The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
TQOTD Chapter XC [Ujian pembagian murid IV]



Sama halnya dengan Lei Hu, Pangeran Yun Fengyi telah memenangkan pertandingan dan mendapat tawaran dari penatua Touli. Sekali lagi semua orang dibuat tercengang, dia menolak dengan kalimat yang serupa seperti Lei Hu.


Murid luar ingin muntah darah, apa tawaran langka dari penatua adalah sebuah candaan? Kenapa dua orang anggota kelompok Yue Liang Zhi begitu di luar nalar?


Pangeran Yun barat bahkan tunduk dengan pilihan dari pelayan pribadinya!


Bukannya panik atau tertekan mendapat pandangan aneh dari semua orang, Pangeran Yun Fengyin haya menampilkan ekspresi santai. Dia berkata sambil memasukkan pedang ke sarung pedang, “aku telah menjadi murid sekte dan setatusku sebagai Pangeran tidak akan berpengaruh besar di sini, setatus pelayan Yue juga menjadi setara denganku, sama-sama murid sekte Qinglong. Tidak salah jika aku mengikuti temanku, kan? Lagi pula, aku hanya ingin sekelas dengan orang yang telah lama aku kenal.”


Pandangan semua orang berubah, mereka berpikir keinginan Pangeran Yun Fengyin sebagai sesuatu yang wajar.


Yue Liang Zhi menghela napas ringan, dia sempat menelan salvia dengan malas. Dia ingin sekali bertepuk tangan kala mendengar jawaban bijak Pangeran Yun Fengyin, 'kalian terlalu pandai dalam mencari alasan.'


Qiao Qiao meringis, sepertinya tuannya perlu bercermin.


Jika Pangeran Yun Fengyin dan Lei Hu mendengar kata hati Yue Liang Zhi, keduanya pasti akan mengatakan master yang telah menjadi panutan sedang mengatai muridnya!


Yuwen Yue melanjutkan ujian, dia berdiri di tengah panggung, “siapa lagi junior yang akan melakukan ujian pembagian?” Tanyanya lantang, dia sebenarnya sudah tahu siapa peserta ujian setelah ini.


Kerumunan terbelah, “aku akan menantang junior Yue Liang Zhi,” ucap seorang laki-laki yang datang bersama Xiu Juan.


Xiu Juan menggeleng, “Zhuting gege tidak perlu melakukan itu, kami berdua hanya salah paham.”


Xiu Zhuting meletakkan kedua tangannya di pundak Xiu Juan, “aku sebagai tuan muda sekaligus pemimpin masa depan klan Xiu, merasa tidak terima jika meimei dipermalukan oleh seorang pelayan.”


Kedua alis Yue Liang Zhi mengernyit, dia sepertinya telah mendapatkan satu musuh tambahan.


Langkah kaki Xiu Zhuting kian memberat, begitu dia sampai di depan Yue Liang Zhi, dia menjadi linglung. Kecantikan surgawi di depannya membuat siapapun tergoda, sayang sekali kencantikan seperti itu berani menyentuh Xiu Juan. “Aku menantangmu untuk berduel.”


Penatua Meng Yanli terbelalak, muridnya yang satu ini telah mencapai tingkat qi fundation tengah level 3. Murid gila macam apa yang melawan anak kecil dengan kesenjangan 2 level kultivasi? Dia ingin berdiri dan mencegah, tapi tubuhnya terasa kaku. Matanya menatap Patriark Wen Hua yang tengah memberikan kode padanya agar membiarkan duel itu terjadi, “Patriark... Kita tidak bisa membiarkan muridku menyerang, junior Yue pasti akan kalah. Membiarkan muridku menang maka Yun Fengyin dan Lei Hu tidak akan milih memasuki kelas manapun, kita akan merugi.”


“Biarkan mereka berdua berduel, bukankah kau sudah mendengar kemenangan Yue Liang Zhi dibabak semi final? Melawan Xiu Zhuting tidak akan masuk dalam perhitungan anak itu.”


Semua penatua diam, tidak biasanya Patriark sekte Qinglong tertarik pada murid. Mereka akhirnya memilih menonton apa yang akan terjadi, bisa diakui mereka juga merasa penasaran.


“Aku menantangmu untuk berduel,” Xiu Zhuting memperjelas ucapannya, wajah marahnya terlihat sangat buruk


“Baik,” Yue Liang Zhi menyanggupi sambil berjalan meninggalkan si penantang, dia kini berada di atas panggung. Sosok merah kecil berdiri malas, tanggannya secara tiba-tiba memunculkan pedang dari udara kosong.


Penonton tercengang, pelayan kecil bisa begitu kaya lantaran memiliki cincin ruang.


