The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
TQOTD Chapter XCVII [Pasukan Hei Long di dunia lotus]



Anak kecil di depan Yue Liang Zhi mendengarkan dengan seksama, emosi di bawah matanya berubah berulang kali seiring kedua tangannya yang mengepal kuat. Hatinya kembali merasa digigit serangga, perlahan menyiksa membuat ribuan lubang di dalamnya. Dia merasa sedih dan putus asa, air matanya seperti manik-manik yang pecah, itu terlihat sangat menyayat hati.


Yue Liang Zhi berdiri, dia merasa tenggorokannya seperti dipelintir melihat kondisi 2.000 budak yang mengenaskan. Dia menghela napas kasar sambil berucap, “kalian sangat dibuat menderita... Setiap keringat dan tenaga dianggap sia-sia, yang didapat hanyalah cacian dan siksaan disetiap harinya. Apa kalian menerima begitu saja perlakuan orang-orang Kekaisaran?”


Jeruji besi bergetar sebagai jawaban, setidaknya para budak yang dari tadi menjadi bisu sudah mau merespon ucapan merah kecil.


“Kalian dibawa secara paksa, tak jarang mereka menghapuskan satu anggota keluarga kalian tanpa rasa berdosa. Apa kalian ingin diam saja dan menjadi orang tidak berguna, ha?”


Lima orang: “Tidak, kami ingin membalas.”


Percikan api mulai muncul, para budak merasa terbakar hinga ke umbun-umbun.


“Ingatlah setiap perlakuan buruk mereka! Ingatlah setiap cacian dan perilaku mereka yang menganggap kalian adalah hal menjijikan dan najis! Ingatlah rintihan kalian yang diabaikan, ingatlah semua saudara yang merenggang nyawa di tangan mereka dan banyak dari kalian telah kehilangan kehormatannya sebagai seorang wanita.”


Getaran jeruji besi kian bertambah cepat, puluhan budak telah membuat percikan kecil menjadi kobaran.


Langkah kaki Yue Liang Zhi memutar, “sudah saatnya kita mengakhiri kekejaman mereka, hancurkan kesombongan mereka. Tumbangkan kekuasaan Kaisar Huo...”


Ratusan budak: “Hancurkan! Musnahkan! Balas semua perbuatan mereka, bebaskan semua ketegangan di wilayah Kekaisaran!”


To Mu merinding mendengarkan sorakan itu, dia merasa beruntung lantaran sebelumnya telah membuat ruangan ini menjadi ruangan kedap suara. Karisma sosok merah telah membuat hatinya bergetar, dia seperti dipaksa tunduk tanpa bisa melawan. Kedua kakinya menjadi lemas seiring semua kalimat yang Yue Liang Zhi lontarkan.


“Aku tidak bisa memberi kalian semua janji manis, tapi marilah berjuang bersama untuk kedamaian,” tangan kanan Yue Liang Zhi mengepal ke atas. “Aku secara jujur ingin mengatakan bahwa diriku sengaja mengumpulkan kalian semua untuk membuat keluarga besar, untuk membuat pasukan dan untuk membalas dendam. Maka dari itu, maukah saudara sekalian bergabung denganku?”


Lima ratus budak: “Ya...,” mereka mengangguk dengan mata yang bersinar.


Sudut bibir Yue Liang Zhi tertarik ke atas, kedua tangannya memunculkan pil pembersih sum-sum, “satu hal yang dapat aku janjikan. Kalian semua akan menjadi pasukan kultivator berani mati terkuat di Kekaisaran Huo.”


Yue Liang Zhi dan To Mu bisa merasakan ruangan ini menjadi bergetar hebat.


Jeruji besi bertambah bergetar, deritan mur yang terlepas membuat siapapun ketakutan. Pintu besi berjatuhan dengan bunyi yang beriringan, 2.000 budak perlahan keluar dengan langkah tertatih dan terseok-seok.


Mata Yue Liang Zhi melirik sekilas ke arah To Mu, “paman, kami akan pergi sebentar.” Detik berikutnya, sosoknya beserta seluruh budak telah menghilang bahkan tidak menyisakan aura kehadiran.


