BAD???

BAD???
Pak Bohay



Sebulan sudah adri bersekolah, tapi tak luput dari hukuman dan juga peringatan. Apalagi Pak Hadi sudah sangat bosan ketika adri sering keluar masuk ruangan miliknya. Pak Hadi yang bertugas sebagai guru BK/BP di sekolah Adri, ia sangat bosan dengan kelakuan Bar-bar dan absurd yang selalu di lakukan adri.


Seperti saat ini, adri tengah di hukum oleh Samudra karena kedapatan terlambat masuk kesekolah. Ia di hukum untuk berdiri dan hormat di depan tiang bendera upacara sampai jam istirahat, namun bukan adri namanya jika ia mendengarkan apa yang di ucapkan oleh Samudra.


" Sialan ngapain sih pake di tungguin segala, ngapain tu orang diem disitu coba. Kan gue gak bisa kabur, uhhh mana perut gue laper lagi " Adri dari tadi terus saja menggerutu, karena Samudra selalu memantau dirinya.


" Kak ngapain sih diam disitu, apa gak ikut belajar. Bukannya kakak harus rajin belajar ya, kan sebentar lagi ujian " Adri mencoba merayu Samudra agar pergi dari sana.


" Tenang aja lagian gue gak sebodoh itu juga, makanya loe gak usah nyusahin gue mulu. Kalo bukan Gara-gara loe mungkin gue lagi belajar sekarang, tapi ada untungnya juga sih nge hukum loe, soalnya bisa santuy di sini " ucap Samudra enteng.


" Cihh sialan loe enak duduk santuy disitu, lah gue disini kepanasan " Adri sangat kesal dengan ucapan Samudra.


Hingga tak lama kemudian seorang siswa menghampiri Samudra dan berbicara dengannya. Adri sangat senang saat murid tersebut berbicara tentang kepala sekolah yang memanggil samudra.


Hampir satu sekolah tahu jika Samudra menyukai Adri, bahkan ia secara Terang-terangan mendekati Adri setelah kejadian di UKS saat MOS. Namun Adri tidak menanggapi nya dan membiarkan hal tersebut, ia tidak mempermasalahkan hal seperti itu.


Dan untuk Rosa dan kawan-kawan nya, Adri sudah memberikan mereka balasan terhadap apa yang di lakukan kepadanya. Adri juga sekarang sudah tahu jika apa yang di lakukan oleh Rosa karena yang ketos yang selalu menghukum dirinya.


" Heh inget jangan kabur lagi, entar gue tambahin hukumannya jika loe mencoba kabur lagi. Gue ada keperluan dulu, inget pesan yang gue ucapin tadi, gue bakal balik lagi kesini " ucap Samudra sambil pergi menuju ke ruangan Kepala Sekolah.


" Terserah loe deh, sok sibuk loe PNS aja suka Santuy-santuy, lah elo siapa " cibir Adri.


Setelah melihat Samudra Benar-benar pergi meninggalkan Adri, ia segera bergegas pergi ke kantin dan memesan makanan. Ia merasa sangat kelaparan karena tadi pagi tak sempat sarapan terlebih dahulu.


" Mang bakso nya dua mangkok ya, gak pake mie terus yang pedes juga Mang, sekalian sama teh anget nya " pesan Adri pada penjual bakso.


" Siap neng, tunggu sebentar ya " ucap pedagang tersebut.


Setelah menunggu, akhirnya pesanan Adri sudah datang, ia pun langsung melahap baksonya dengan lahap. Setelah selesai menghabiskan baksonya, ia kemudian membayarnya dan bergegas untuk pergi ke kelas. Namun sebelum pergi ke kelas, ia sempat memberi permen satu pak dan membawanya ke kelas.


" Pagi semuanya, maaf ya Pak anak teladan nya dateng telat. Soalnya tadi onta milik Adri kena macet di jalan, biasa lah pak Jakarta kan kota super sibuk " ucap Adri tepat saat dirinya sampai di dalam kelasnya.


" Kamu ini Adri sudah kebiasaan dateng telat, kamu ini mau jadi apa sih sebenarnya. Gak habis pikir Bapak sama kelakuan kamu, lagian mana ada onta jalan di jalan raya. Bapak hukum kamu berdiri di luar kelas sampe jam pelajaran usai " ucap sang guru, ia merasa sudah jengkel terhadap sikap Adri yang sulit untuk di atur.


" Yah kok gitu sih pak, padahal Adri ada kabar baik loh pak. Apa Bapak gak mau denger berita yang Adri bawa, entar nyesel loh " rayu Adri.