Xiu Zhuting mengelus pucuk kepala Xiu Juan, “aku pasti, meimei tidak perlu khawatir.”


“Janji?”


Jari kelingking Xiu Zhuting bertautan dengan Xiu Juan, “kakak janji.”


[Menjijikan!!!] Qiao Qiao sekarang sangat ingin muntah.


Yue Liang Zhi memutar bola matanya malas, drama persaudaraan di depannya membuatnya muak. Lidahnya menusuk pipi kiri bagian dalam, “kalian bisa mempertunjukan hubungan persaudaraan di lain waktu, sekarang sudah waktunya aku melakukan ujian.”


”Yue'er, jiejie akan selalu mendukungmu...,“ Bai Yun bersorak sekaligus menyindir kedua orang dari klan Xiu.


Pertarungan panas akan segera di mulai, kedua kultivator saling berhadapan. Xiu Zhuting langsung mengeluarkan tingkat qi fundation tengah level 3, seluruh murid luar dan calon murid yang berada di bawah tingkatannya merasa tertekan. Dia ingin segera mempermalukan Yue Liang Zhi di depan umum, mata dibalas mata, gigi dibalas gigi.


Sudut bibir Yue Liang Zhi terangkat, tiga dantiannya seperti poros yang berputar menyedot energi langit dan bumi. Begitu Xiu Zhuting melemparkan serangan, dia segera menggunakan juris perisai naga.


Duarr...


Asap mengepul membentuk awan, siluet merah masih berdiri dengan dikelilingi perisai biru. Begitu asap benar-benar menghilang, perisai biru berubah menjadi gambaran naga biru transparan. Setelah roh naga biru telah menyatu dengan pedang Long Huo, seluruh jurus yang berhubungan dengan jurus naga akan selalu memunculkan wujud naga transparan di akhiran. Semua orang terpana, keindahan seperti itu baru pertama kali mereka lihat dan bahkan terjadi sekali seumur hidup.


Patriark Wen Hua meremas kursi, jantungnya berdetak dua kali lipat lebih cepat. Napasnya seperti tersendat, 'itu... Itu dia! Dia adalah orang yang guru bicarakan, seseorang yang akan membawa kultivator kepuncak kejayaan.'


Wajah Xiu Zhuting bertambah buruk, rupanya ada seseorang yang menguasai jurus naga dengan sangat sempurna. Sekte Qinglong memang memiliki buku yang berisi jurus naga di dalam ruang keheningan, ruangan ini lebih tepatnya bisa disebut perpustakaan.


Lantai pertama dapat dimasuki oleh murid luar, di lantai ini berisi jurus tingkat dasar. Lantai dua dapat dimasuki oleh murid dalam, berisi jurus tingkat tengah. Lantai tiga dapat dimasuki oleh murid pribadi para penatua, di lantai ini berisi jurus tingkat tinggi dan jurus naga. Lantai empat hanya hanya bisa dimasuki oleh murid yang menduduki peringkat satu dan penatua, jurus naga di lantai empat paling sempurna dari pada di lantai tiga.


Sebagai murid pribadi penatua Meng Yanli, Xiu Zhuting sudah berlatih keras hingga mempelajari jurus naga tingkat dasar di lantai tiga, kepercayaan dirinya telah mencapai umbun-umbun. Qi mengalir memenuhi telapak tangannya, siluet tangan besar hitam dengan kuku panjang telah terbentuk di telapak tangan. ”Jurus cakar naga!!“


Rasa takjub kembali muncul di wajah penonton, pertarungan ini sangat luar biasa!


Cakar besar mendekat ke arah Yue Liang Zhi, dia memunculkan kepala naga biru. Aura penekanan menimpa seluruh murid, penatua dan bahkan Patriak mendapat dampak tekanan. Jurus cakar naga tak berdampak apapun pada tubuhnya, lantaran yang menghadapi jurus itu bukanlah dirinya melainkan roh naga biru yang sisa tubuhnya berada di dunia lotus. Meskipun begitu, tetap warna wajahnya kian bertambah pucat.


Dantian Xiu Zhuting telah mengering, dia memuntahkan banyak darah, bajunya telah berubah menjadi warna merah. Menggunakan jurus cakar naga sangat mengkonsumsi qi, dia berpikir telah menghadapi monster kecil macam apa.


Saat ujian masuk sekte, Yue Liang Zhi sengaja menyembunyikan jurus dan roh naga biru. Disituasi mendesak melawan Xia Jimei, dia memilih terlihat lemah. Tidak menunjukkan di depan Kaisar, Kaisar saja sudah ingin merekrutnya. Apa lagi jika dia menggunakan jurus ini, bisa-bisa mereka perang tanpa persiapan.