Jantung To Mu terpacu dua kali lipat, aura pemimpin itu bahkan lebih kuat dari milik Kaisar Huo. Kedua matanya berkedip berulang-ulang memastikan ruangan ini telah kosong dan hanya menyisakan dirinya seorang diri, napasnya tersendat, 'Yue Liang Zhi benar-benar sesuatu.'


“Jangan takut, itu Qiao Qiao yang menjaga tempat ini,” kecantikan merah mengedarkan pandangan mencari sosok lain. “Kalian bisa memanggilku Yue Liang Zhi dan itu bibi Jia.”


Jia Yu Zhuo berjalan sambil membawa banyak obat dan perban, “kalian harus menyembuhkan luka kalian,” ucapnya dengan nada yang membuat hati mereka menghangat.


2.000 budak mengambil obat dan perban, mereka saling membatu satu sama lain untuk mengobati luka yang telah mengering ataupun luka yang masih baru. Melihat itu, Yue Liang Zhi memerintahkan Qiao Qiao membuat satu bangunan besar dan satu lapangan pelatihan.


Qiao Qiao segera menjalankan perintah, tanah secara mendadak mengeluarkan bunyi gemuruh. Tak berselang lama, kayu mencuat dari dalam tanah membentuk bangunan besar dengan ribuan kamar telah berdiri megah, satu lapangan luas nantinya akan menjadi tempat pelatihan prajurit berani mati.


Semua orang terkejut, tampi mereka berusaha menenangkan diri setelah melihat Yue Liang Zhi mengeluarkan ekspresi santai. Berpindah tempat dalam sedetik sudah merupakan hal yang mengejutkan, jadi pembentukan bangunan besar secara abnormal mungkin juga sesuatu yang harus dianggap wajar bila berada di sekitar kecantikan merah.


Yue Liang Zhi melangkah gontai, dia mengistirahatkan tubuh dan menunggu kekuatan mentalnya memulih.


Dua hari kemudian di dunia lotus, Yue Liang Zhi melangkah keluar setelah kondisi tubuhnya telah membaik. Dia disuguhi dengan aktivitas calon prajuritnya, terlihat mereka sedang makan sambil berceloteh riang. Itu tampak berbeda dari pertama kali dia bertemu dengan mereka.


Kaki kecil Qiao Qiao berlari mendekat, “tuan, tuan... Bagaimana dengan kondisimu?” Nadanya ringan dan riang seperti anak kecil yang diajak pergi ke taman hiburan.


“Sudah membaik,” jawab Yue Liang Zhi sedikit merenggangkan tubuh, “lalu bagaimana dengan kondisi mereka?”


“Seperti yang telah tuan lihat, keadaan mereka telah membaik.”


Pandangan Yue Liang Zhi terarah pada satu bangunan yang di dalamnya berisi ribuan pil, “setelah kondisi mereka benar-benar membaik, kau bagikanlah satu orang satu pil pembersih sum-sum.”


Qiao Qiao mengangguk ringan, “apa nama prajurit berani mati milik kita?”


“Hei Long...”


Hei yang berasal dari kata 黑色 (hēi sè) yang artinya hitam, sementara long berasal dari kata 龙 (Lóng) yang artinya naga. Hitam di sini memiliki makna kemisteriusan dan karakter tidak mudah ditebak, Yue Liang Zhi mengharapkan agar pasukan berani mati miliknya selalu menjunjung tinggi apa yang menurut mereka benar tanpa mudah dipengaruhi. Long memiliki arti naga, dia berharap agar mereka selalu kuat dan tak gentar walau sekalipun berada diambang kematian.


****


Begitu berada di dunia nyata, Yue Liang Zhi mendapati ketiga anggota kelompoknya telah menghilang. Dia mengambil batu komunikasi lalu menghubungi Pangeran Yun Fengyin, rupanya mereka telah mencari keberadaannya namun tak kunjung bertemu. Mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke penginapan mawar hitam dan menyisakan satu kamar untuk dirinya.


Langkah kaki Yue Liang Zhi menapaki salju, hari rupanya telah sore, pantas ketiga orang itu mencari keberadaannya. Beruntung mereka cepat menyerah, jika tidak, pergi ke ujing dunia sekalipun mereka tidak akan pernah menemukan kehadirannya. Wajahnya memiliki rona merah, jejak kaki kecil menjadi pertanda akan bekas langkah kakinya.