" Ini pak saya dapat titipan salam dan kata semangat dari bu Selly, khusus buat pak Budi seorang " Bisik adri, ia juga menyerahkan dua permen yang bertuliskan *semangat sayang* dan *I love you *pada gurunya tersebut.


" Kamu serius sama omongan kamu, ini beneran bu Selly yang kasih " tanya Budi dengan mata berbinar.


" Ya udah kalo begitu Bapak gak jadi hukum kamu " ucap Budi.


" Bapak emang yang terthe best lah " ucap Adri dengan semangat dan memberikan acungan dua jempol kearah Budi.


Adri segera memegang bungkusan permen dan berdiri di depan meja Kawan-kawan nya.


" Perhatian semuanya, Pak Budi memberikan permen atas ucapan rasa senangnya. Karena beliau tak lama lagi akan melepas masa duda abadi nya" ucap Adri dengan lantang di depan teman sekelasnya. Bahkan pak Budi sudah terlihat Malu-malu kucing dengan apa yang di lakukan Adri.


Kini kelas tersebut sangat riuh dan di penuhi gelak tawa, Adri juga langsung membagikan permennya pada semua temannya. Setelah itu, ia langsung duduk di bangku tempatnya.


" Jo nih permen buat loe, syukuran buat keberhasilan bapak kita semua " ucap Adri sambil menyerahkan 2 pcs permen kearah Galuh.


Ia memang satu kandang dengan Galuh dan teman masa kecilnya si Garda, selain mereka ia juga berteman dengan Leksana dan Sigit. Mereka selalu bersama bahkan dalam urusan bolos membolos.


" Paling juga Loe yang coba nyomblangin pak bohay " ucap Galuh sambil bangun dari tidurnya, ia memang punya kebiasaan tidur di kelas.


" Eh gimana ceritanya loe bisa ngebujuk pak bohay, bukannya tadi loe di hukum buat gak ikut pelajaran " tanya Leksana pada Adri, ia memang sangat penasaran dengan sosok Adri yang selalu bertingkah luar binasa.


" Alah paling di sogok lagi sama rayuan maut andalannya, dengan dalih dapat pesan dari bu Selly, guru kesayangan semua spesies persosisan" jawab garda sekenanya.


" Wah parah loe Dri, kalo sampe ketahuan sama guru princess kingkong loe bisa habis nanti " Sigit memberikan tatapan mengerikan kearah Adri.


" Santuy aja kali, lagian gue itu berniat baik buat nyatuin bapak kita. Kan kasian dia sudah menduda terlalu lama, masa kalian gak kasian sih lihat perjuangan cintanya yang sia-sia. Mana kalah lagi dari pak Iken " ucap Adri dengan wajah serius.


Hingga percakapan mereka terhenti saat Budi berteriak karena Adri dan kawan-kawan nya gak merhatiin pelajaran.


Sebenarnya Budi adalah wali kelas X Ips 3,kelas tersebut tak lain adalah kelas Adri. Kelas tersebut sudah di cap sebagai kelas terburuk dan ter absurd, karena hampir semua penghuni kelas tersebut adalah spesies yang memiliki catatan sikap prilakunya yang buruk, namun jangan salah paham dulu, walau pun nilai prilaku mereka sangat lah buruk dan untuk nilai pelajaran nya lumayan cukup gemilang. Tapi tetap aja nilai tersebut sudah tercoreng dengan jeleknya nilai dari prilaku mereka saat di sekolah. Guru juga sudah menempatkan satu murid yang cukup pintar di kelas tersebut, ia adalah Aji Pradana, dia di tunjuk menjadi wali kelas tersebut.


Dan untuk Selly, ia adalah guru Sosiologi. Beliau terkenal dengan sebuatan Guru Killer, karena jika ada murid yang membantah atau membuat masalah dengannya, sudah di pastikan ia akan di semprot dengan berbagai macam cercaan dan amukan. Gang nya Adri memanggil Selly dengan sebutan princess kingkong, karena beliau suka Marah-marah. Kalo Iken, dia adalah guru olahraga paras yang tampan dan juga tubuh atletis nya membuat semua siswi dan guru terutama Selly sangat mengaguminya. Hanya saja ia guru ter lebay yang ada di sekolah tersebut. Untuk Budi sendiri, dia adalah wali kelas sekaligus guru pelajaran Geografi. Beliau sering di panggil dengan sebutan pak bohay, karena memang pantat nya yang sangat bohay seperti aktris luar Negeri. itu bukan bohay karena pake silikon ya, tapi emang dari sananya udah kaya gitu. Mereka bertiga terlibat dalam kisah cinta segitiga antara Guru.


_________________________________________________


Don't porget ๐Ÿ‘&๐Ÿ“


See next chapter๐Ÿ˜˜๐Ÿ‘