BAD???

BAD???
Debat



Kini Adri dan Galuh sedang Berjalan-jalan di sepanjang koridor, ia sedang mencari keberadaan tiga siswi yang berani menggertak nya. Adri terus mengedarkan pandangan di setiap kelas yang ia lewati. Hingga bunyi bel yang menandakan jam istirahat pun berbunyi. Seluruh murid pun berhambur dari dalam kelas dan juga ada beberapa yang masih terdiam di dalam kelas.


" Heh cewek Hulk, sebenarnya loe mau kemana sih. Dari tadi perasaan cuman Jalan-jalan gak jelas di sepanjang koridor " Galuh merasa sangat kesal karena ucapannya tidak di jawab Adri sedari tadi.


" Hey, loe dengar gak sih. Dari tadi gue ngomong sama loe, apa pendengaran loe itu sudah tuli, dasar cewek hulk. Dan ya kau harus bertanggung jawab karena kau sudah berani membuatku seperti di telanjangi " ketus Galuh, ia sudah merasa geram dengan apa yang di lakukan Adri padanya.


Adri yang sudah bosan dengan gerutuan dari Galuh pun menyerah, ia juga sudah merasa lapar. Ia memutuskan berbalik arah dan berjalan menuju ke halaman sekolah.


" Sebenarnya apa sih yang mau loe cari dan yang mau loe lakuin, dari tadi gak jelas amat. Jalan sana, jalan sini, heran gue sama kaki loe " sepanjang jalan Galuh hanya bisa mendengus kesal dan terus mengekori Adri.


" Gue mau istirahat, lagian perut gue laper Gara-gara lari tadi. Oh ya Nama gue Adriani, panggil gue Dri atau Adri. Satu lagi jangan panggil gue lagi dengan sebutan Hulk, atau kau akan merasakan bagaimana kekuatan Hulk saat muncul " jawab Adri dengan wajah datarnya.


" ***** nih orang sumpah bikin gue darah tinggi, dari tadi jalan di sepanjang koridor kelas. Pada akhirnya malah ngajak istirahat, lah terus pas di wc tadi, dia ngomong pertunjukan apa coba " batin Galuh.


Kini Adri dan Galuh sudah sampai di warung milik bi Sumi, bahkan Adri sudah pesan bakso dan makan tahu isi yang ada disana.


" Loh kemana teman neng Adri yang satunya lagi, tumben gak ikut neng " Tanya bi Sumi pada Adri.


" Paling dia lagi antri di kantin sekolah bi, lagian kemaren aku yang paksa dia kesini. Dia mah mana mau deket sama Adri, orang tiap ketemu dia selalu ngejauhin Adri kok " jawab Adri dengan santai sambil makan tahu isinya.


" Silahkan neng, dek di makan baksonya, lah kalau adek ini siapa namanya. Apa temen baru neng Adri " bibi sangat penasaran saat melihat Galuh yang duduk di samping kiri Adri.


" Dia mah satu spesies bi sama si Garda, dateng nya cuman karena Adri paksa. Kok makin hari bakso bibi makin enak aja ya " Adri sangat lahap memakan baksonya, tak lupa ia juga mengambil kerupuk dan gorengan yang ada di depannya.


" Iya bi, baksonya enak. Sama salam kenalnya ya bi, bibi bisa panggil aku Galuh " ia menarik ke dua sudut bibirnya ke arah bi Sumi.


" Neng Adri mah, bisa aja bawa temen nya ganteng ganteng semua " puji bi Sumi pada Adri.


Adri tidak terlalu mendengarkan apa yang di katakan oleh bi Sumi, ia lebih memilih pokus pada bakso dan juga gorengan di hadapannya.


" Kok dek Galuh gak pake seragam, emangnya enggak di marahin sama guru ya cuman pake kaos tipis " tanya bi Sumi keheranan.


" Oh, ini bi baju seragam aku di pake sama Adri. Tadi dia ke peleset di toilet, terus baju nya basah. Ya udah aku pinjemin baju aku, kasian juga nanti dia masuk angin " jawab Garda bohong. Ia juga tersenyum saat melihat kearah Adri. Ia bisa melihat baju yang longgar karena kebesaran.


