
Adri segera masuk kedalam bar tersebut dan menyiapkan 11 gelas yang di isi oleh minuman dan juga es batu. Lalu ia membawa nampan berisi minuman itu kehadapan temannya.
" Gila dek, loe punya koleksi mewah seperti ini " Puji Radit dengan kagum.
" Ini semua kakek yang beli, walau ada beberapa yang gue beli juga " Jawab adri santai.
" Jadi kenapa loe manggil kita kesini? " Tanya Malik dengan penasaran.
" Gue cuman ada kabar penting buat kalian semua " Kata adri dengan serius.
" Jadi semakin kepo nih gue, lagian kenapa sodara lu itu gak di ajak dek " Kata Radit penasaran.
" Gue gak mau dia terlibat dengan masalah ini, lagian gue takut dia malah jadi sasaran musuh gue lagi " Kata adri. Ia lalu meneguk minuman yang ia buat tadi.
" Maksud loe dek? Emang siapa yang udah jadiin si garda sebagai sasaran buat balas dendam sama elo " Tanya Doni penasaran.
" Pertama gue mau ngasih tau loe, ini jawaban kenapa tadi siang gue masih diam dan gak bereaksi sama sekali di hadapan Galuh " Kata adri sambil menyerahkan amplop lusuh kedepan meja yang ada di hadapan mereka semua.
Alif berinisiatif untuk membuka isi pesan tersebut dan membacanya, ia terlihat terkejut setelah membacanya. Melihat ekspresi Alif membuat yang lain semakin penasaran dan bergantian membaca isi surat lama tersebut.
" Jadi maksud nya si Galuh itu kembaran si Jo Dri, " Kata Sigit dengan wajah terkejutnya.
" Yah, begitu lah. Dia memang kembaran nya si Galuh, tapi dia kembar tak identik " Jawab Adri sambil menghisap rokok nya.
" Apa dia udah tau kalo elo temen Jo " Tanya Alif penasaran.
" Dia tidak mengenali gue, lebih tepatnya dia belum tahu tentang gue " Ucap Adri.
" Lalu apa maksud dari perkataan Jo ini, kenapa loe harus melindungi dan mencintai Galuh sama seperti si Jo " Kata Rido kesal.
" Mungkin si Jo hanya ingin Adri tak merasa kehilangan nya, dengan menyuruh Adri mendekati kembarannya. Ia berpikir Adri tidak akan merasa kehilangan atas dirinya, lagian gue lihat dia agak mirip sih " Tebak Max.
" Terus kenapa dia malah balik ngehina elo Dri, dia bahkan membiarkan ceweknya ngehina loe di depan semua orang. Kenapa loe malah nyakitin diri elo sendiri dan memilih mendengarkan pesan wasiat ini " Bentak Alif dengan keras.
" Gue setuju Dri sama si Alif, gue gak suka sama pilihan loe. Walau pun si Jo adalah teman sejati kita, tapi dia juga gak berhak egois dan malah membiarkan elo sakit kaya gini " Kata Doni dengan tegas.
Adri nampak menghela nafasnya dan menaruh puntung rokok di asbak kaca yang ada di atas meja, ia terlihat memainkan kalung nya sambil menyenderkan tubuhnya di sofa. Ia sendiri sedang merasa bingung dan kalut karena banyak beban yang ia tanggung. Termasuk orang-orang masa lalu yang teramat benci sama dirinya.
" Dek, lupakan apa yang di suruh oleh Jo. Kita tau loe sangat mencintai dirinya, tapi bukan berarti loe harus mengorbankan diri loe sendiri dan membuat loe semakin terpuruk " Saran Malik.
" Benar Dek, sebaiknya loe lupain Jo dan mulailah dengan masa depan mu. Jangan menjadi lemah seperti ini, karena jika kau lemah semua musuh loe pasti akan memanfaatkan hal ini " Kata Jess.
" Biar lah Jo menjadi kenangan gue dan menjadi orang paling spesial di kehidupan masa lalu gue. Kalian benar, gue juga harus bangkit dan melupakan masalalu itu " Kata Adri sambil menegakan posisi duduk nya.
