Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 78



" Kata nya mereka tuh mau bikin kejutan untuk kita tapi gagal, karena Andre tidak pandai" Ucap Bunda Wulan


" Bagaimana kalau kita saja yang bikin kejutan untuk mereka, karena sudah hadir sang buah hati di kandungan nya Rara" Ucap Raissa yang sedari tadi mendengar kedua Bunda sedang berbincang


" Boleh tuh, gimana sekarang malam?" tanya Bunda Wulan


" Jangan mendadak dong kita belum siapin apa-apa" jawab Bunda Dinda


" Kita mah diam-diam saja, ada suami semua beres. Yang penting malam nanti berjalan dengan lancar kejutan nya"


" Memang kamu percaya akan beres sama suami-suami kita, yang ada pasti mereka minta tolong lagi sama asisten nya!" Seru Bunda Dinda yang tidak yakin


" Benar juga ya, tapi gak apa-apa yang penting kejutan nya berhasil"


Bunda Wulan mengambil handphone nya di dalam tas untuk menghubungi Ayah Bima dan memberi tahu tentang kejutan yang Bunda-bunda nya rencanakan.


" Assalamu’alaikum, kenapa Bun?" tanya Ayah Bima di balik telfon


" Gini Yah... Andre sama Rara kan mau bikin kejutan untuk kita, tapi karena gagal. Jadi Bunda sama Dinda mau bikin kejutan, dan kita semua minta bantuan Ayah untuk bikin kejutan nya malam ini" jawab Bunda Wulan


" Hah... Bun gak salah, mendadak sekali. Memang mau kejutan bagaimana?"


" Gak usah yang ribet, kita makan malam saja di luar dan semua nya harus bisa ikut"


" Cuman makan?"


" Iya makan saja, gak apa-apa sederhana yang penting bermakna"


" Yasudah nanti Ayah, minta tolong Haris buat urus semua nya"


" Kenapa gak sama Ayah saja?" tanya Bunda Wulan


" Ayah gak paham yang begituan, yang penting beres saja"


" Yasudah lah gimana Ayah saja, pokok nya jangan lupa nanti malam. Assalamualaikum "


" Iya Bun, Waalaikumsalam"


Selesai dengan panggilan telfon terputus, mereka melanjutkan obrolan kembali.


" Gimana, benarkan minta tolong sama asisten nya lagi?" tebak Bunda Dinda


" Iya, tapi gak apa-apa yang penting selesai. Suami mu sudah tau?"


" Sudah, tapi tidak di kasih tahu jika Rara hamil biar nanti menjadi kejutan juga" jawab Bunda Dinda


...---------------------------------------------------...


Di lain tempat yaitu Rumah Sakit Andre, Yoga, Clara, Salsa, Finna dan Gita mereka sedang makan bersama. Saat Clara sedang membujuk sang suami yang tidak mau makan karena bukan ke inginan nya, tiba-tiba saja ada pesan masuk dari handphone Clara.


Ting...


Ia langsung membuka handphone nya dan ternyata Bunda Dinda yang memberikan pesan.


📩 Bunda Dinda


Ra nanti malam bisa makan malam bersama?


^^^📩Rara^^^


^^^Tumben Bun ada apa? Rara tanyain dulu sama Mas Andre ya bun^^^


📩 Bunda Dinda


Engga ada apa-apa, cuman ingin berkumpul saja. Ok... secepat nya kasih tau Bunda


Setelah membaca pesan terakhir yang Bunda nya kirimkan, Clara langsung menanyakan kepada suami nya.


" Mas tadi Bunda Dinda mengajak kita makan malam, hari ini bisa?" tanya Rara


" Bisa, dimana?" jawab Andre


" Sebentar Rara tanyain lagi"


" Sayang sekalian ya Mas request, harus ada ramen saat makan malam" Ucap Andre


" Hah..."


" Ayolah sayang kasih tau Bunda"


" Issh... kenapa jadi manja gitu, jiji aku Ndre liat nya!" Seru Yoga yang melihat tingkah Andre


" Biarin suka-suka, sirik saja. Kalau mau cepat halalin jangan di tunda-tunda" pekik Andre


" Mau nanti malam" jawab Yoga


" Serius?" kaget Andre


Yoga hanya menganggukan kepala saja sebagai jawaban