Doctor Is My Husband

Doctor Is My Husband
BAB 56



" Jangan memilih yang membuat kamu menyesal di kemudian hari, pilihlah dengan baik aku tau sifat kamu seperti apa" Ucap Rara


" Aku gak bisa memilih salah satu nya, aku sayang sama mereka" jawab Jihan sambil menundukkan kepala


" Tapi suami kamu meminta memilih antara dia dan anak kamu!" Seru Rara


Lima menit mereka hening tidak ada yang bersuara sama sekali dan tiba-tiba Jihan bersuara


" Maaf aku memilih suamiku" Ucap Jihan


Andre dan Clara terkejut mendengar ucapan Jihan.


" Kamu... issh boleh gak sih ngomong kasar, kamu memilih laki-laki itu yang tidak mau menerima anak dari mantan suami kamu. Fikirkan baik-baik seorang laki-laki yang baik itu mau menerima apa ada nya diri kita, bukan ada apa nya!" kesal Rara


" Aku kasih saran untuk kamu, lebih baik kamu pilih anak mu dan kamu bisa mencari lagi laki-laki lain yang bisa menerima kalian" lanjut Rara


Andre tidak ikut berbicara, dia membiarkan istri nya saja yang berbicara agar bisa dari hati ke hati.


" Aku titip anakku sama kamu Clara aku tau kamu orang baik kita sudah saling mengenal sejak kecil. Aku tidak bisa memilih Aziel aku harus memilih suamiku karena dia sumber ke bahagian aku" Ucap Jihan sambil meninggalkan mereka tanpa berpamitan dengan Aziel


Clara tidak habis pikir dengan jalan pikiran Jihan yang memilih suami nya dari pada anak nya. Aziel sudah menangis sedari tadi di pelukan Andre dan belum berhenti.


" Mommy jahat" teriak Aziel


Jihan yang mendengar memberhentikan langkah nya. " Maafkan Mommy nak" Gumam Jihan lalu melanjutkan langkah nya.


" Hiks... Dad, apa aku gak pantas menjadi anak Mommy kenapa Mommy tidak memilih aku, kenapa aku bisa hidup Mom Dad" Ucap Aziel sambil menangis


" Sayang dengarkan Daddy kamu pantas nak, kamu hidup karena Allah mengizinkan kamu untuk hidup untuk terlahir ke dunia ini." Ucap Andre menenangkan Aziel


" Sayang mungkin Mommy kamu memilih Daddy karena ada alasan tertentu nak, jadi sekarang Aziel berhenti ya nangis nya jangan nangis lagi. Aziel laki-laki harus kuat jangan mudah nangis dan Aziel harus buktikan kalau Aziel bisa tanpa Mommy Jihan dan Daddy Haneul" Ucap Rara menyemangati Aziel


" Iya boy yang di bilang Mommy Clara benar kamu harus buktikan kalau kamu bisa tanpa mereka, kamu harus sukses boy kamu laki-laki." Ucap Andre


" Terimakasih Mom Dad, tapi Aziel tinggal dimana?" Ucap Aziel yang sudah tenang sedikit.


" Sekarang Aziel tinggal sama Mommy Clara dan Daddy Andre ya, nanti kita pulang ke Indonesia sesudah selesai Daddy honeymoon bersama Mommy Ok" Ucap Andre


" Honeymoon itu apa Dad?" tanya Aziel dengan muka polos


" Honeymoon itu Dad--" Ucap Andre terpotong oleh Rara


" Sekarang kita pulang ya, sudah malam. Besok kita jalan-jalan" Ucap Rara


...---------------------------------------------------...


Andre, Clara dan Aziel sudah berada di kamar hotel, saat di perjalanan Aziel tertidur dan akan di baringkan diatas sofa oleh Andre.


" Mas kok di tidurin di sofa?" tanya Rara


" Untuk sementara, kita menyelam dulu ya" jawab Andre


" Tapi nanti kalau Aziel bangun gimana"


" Kamu jangan berisik pelanin suara nya" Ucap Andre sambil melangkah ke arah istrinya


" Mas mau apa, bersih-bersih badan dulu"