
Liu canghai tersenyum sinis dengan pikiran mengambang mengingat kejadian tahun itu.
Setelah Kaisar terdahulu meninggal secara mendadak, Huo Linzi lantas segera melakukan pemberontakan guna merebut tahta dari Putra Mahkota yang kala itu akan dinobatkan menjadi Kaisar. Dalam pemberontakan, dia mendapat dukungan Jenderal Tang dikarenakan telah melakukan pertunangan dengan putrinya.
Setelah menjadi Kaisar, Huo Linzi mengumpulkan saudaranya untuk melakukan perjamuan dalam rangka memberikan selamat atas pengangkatannya. Perjamuan yang dianggap membahagiakan berujung keracunan masal dan berimbas kematian. Semua kekejamannya setelah meracuni dilimpahkan pada pelayan Kekaisaran, para pelayan kemudian dijatuhi hukuman mati tanpa dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sedangkan sisa saudara yang masih hidup dibunuh oleh pembunuh bayaran.
“Bagaimana kamu mengetahuinya?” Tanya Liu Canghai melirik singkat ke arah sosok merah.
Yue Liang Zhi balas melirik, “mudah. Setelah mendengar alasan ambisi Kaisar membunuh Huo Jiazhen dan Huo Shaosheng, aku menjadi sadar Kaisar juga melakukan hal tersebut padamu. Kamu diburu sampai Kaisar Huo Linzi menjadikan sekte Qinglong sebagai musuh, satu kemungkinan besar... kehadiranmu mengancam posisi Kaisar.
“Ketika Huo Jiazhen membeberkan isi surat, kamu menjadi yang paling pendiam dan acuh sama seperti Huo Shaosheng yang berpura-pura sedih. Percayalah! Terkadang orang menjadi pendiam karena dua alasan, satu karena memang benar-benar tidak tahu dan kedua karena sudah tahu. Sayangnya, bagiku orang yang bersikap seperti itu akan selalu menimbulkan kecurigaan.”
Pangeran Yun Fengyin ikut menyadari setiap perlakuan Kaisar, dia berulang kali mengangguk samar mengiyakan pemikiran Yue Liang Zhi.
“Demi menghindari pembunuhan, aku berpura-pura menjadi anak buta dan berganti marga mengikuti ibuku,” Liu Canghai menjelaskan sambil menghela napas kasar.
Dari situ, Kaisar tidak menyadari strategi pertahanan hidupnya dan membiarkan dia hidup di halaman terpencil. Semua orang di Istana memperlakukannya seperti orang buta dan bodoh, terkadang pelayan biasa sering memberikannya makanan basi atau makanan sisa.
Saat dia berusia sekitar enam tahun, dia bertemu dengan Huo Shaosheng yang berusia tiga tahun dan membentuk pertemanan rahasia.
Sebelum pergi ke sekte Qinglong, dia terlebih dahulu memberitahu Huo Shaosheng tentang identitas palsu sebagai Pangeran kedua. Fakta itu kemudian didukung ketika ibu kandung Huo Shaosheng memberikan surat yang mendorong Shaosheng melakukan balas dendam pada Permaisuri. Sekitar beberapa tahun berikutnya, Huo Shaosheng menemukan surat yang berisi identitas Huo Shing dan memutuskan menyimpannya untuk menjatuhkan Permaisuri.
Keduanya saling bertukar informasi setahun sekali melalui kegiatan perekrutan murid sekte, dan yang menjadi perwakilan Liu Canghai dalam memberikan informasi pada Huo Shaosheng adalah penatua Yuwen Yue.
Sampai tahun itu keduanya tidak menemukan cara menjatuhkan Kaisar Huo Linzi. Dia kemudian mendengar berita empat murid baru yang melakukan seleksi menjadi murid dalam sekte Qinglong, sebelumya dari empat nama-nama asing, dia sangat tertarik dengan Pangeran Yun Fengyin selaku tuan muda dari organisasi serigala putih. Namun, setelah dia bertemu dengan kelompok tersebut, dia menyadari bos di sini bukanlah Pangeran Yun Fengyin melainkan Yue Liang Zhi.
Sepak terjang nama Yue Liang Zhi telah menyebar membuat banyak orang di sekte tergila-gila, terlebih setelah kabar tersiar bahwa anak itu telah menjadi murid peribadi Penatua Wen Hua, banyak orang segera berbondong-bondong memuja seperti Dewa.
Dia mendapatkan satu poin penting yaitu empat orang ini telah bersinggungan dengan Kaisar Huo Linzi. Mencetuskan ide agar Huo Shaosheng mengirimkan kedua surat pada Huo Jiazhen yang mendorong Huo Jiazhen menemui Yue Liang Zhi untuk melakukan aliansi kerjasama.
Pangeran Yun Fengyin mendengus dingin, “begitu sulit menjadi adik Kaisar Huo.”
Merah kecil mengamati setiap ekspresi Liu Canghai yang berubah-ubah, bisa memahami setiap perasaan yang terkandung di dalam perubahan ekspresi. Tapi dia tidak meminta penjelasan detai setiap peristiwa pahit, menganggap dirinya tidak perlu ikut campur dalam bisnis orang lain.
Tapi...