Semua orang nampak sangat bangga dengan keputusan Adri, Max yang selalu duduk di samping Adri kembali merangkul dan mencium puncak kepalanya.
" Kau memang gadis yang kuat sayang, kakek pasti sangat bangga melihat mu seperti ini " Kata Max dengan penuh kasih sayang.
" Jadi apa ada hal lain yang ingin loe sampaikan, gue udah gak sabar pengen makan sosis sama daging bakar di bawah " Kata Robi sambil mengelus perutnya.
" Iya dek, entar makanan nya dihabisin sama mereka lagi " Kata Tessa sambil terkekeh pelan.
" Kalo kurang gue beliin yang banyak buat loe, kalo masih kurang gue kasih sekalian sama sapi hidup nya " Jawab Adri sambil tertawa puas.
" Holang kaya mah bebas, tinggal santuy nya aja " cibir Radit sambil tertawa.
Mereka juga ikut tertawa mendengar jawaban Adri, Robi dan Tessa menggerutu karena malah di anggap lelucon oleh Adri. Padahal mereka sudah kelaparan karena mereka sengaja gak makan siang, niatnya biar puas makan di rumah Adri.
" Ada satu hal lagi yang perlu gue sampaikan sama kalian " Kata Adri dengan wajah serius nya. " Gang Ancora sudah bangkit lagi, gue tau kalo Adri sudah meninggal Gara-gara kejadian yang membuat Jo meninggal juga " Kata Adri dengan wajah sendu.
" Maksud elo dek, lantas kalo si Aldi udah meninggal. Lalu siapa yang udah mimpin gang Ancora kembali bangkit " Kata Rido dengan wajah terkejutnya.
Semua orang juga sangat terkejut saat mendengar perkataan Adri barusan, mereka tidak menyangka jika Gang tersebut kembali bangkit.
" Adik dan kakak nya aldi lah yang sudah membangkitkan kembali Gang tersebut, mereka berencana membalas dendam dan menghancurkan gue. Karena itu gue gak membiarkan Garda ikut campur urusan ini, gue takut kalo mereka malah mengincar orang terdekat gue " Kata Adri dengan raut wajah cemas. Ia seperti sedang berpikir keras untuk menyudahi kebencian antar kelompok Gang tersebut.
" Apa loe udah tahu siapa mereka, setau gue aldi gak punya adik atau pun kakak " Kata Malik penuh selidik dan dibalas anggukan oleh Adri tanda mengetujuinya.
" Cepat katakan dek, biar kita bubarkan Gang rusuh itu " Kata Rido menggebu-gebu.
" Sabar bang, ada waktunya kita nanti beraksi. Saat ini gue sedang ngikutin jalan permainan nya " Kata Adri sambil tersenyum licik. " Adik nya bernama Saputra dan kakak nya Rocky, mereka yang sudah membangkitkan Gang Ancora dan membuat SMA Bakti memusuhi gue. Gue harap mulai sekarang kalian selalu siaga, takutnya dia menyerang kita atau sekolah gue secara mendadak " Kata Adri sambil meminum minumannya.
" Maksud loe saputra culun dari kelas IPA itu, bukannya dia mata-mata elo Dri " Kata Sigit tak percaya.
" Gue emang sedang memanfaatkan dirinya saat ini, kalau saja kecurigaan gue pas kita terlibat pertengkaran sama SMA bakti itu gak gue gubris. Mungkin sekarang gue udah hancur, beruntung gue sempat mendengar perbincangan dia sama kakak nya tersebut " kata Adri emosi. " Dan untuk kakak nya Rocky, dia udah berani membuat luka di tangan gue. Dia juga menyuruh kekasih nya si Rosa buat morotin harta dan memanfaatkan kepolosan si Garda buat ngancurin gue, beruntung nya gue udah mengutus beberapa mata-mata dan berhasil mendapatkan bukti dari klub nya Jess " Kata Adri.
_________________________________________________
Hai kak, jangan lupa ya like komen dan vote...
dukung terus cerita Adriani..