." jawab Fio dan Kenzie bersamaan
"Engga kelewat!" Seru Andre
"Sudah-sudah lebih baik sarapan dulu, nanti kalian terlambat!" Ucap Rara yang sudah selesai menyiapkan hidangan di bantu oleh bi Ningsih
Tidak membutuhkan waktu lama, Andre telah menyelesaikan sarapan nya dan ia ingin melanjutkan pembicaraan tadi sebelum diri nya harus ke Rumah Sakit.
"Fio, Zie, Via, Dad--" belum selesai Andre berbicara sudah ada yang memotong nya
"Assalamu’alaikum" Ucap seseorang yang baru masuk ke dalam ruangan makan
"Waalaikumsalam"
"Pagi semua nya, pagi Mom Dad" Ucap Aziel sambil mencium punggung tangan Andre serta Clara.
Yap ... orang itu adalah Aziel, yang baru saja berkunjung ke kediaman Andre dan juga Clara.
"Pagi juga ... Tumben pagi-pagi ke sini, ada apa?" tanya Rara
"Aziel mau kasih ini." jawab Aziel sambil memberikan undangan
"Abang mau nikah?" Ucap Lio yang kaget
"Iya ... alhamdulillah, kalian semua harus datang ok. Dan perempuan yang menjadi calon istri aku, Mommy dan Lio tahu"
"Mana aku tau!" Seru Lio yang memang acuh dengan seorang perempuan di luar sana
"Masih saja seperti itu, mau sampai kapan kamu menutupi perasaan terhadap perempuan!" Ucap Aziel sambil mendekat, "Gak semua perempuan, sama seperti mantan pacar kamu."
"Lio memang begitu, jika dia sudah sayang dan pada akhirnya di khianati. Pasti pandangan nya terhadap perempuan berubah." Ucap Fio yang memang mengetahui sifat kembaran nya
"Gak jauh berbeda dari Kenzie!" tambah Aziel
"Ehemm ...." dehem Kenzie
"Loh ... kamu kapan pulang, patah hati nya sudah sembuh?" celetuk Aziel
"Maybe." Ucap Kenzie
"Masih pagi, dari tadi kalian ngobrolin pacaran, patah hati. Mommy jadi penasaran, memang sejak kapan Kenzie dan Via pacaran? Kok kalian gak pernah cerita-cerita sama Mommy" tanya Rara
Huft
"Sebenar nya Kenzie sudah putus dua tahun yang lalu Mom, karena suatu hal yang mengakibatkan kita tidak bisa bersama" jawab Kenzie
"Apa?" bingung Andre
"Iman."