The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
Rebirith Of The God Of War [Chapter LXII]



Terik matahari membuat suhu menjadi panas, bunyi derap langkah kaki kuda tidak menganggu aktifitas orang-orang yang berada di dalam kereta kuda. Yue Liang Zhi duduk dengan malas sambil menyerap energi langit dan bumi, mata terpejam dan tetap tenang. Memang apalagi yang bisa dia lakukan setalah qi dalam dantiannya telah dijarah? Memaki Qiao Qiao? Itu tidak mungkin karena yang paling diuntungkan setelah kesulitan ini adalah dirinya.


Dari samping, dia bisa merasakan Bai Yun dan Lei Hu memasang senyum cerah, deretan gigi putih seperti pagar membuatnya merinding. “Singkirkan senyum konyol kalian,” ucapnya masih dengan kedua mata yang tertutup. Merasa itu sia-sia, bulu mata lentiknya mulai terangkat, “apa?”


Senyum konyol masih menghiasi wajah Bai Yun, tangannya mulai mencari-cari sesuatu di balik hanfunya. Lei Hu memiliki sikap yang sama aneh dengan BaI Yun, “ehhemmm...,” Lei Hu berdehem ringan.


Mereka berdua saling melirik dan bersiap mengucapkan sesuatu secara bersamaan, “selamat ulang tahun Yue'er,” Bai Yun memegang jepit rambut dan Lei Hu memegang gelang giok.


Yue Liang Zhi dan Pangeran Yun Fengyin: “??!”


Pangeran Yun Fengyin secepat kilat mendekatkan tubuhnya ke arah Yue Liang Zhi, “kenapa tidak bilang padaku? Aku bahkan belum menyiapkan hadiah.” Dia mendapatkan ide dadakan, kedua tangannya bersinar terang menumbuhkan bunga merah, “oh aku sudah punya hadiah...”


Sekali lagi Yue Liang Zhi diam: (눈_눈)


Dia terpaku di tempat, pikirannya melayang ke langit dengan kebingungan, 'aku di mana? Aku siapa? Ayolah, bagaimana aku menjawab bahwa aku tidak tahu tanggal ulang tahunku sendiri,' sudut bibirnya bergerak-gerak. “Tidak ada waktu untuk membahas hal yang tidak terlalu penting,” semua manuver di dalam hatinya diubah menjadi kata-kata sesederhana ini.


“Ini penting,” ucap Bai Yun memperingati.


“Betul, hari kelahiran sangat berkenang dalam hidup,” Lei Hu memberikan ekspresi yang berlebihan.


Pangeran Yun Fengyin sedikit linglung melihat sikap imut Lei Hu, dia mengeleng menghilangkan hantu-hantu yang bergentayangan di kepalanya. Namun, hatinya masih tergelitik akan keimutan itu, diam-diam memiliki niat untuk meremas kuat sepasang pipi sampai si pemilik mengeluarkan rengekan ketidak senangan.


Mereka semua segera memberi hadiah untuk Yue Liang Zhi, mau tidak mau atau suka tidak suka dia hanya bisa menerima hadiah tersebut, rasa hangat menerpa hati dingin miliknya, memiliki saudara merupakan hal yang menyenangkan. Terlebih, mereka semua memang patut mendapat kepercayaan dan perlindungan darinya. Dia tersenyum mengelus tiga hadiah yang tidak berkesan mahal, tak apa! Asalkan itu barang dari mereka, dia sudah merasa itu cukup.


Setelah memasuki perbatasan Kekaisaran Huo.


Roda kereta kuda menabrak sesuatu, ini mengakibatkan bagian dalam kereta kuda bergoncang kuat. Gangguan spirit beast membuat Yue Liang Zhi memutar bola matanya malas, “jie... Sudah saatnya kalian berlatih, jadikan spirit beast di luar menjadi bahan latihan.”


Mendengar penuturan Yue Liang Zhi, kedua perempuan dengan sigap mengambil pedang lalu menebas galak.


...****************...


Tak terasa hari demi hari telah berlalu, sebentar lagi rombongan Yue Liang Zhi akan tiba di depan pintu Kerajaan Yun barat. Tingkat kultivasi Bai Yun kini berada ditingkat qi condensation puncak level 2, sedangkan Lei Hu berada ditingkat qi condensation puncak level 1. Hal ini akan membuat siapapun ingin muntah darah, orang aneh bersama orang aneh hanya akan menciptakan segrombolan monster!


Yue Liang Zhi dan Pangeran Yun Fengyin menyadari sesuatu yang janggal, gerbang Kerajaan Yun barat bukankah terlalu ramai hari ini?


Benar saja, seorang penjaga gelap bergegas mendekati kereta kuda. Pangeran Yun Fengyin secara otomatis menjulurkan kepala lewat jendela, penjaga gelap kemudian membisikkan sesuatu, detik berikutnya aura dingin merembes dari tubuhnya, “Putri Mahkota Huo Chyou sedang mendatangi ayahku.”


Tanpa basa-basi aura dingin kian bertambah, “persik busuk sangat menganggu!” Lei Hu mencibir sambil bersedekap.


