The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
TQOTD Chapter LXXV [Babak penyisihan I]



Antrian paling depan terus berkurang, sementara paling belakang terus bertambah, itu bagaikan lingkaran setan. Banyak kultivator yang tidak diterima saat pendaftaran, rupanya untuk mengikuti ujian masuk sekte, tingkat seorang kuktivator harus pas atau melebihi qi condensation tengah level 1. Tiga orang, dua orang dan satu orang lagi sebelum urutan Yue Liang Zhi...


Kultivator di depan Yue Liang Zhi mendapat intruksi agar menempelkan tangan ke batu yang berukuran lumayan besar, batu tersebut menyala hijau, terdengar helaan napas lega darinya. Jika nyala batu berwana hijau berarti kultivator tersebut telah memenuhi syarat ujian dan akan menerima plakat nomor urut, sementara warna merah maka kultivator harus berlapang dada kembali ke rumah tanpa perjuangan lebih lanjut.


Wanita yang menangani pendaftaran menatap tubuh kecil Yue Liang Zhi, dia memeliliki keterkejutan yang tak dapat disembunyikan. Ini adalah usia yang terlalu muda untuk menjadi seorang kultivator, rasa iri bersamaan dengan rasa kagum telah muncul di hati kecilnya, “nona muda hanya perlu mebempelkan tangan ke batu ini,” ucapnya sama seperti sebelumnya, entah sudah keberapa kali dia mgulangi kalimat itu.


Yue Liang Zhi mengangguk patuh, dia memiliki kesan baik pada wanita di depannya. Tangan putih kecil terulur, beberapa detik berikutnya batu menyala hijau terang. Semua orang merasa telah bertemu jenius langka, bahkan beberapa dari mereka memperkirakan usia muda Yue Liang Zhi.


“Selamat, nona muda telah berhasil mendaftar,” wanita itu segera mengambil plakat, “nomor 209... Silahkan nona berjalan-jalan atau istrirahat terlebih dahulu, babak pertama pengujian akan dilakukan pada sore hari.”


“Terimakasih,” Yue Liang Zhi merespon dengan satu kata, semua orang memiliki pemikiran bahwa dia memiliki tempramen yang terlalu serius.


Setelah si pemakai mantel merah menyingkir dari barisan, kini tiba bagian Pangeran Yun Fengyin. Wanita tadi menginstrusikan hal serupa, sudah dipastikan warna hijau akan keluar setelah Pangeran Yum Fengyin menempelkan tangannya. Bai Yun dan Lei Hu juga mengalami hal serupa, ketiganya telah mendapat nomor berurutan. Wanita itu menjulurkan kepala hingga kelompok Yue Luang Zhi benar-benar menyingkir dari barisan, “masa depan dunia kultivator akan luar biasa,” lirihnya penuh tanda memuja.


Kelompok Tao Jianying mendapatkan pandangan penuh hormat, sepanjang jalan akan terdengar bisikan memuja yang terlontar dari mulut pejalan kaki lainnya. Wei Shuwan berjalan di tengah sembari memancarkan aura keceriaan, dia terus mengoceh tanpa henti menceritakan keunggulan Yue Liang Zhi, mereka semua merasa seperti mengasuh bayi.


Yue Liang Zhi menjadi yang pertama menembus aray, disusul Pangeran Yun Fengyin, Bai Yun dan Lei Hu. Anak itu secara tiba-tiba mendapat rangkulan dari samping, “saudara Yue pasti telah selesai mendaftar,” tidak lain tidak bukan itu adalah Wei Shuwan, dia masih mengalugkan tangan kanan di pundak Yue Liang Zhi.


Sudut bibir Yue Liang Zhi sedikit tertarik ke atas, “ya, kami semua telah mendaftar.”


“Ssttt... Meimei, kemari! Kita belum menyapa Pangeran Yun Fengyin,” Wei Jun mengingatkan, telapak tangannya melambai sebagai kode agar adiknya mendekat.


“Eh?” Beo Wei Shuwan mengingat orang di samping Yue Liang Zhi, dia segera melangkah mundur sembari menggaruk tengkuk leher yang tidak gatal, karena terlalu antusias dia sampai melupakan semua orang.


Kelompok Tao Jianying membungkuk dan mengepalkan tangan kanan yang ditangkupkan dengan tangan kiri, “kami telah melihat Pangeran Yun Fengyin.”