Dia tetap harus menyuarakan pendapat tentang perencanaan itu, “kamu memanfaatkan Taizi Huo Jiazhen sekaligus memanfaatkanku, aku patut memberikan apresiasi pada keberanianmu.”
Hawa membunuh yang pekat menjadikan Liu Canghai depresi, seakan bila pemanfaatan itu tidak menguntungkan, maka Yue Liang Zhi akan segera mencincang anggota badan dan melempar sebagai makanan singa spirit beast QAQ.
Tiga orang saling berhadapan dengan momentum yang berbeda, terdiam seperti patung batu.
“Aaaaaaahhhhh...”
Itu adalah teriakan Wei Shuwan. Ketiga orang saling bertatapan dan detik berikutnya berlari menggunakan qing gong, menghindari pohon dan berlompat ringan di udara.
Begitu sampai di lokasi, Pangeran Yun Fengyin dan Liu Canghai tercengang sedangkan Yue Liang Zhi asyik mengerutkan kedua alis hingga membentuk gelombang. Lima orang lain juga ikut terkejut akan teriakan itu, belari mendekat hampir menabrak tiga orang tambahan.
(∩ ̄ ロ ̄)⊃━??? Ma Ma! Bocah Klan Wei ini begitu tidak masuk akal!
Suara desisan pelan, “ssstttt... Sssststttttt... Sssstt...”
(Kucing bau, berikan makanan panggang pada leluhur ini,) killer black snake telah menyusut sebesar lengan orang dewasa menggoyangkan tubuh ke kiri dan kanan.
“Rawwrr... Raawwwr!!”
(Hei, belut tua. Laoshi juga lapar, kamu harus mengalah!!) Xiao Bai mengulurkan cakar.
Tubuh killer black snake melilit kuat kelinci panggang, (laoshi? Cih... Leluhur ini lebih tua darimu, jadi mengalahlah!)
(Kentutmu! Aku tidak perduli siapa yang lebih tua, lapar ya makan. Kamu pikir dengan kamu lebih tua aku akan mengalah padamu, ha?)
(Leluhur ini ingin makan kucing panggang,) lidah killer black snake berdesis.
Cakar Xiao Bai hampir meraih wajah ular, (makan belut panggang... Makan belut panggang...)
Semua percakapan keduanya, Yue Liang Zhi hanya mampu mendengar suara tua killer black snake. Diam-diam berjalan mendekat dan meraih kelinci panggang dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya memukul kepala killer black snake hingga berbunyi "tuk" keras.
Killer black snake bergerak liar di tanah seperti cacing terkena air garam, ekornya menggaruk tanah menimbulkan sedikit debu berterbangan. Dia ingin meraung keras, akhirnya menahan tangis setelah mendapati pelaku pemukulan itu.
Xiao Bai terdiam dan berhenti melakukan penyerangan, menampilkan gerakam imut dan tertindas. Dia tampak penuh keluhan.
Qiao Qiao di Dunia lotus: [Bakar, bakar, bakar. Aku akan membakar dupa.]
Yue Liang Zhi menghilangkan ekspresi garang, masih tersisa kerutan samar di jidatnya. “Kamu telah berhasil memasuki tubuhnya?” Tanyanya setelah melempar kelinci panggang kesembarang arah, dia mengamati lekat killer black snake telah mengganti sebagian sisik hitam menjadi sisik biru.
“Sssssttttt... Sstt...”
(Tuan tenang, aku telah melenyapkan jiwa asli killer black snake.)
“Kalian berdua meributkan kelinci panggang,” Yue Liang Zhi menepuk dan mengusap debu yang menempel di bulu putih Xiao Bai, memalingkan wajahnya sendiri agar tidak menghirup debu.
Merasa nyaman, Xiao Bai menggerang dengan kepala terjulur menikmati usapan, “rawwr~ rawrr~”
Killer black snake melilit pelan kaki kanan Yue Liang Zhi, (tuan... Xiao Bai ini bukan spirit beast biasa.)
“Oh?”
Mendapati ketertarikan tuannya akan topik pembicaraan, killer black snake berlanjut mendesis, “sssstttt... Sssst... Ssssssttt...”
(Dia istimewa karena terlahir dengan kesadaran spiritual, mungkin kehidupannya yang terdahulu dia menjadi tunggangan Dewa atau telah mendapat rahmat Dewa.) Roh naga biru yang ada di tubuh killer black snake mengingat-ingat, (selama ini dia hanya mencapai alam merah level 1 dan tidak bisa menerobos karena dia belum melakukan pembangkitan keturunan.)
Yue Liang Zhi meletakkan Xiao Bai, “dimana itu dilakukan?”
(Tidak tahu, tapi yang jelas itu bisa dibangkitkan setelah mengkonsumsi darah dari jantung seseorang yang masih keturunan singa. Bisa spirit beast, bisa juga seseorang dari Klan singa. Semakin tinggi ranah pemilik darah, maka akan semakin baik juga prosesnya.)
Rahang delapan orang lain terbuka lebar menyaksikan kejadian abnormal, percakapan hewan dan manusia ini terlalu diluar akal!
Mereka mampu mendengar suara manusiawi dari Yue Liang Zhi, tapi... mereka juga mendengar desisan dan geraman kecil Xiao Bai. Seakan tiga makhluk berbeda jenis mempunyai percakapan hangat.