“Gege akan masuk lebih dulu, kami akan menangani masalah-masalah yang telah membebani warga...,” Yue Liang Zhi mulai berdiri, “aku membutuhkan beberapa prajurit untuk meyakinkan warga agar tidak meremehkan kemampuanku.”


Pangeran Yun Fengyin mengangguk, dia kembali menjulurkan kepala dan memerintahkan penjaga gelap.


Tiga pelayan kecil berjalan bersama segrombolan prajuri, membentuk rombongan pejalan kaki yang berjalan beriringan dan menarik perhatian. Mereka tampak kontras tapi saling melengkapi. Para petani memiliki pandangan heran saat Yue Liang Zhi datang bersama prajurit Kerajaan, tersenyum untuk memberikan kesan yang baik.


“Paman dan bibi sekalian, kami adalah utusan Pangeran Yun Fengyin. Kami akan memberikan solusi bertani agar hasil panen lebih maksimal, bahkan ada cara agar tanaman tetap segar walaupun berada dalam musim kemarau.” Kalimat panjang yang terlontar dari mulut Yue Liang Zhi sebagai pembuka keyakinan para petani.


Seorang petani yang sedang membawa cangkul perlahan mendekat, “nona benar-benar memiliki solusi?” Dia sempat memiliki keraguan, namun keraguan segera sirna saat melihat prajurit yang berbaris di bekakang Yue Liang Zhi.


Petani 1: “Apakah nona itu berkata jujur?”


Petani 2: “Aku rasa dia jujur, lihatlah prajurit di belakangnya.”


Petani 3: “Jika benar-benar bisa, Kerajaan kita berarti telah diberkati oleh Dewa.”


“Ya, aku punya solusi...,” Yue Liang Zhi menjawab penuh keyakinan.


Seseorang yang akan bertani harus mengetahui tatacara bertani yang baik dari sisi mengetahu musim, pemilihan bibit, cara bercocok tanam, cara memupuk, cara mengantisipasi penyerangan hama, mengetahui cara panen dan bahkan mengetahui cara menentukan harga penjualan panen.


Yue Liang Zhi juga akan menerapkan teknik hidroponik wick system, teknik ini dikenal dengan sistem sumbu dan yang paling sederhana. Sistem sumbu bisa menggunakan bahan-bahan daur ulang sebagai wadah untuk nutrisi, tanaman akan mendapatkan nutrisi yang diserap melalui sumbu.


Sumbu adalah bagian penting agar tanaman mendapatkan kelembapan dan nutrisi yang dibutuhkan, sistem ini juga sulit rusak akibat pembusukan. Dengan menggunakan teknik hidroponik, membudidayakan tanaman tidak memakan terlalu banyak lahan. Untuk nutrisi tanaman dan rockwool[1], Yue Liang Zhi sudah sangat yakin bahwa ruang moderen di dunia lotus pasti akan memilikinya.


^^^[1] Rockwool adalah produk serat mineral ringan yang terbuat dari bahan dasar bebatuan, dirancang sebagai bahan peredam suara, sebagai bahan isolasi panas dan sebagai media tumbuh hidroponik.^^^


Semua orang memusatkan perhatian pada tubuh Yue Liang Zhi, dia mengambil pot kecil berbahan ringan yang telah memiliki lubang dan kain sebagai sumbu, di bawahnya sudah terdapat bak air besar, “kita akan menggunakan rockwool sebagai media tanam... Bibit yang akan ditanam adalah bibit selada, tomat, bayam, cabai, timun, kangkung dan sawi.”


“Rok?” Bai Yun berusaha mengeja sambil menunjuk pot, “rok... Rok apa?”


Baik, lupakan nama aslinya. Mereka semua adalah orang-orang dari zaman kuno yang lidahnya akan terpeleset jika diminta menyebutkan sebutan aneh lagi. Yue Liang Zhi menghela napas ringan, “abaikan saja, anggap itu sebagai pengganti tanah.”


Semua orang segera membuka mulut dengan suara yang tercekat di tenggorokan.


Setelah menjelaskan teknik penanaman, Yue Liang Zhi kini menjelaskan tentang penyaring air. Ekspresi semua orang kini sangat mirip seperti ekspresi orang-orang Kekaisaran Yin, bahkan mereka berangapan bahwa itu sihir.


Rombongan Yue Liang Zhi juga mendatangi pemukiman warga yang berada di bagian lereng, dia menghimbau agar mereka berpindah rumah, karena jika terjadi hujan deras akan memungkinkan terjadinya tanah longsor. Yue Liang Zhi juga menyarankan untuk mengurangi tingkat keterjangan lereng dengan pengolahan lahan terasering, penanaman pohon yang memiliki akar besar dan dalam juga dapat mengurangi resiko terjadinya longsor.


Jika ada warga yang tidak percaya, Yue Liang Zhi akan segera menyebut bahwa dirinya adalah utusan Pangeran Yun Fengyin, maka tanpa menunggu lama sikap warga akan berubah seperti kerbau dicucuk hidungnya[2].


^^^[2] Seperti kerbau dicucuk hidungnya artinya menurut saja kehendak orang lain tanpa membantah karena bodoh atau karena tidak berdaya melawan.^^^


Membawa nama Pangeran Yun bagian barat memang dapat mempersingkat waktu!