Pangeran Yun Fengyin ikut membungkuk, “tidak perlu terlalu formal.”


“Yoho, kita akan makan enak,” Bai Yun bersorak gembira, itu sukses mengakibatkan kebingungan yang mendalam bagi kelompok Tao Jianying. Anak kecil akan memasak, lelucon hambar apa ini?


“Seperti biasa,” Lei Hu mengkode Bai Yun, ketiganya bergegas pergi menuju dapur.


Bagi orang-orang Kerajaan Yin barat, sudah bukan hal aneh melihat Yue Liang Zhi memasak, hal aneh hanya akan terjadi bila dia mengeluarkan alat-alat aneh ajaib. Karena memiliki ruang moderen, dia mengerjakan segala pekerjaan dengan menggunakan alat moderen. Membawa lampu senter ketika malam hari, alat penedot debu, kompor mini dan lainnya. Memasak dengan rempah-rempah membuat cita rasa masakan lebih enak, Pangeran Yun Fengyin dan Bai Yun selalu bertanya dari mana hal aneh ini berasal, Yue Liang Zhi hanya menjawab bahwa itu rahasia pribadi.


Ketiga perempuan telah tiba di dapur, Yue Liang Zhi segera mengeluarkan alat dan bahan masakan. Dia mengambil kursi lalu mendaratkan bokongnya, kedua tangan terlipat di dada saat dia mengawasi pergerakan Bai Yun dan Lei Hu. Tubuh Yue Liang Zhi masih terlalu kecil untuk mengapai meja dapur, dia hanya bisa menginstruksikan kedua kakaknya.


Asap mengepul tatangkala masakan hampir matang, Yue Liang Zhi menarik kursi dan berdiri di atasnya. Tangan keciknya mengambil sendok lalu mencicipi, “pangsit rebus sudah enak, sup kerang ini kurang garam. Lei Lei jiejie perlu menambahkan kayumanis agar rasanya lebih sedap... Potong bawang lebih tipis, jangan lupa Bai jiejie ikan gorengmu nanti gosong.”


Kebisingan menyerang dapur penginapan, para koki hanya mampu diam membisu dan pasrah. Sejam kemudian, aroma sedap menyeruak memenuhi indra penciuman. Kelompok Tao Jianying kini percaya kemampuan memasak Yue Liang Zhi, Bai Yun dan Lei Hu memang tidak ada duanya. Cita rasa mengoyang lidah, piring mulai berkurang satu demi satu.


****


Kedua kelompok telah kembali ke alun-alun pengujian, mereka berpisah lantaran tempat duduk yang dipersiapkan berbeda. Untuk tamu undangan dan keluarga Kaisar ada di sebelah utara, barat untuk perwakilan murid sekte dan penonton, timur untuk peserta ujian, selatan dan tengah untuk arena pengujian.


Seorang laki-laki maju ke tengah arena, “para peserta sekalian... Perkenalkan aku Yuwen Yue salah satu penatua sekte Qinglong yang akan menjadi wasit,” volume suaranya sangat besar hingga semua orang dapat mendengarnya dengan jelas, “babak pertama adalah babak penyisihan, karena peserta yang mendaftar berjumlah 300 orang. Maka akan dibagi menjadi 10 kelompok, masing-masing kelompok berisikan 30 orang yang akan saling bertarung satu sama lain. Satu kelompok menyisakan 5 orang pemenang, babak ini hanya akan mengambil 50 kultivator untuk menentukan ranking, selamat berjuang dan jangan patah semangat!”


Sorakan semanggat menggema di alun-alun, darah seakan mendidih dengan ambisi mengebu-gebu. Babak penyisihanpun dimulai, Yue Liang Zhi dan Pangeran Yun Fengyin memasuki kelompok 7, Bai Yun dan Lei Hu memasuki kelompok 8. Begitu wasit memulai pertandingan, Yue Liang Zhi dan Pangeran Yun Fengyin mulai saling membelakangi. Yue Liang Zhi kali ini tidak mengeluarkan pedang Long Huo, dia khawatir akan ada yang mengenali pedang tersebut.


Pangeran Yun Fengyin mengeluarkan pedang dari tas qiankun, “dimana pedang Yue'er?”


“Tidak ada, untuk babak penyisihan aku hanya akan memukul saja,” jawab Yue Liang Zhi.