" Oh, pantesan baju yang neng Adri pake kelihatan gede " bi Sumi mengangguk membenarkan perkataan Galuh.


Adri dan Galuh menyelesaikan makan nya dan segera masuk ke sekolah lagi. Adri sangat mengkhawatirkan keadaan Garda yang tidak ada bersamanya.


" Dari mana aja kamu, dari tadi aku nyariin kamu di UKS gak ketemu. Dan kamu kemanain baju serta atribut kamu " ucap seorang siswa yang menghadang Adri dan Galuh.


" Maaf ka, baju saya di pake sama dia. terus atribut saya juga sudah di buang sama dia bersama baju nya ke tempat sampah " Galuh menunjuk kearah Adri.


" Emang mau ngapain nyariin gue, lagian gue gak punya hutang sama loe. Jadi minggir gue mau lewat " ketus Adri. Ia sangat tidak suka jika ada yang menghalangi jalan nya secara Tiba-tiba. Apalagi kejadian yang tadi juga belum terselesaikan, membuat ia enggan untuk berdebat dengan siapa pun.


" Emang kenapa sampe kalian tukeran baju kaya gitu? . Untuk kamu sekarang pergi ke ruang OSIS untuk mengambil kaos seragam yang baru " ucap siswa tersebut.


" Baik kak aku permisi du... " ucapan Galuh terpotong.


" Loe mau tinggalin kawan loe disini, gak gue ikut dan loe gak boleh Jauh-jauh dari gue " Adri kesal karena Galuh akan pergi meninggalkan Adri, sedangkan ia juga belum bertemu dengan Garda atau pun tiga cunguks.


" Emang gue mau jadi temen loe, lagian gue cape ngikutin loe yang gak jelas dari tadi. Gue juga punya kawan sendiri, buat apa gue harus selalu ada di deket elo " jawab Galuh dengan nada ketus.


" Iya juga sih, tapi gue udah suka sama ni anak. Gue yakin kalo di ajakin buat bolos atau cari mangsa nanti dia pasti bakalan mau. Lagian muka ni anak juga gak asing, tapi dimana gue pernah ketemu sama ni anak " ucap Adri dalam hatinya.


" Ya udah nanti loe kenalin sama kawan loe itu, siapa tau gue juga bisa jadiin kawan gue " ucap Adri.


" Enggak.. gak..buat apa gue ngenalin cewek kaya elo, yang ada sifat aneh loe nular sama kawan gue " sanggah Galuh.


" Eh, ngapain malah debat sih, buat kamu pergi ke ruang OSIS sekarang. Dan kamu ikut aku ke UKS, kita perlu bicara " ucap siswa tersebut dengan sedikit marah. Ia sangat kesal karena melihat Adri dan Galuh yang malah berdebat di hadapannya.


" Emang siapa yang sakit sih, minggir gue mau ke ruang Aula dulu " Adri langsung menyingkirkan tubuh siswa yang menghadangnya dan mendorong ia ke samping dengan mengibaskan tangannya. Kini Adri sudah berjalan duluan meninggalkan Galuh dan siswa tersebut.


" Inget Baik-baik, urusan kita belum selesai. Gue bakal jadiin loe sama temen loe jadi kawan gue, ingat itu. Sampai jumpa lagi " ucap Adri setelah berbalik dan menunjuk kearah Galuh.


Akhirnya mereka kembali terpisah, kini Adri juga sudah duduk di kursi tempat kelompoknya berada. Tak lama kemudian Bel tanda masuk pun berbunyi dan seluruh murid sudah memasuki ruangannya Masing-masing.


_________________________________________________


Maaf ya para Kakak-kakak sekalian, aku baru update lagi. kemarin aku sebenarnya sudah update beberapa episode, cuman gak lulus dari revisi. Jadi aku hapus dan bikin ulang.


Jangan lupa LikeπŸ‘ & komen πŸ“


See you next chapter πŸ˜˜πŸ‘‹