
" Maaf.... Ucap Rara terpotong
Andre tersenyum " Iya gak apa-apa, kita harus tetap berusaha"
⚫
Andre yang melihat muka istrinya tersenyum di buat heran.
" Maaf sudah ada benih Mas Andre di dalam sini" Ucap Rara sambil mengelus perut nya yang masih rata
Satu detik dua detik Andre terdiam, ia masih mencerna kata-kata sang istri.
" Ma--maksud nya ka--"
Clara langsung menganggukan kepala nya sambil tersenyum dan memberikan hasil test pack. Saat Andre melihat hasil nya ternyata garis dua, Andre seperti diberikan hadiah yang benar-benar luar biasa, yang tidak bisa tergantikan oleh apapun.
" Sa--sayang ini beneran sudah ada Andre junior di dalam sini?" tanya Andre
" Iya, di sini sudah ada Andre junior" jawab Rara
Andre langsung memeluk istrinya dan tidak terasa air mata nya jatuh, Clara membalas pelukan sang suami. Setelah berpelukan Andre turun ke bawah untuk mensejajarkan dengan perut sang istri.
" Terima kasih... telah hadir di perut Mommy nak, Daddy akan jaga dengan sebaik-baik nya" Ucap Andre sambil mencium perut Rara yang masih rata
" Kita periksa lebih lanjut ya" Ucap Andre
Clara mengikuti langkah Andre dan membaringkan badan nya di atas brankar. Andre membuka baju yang dikenakan Clara sampai atas perut lalu mengoleskan dengan gel, Andre mulai menggerakkan tangan nya di atas perut sang istri dengan alat transduser usg dan dilihat kearah monitor yang masih menunjukan seperti biji kacang.
" Sayang lihat Andre junior, dia masih terlihat seperti biji"
Clara yang melihat ke arah monitor menitikan air mata nya, tidak menyangka akan secepat ini.
" Alhamdulillah semua nya sehat di dalam sini, usia nya baru menginjak 2 minggu sayang. Sudah selesai sekarang cukup dulu sampai di sini nanti kita cek lagi di bulan berikut nya" Ucap Andre
" Nanti kita ambil vitamin sepulang dari rumah sakit" lanjut Andre dan di angguki oleh Rara
" Terimakasih Mas, Rara tidak menyangka akan secepat ini di berikan rezeki oleh Allah rasa nya senang sekali apalagi di periksa sama suami sendiri. Thank you my husband, I'm so happy and I love you." Ucap Rara sambil memeluk suami nya
" I love you too my Wife" jawab Andre, mereka melepaskan pelukan nya dan
CUP
" Jangan lelah-lelah ya kerja nya, banyak istirahat dan minum air putih" Ucap Andre
" Siap, Rara kembali keruangan ya" jawab Rara
" Mau di antar?" tanya Andre
" Engga usah, Mas periksa yang lain saja diluar sudah banyak yang ngantri."
" Yakin?" tanya Andre dibalas dengan anggukan oleh Clara sambil mencium tangan suami nya
" Hati-hati ya"
" Humm...."
Clara melangkah keluar, saat membuka pintu sudah banyak ibu-ibu yang akan di periksa sedang mengantri. Ia tersenyum sambil melangkah.
...---------------------------------------------------...
Sebelum pukul 15:00 sore, Clara telah selesai memeriksa semua pasien nya dia sekarang sedang menunggu Andre diruangan pribadi milik Clara.
Saat Clara sedang membuka youtube di beranda langsung memunculkan makanan yang menggugah selera, yaitu seblak yang kuah nya berwarna merah dan banyak sekali toping, seketika Clara ingin memakan itu apalagi dimakan saat masih hangat.
" Kenapa ini menggiurkan sekali, tapi aku gak mau beli. Mas Andre mau gak ya buatin" Gumam Rara sambil melihat jam di tangan nya
" Issh... 10 menit lagi masih lama, bisa gak sih di percepat" lanjut nya frustasi menunggu waktu pulang
" Aku coba whatsapp Mas Andre saja kali ya siapa tau sudah selesai"
^^^📩 Rara^^^
^^^Mas, sudah selesai belum?^^^
Ting...
Handphone Clara berbunyi saat di lihat ternyata bukan suami nya melainkan group keluarga.
" Ihh... sebal bukan dari Mas Andre. Kenapa lama sih!" Seru Rara