The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
TQOTD Chapter C [Sertifikat apoteker III]



Api biru masih menyelimuti tungku dengan panas stabil, kilatan biru bergerak-gerak memantul di netra indah mawar merah kecil. Tangan ramping mengambil botol porselen tatangkala tungku mempunyai getaran ringan, pil putih segera masuk ke dalam botol dengan kecepatan yang sulit ditangkap oleh mata orang normal.


Begitu mengalihkan pandangan, Yue Liang Zhi menangkap pandangan tajam dari orang-orang di sekitarnya. Dia paham akan arti tatapan itu, mereka marah setelah kehilangan konsentrasi dan berakhir mengalami kegalan dalam memurnikan pil. Wajahnya memberikan tampilan acuh, dia tak berduli dan tak mau perduli akan kesalahan mereka yang seakan itu merupakan hasil dari perbuatannya.


Sekalipun itu memang perbuatan Yue Liang Zhi, dia akan tetap memilih menjadi orang orang polos dengan duri landak disekujur tubuh.


Hanya ada tiga penggambaran yaitu keindahan, beracun dan terlalu galak!


Jun Yunxue mulai menilai pil yang telah berhasil dimurnikan oleh Alchemist. Tentu, para Alchemist yang gagal saat memurnikan pil tidak akan masuk hitungan. Sekitar dua orang telah lulus penilaian, sementara pil lain dengan kemurnian di bawah 60% tanpa basa-basi langsung dieliminasi olehnya. “Selanjutnya...,” panggilnya pada peserta ujian lain untuk membawa pil ke hadapannya.


Guru Xiu Jieru berdiri di samping si penilai, dia ikut mengamati setiap pil yang telah lolos dalam pengujian. Sementara itu, muridnya kini berada di sudut ruangan masih mengawasi segala pergerakan Yue Liang Zhi.


Seorang Alchemist wanita berusia lebih dari sekitar kepala dua maju ke depan, Jun Yunxue mengulurkan tangan mengambil botol dari telapak tangannya.


Setelah beberapa menit mengamati, Jun Yunxue kembali berucap, “gagal, lanjut peserta selanjutnya.” Dia lantas menatap ke depan dengan ekor mata yang mengikuti pergerakan kecantikan merah.


Entah itu sadar atau tidak, saat Yue Liang Zhi melanglah maju, disetiap langkah yang menapak pasti akan mengeluarkan momentum mengetarkan jiwa. Langkahnya kemudian berhenti seiring tangan putihnya memberikan botol porselen, jemarinya tampak ramping bagaikan ranting renta hingga membuat siapapun ingin melindungi sang pemilik pahatan keindahan.


Dua pasang mata pria tua memiliki kilasan kesemangatan, begitu membuka botol, mata sipit Jun Yunxue berubah membesar dan hidung Jin Quon terasa ingin bocor. Lima pil shangkuo tingkat dua dengan kemurnian 100% membuat keduanya membisu, tangan Jun Yunxue bergetar saat kembali memasukkan pil ke dalam botol. Sementara Jin Quon, pria itu telah membuang muka berusaha menahan lelehan hangat di hidung yang mulai turun dengan perlahan.


Para berserta ujian merasa penasaran akan ekspresi aneh dari kedua apoteker, hanya ada dua kemungkinan yakni pil yang dibuat Yue Liang Zhi terlalu mengenaskan dan pil yang dibuat berada di atas ekspetasi.


“Lulus, nona sebentar lagi akan mendapatkan sertifikat Alchemist tingkat dua dengan jumlah lima pil dan kemurnian 100%.” Jun Yunxue bersikap manis pada generasi muda di depannya.


Hati dan pikiran Xiu Jieru kerasukan, dia ingin segera berlari mendekat untuk merobek pahatan surgawi. Sekalipun dia telah memotongnya menjadi beberapa bagian, emosinya mungkin tidak akan surut bahkan setelah dia meminum darah sosok merah hingga mengering.


Lima pil? Sial! Itu jumlah yang membuat siapapun menjadi iri. Alchemist normal hanya mampu memurnikan maksimal tiga pil.


100%? Baik, itu belum pernah terjadi di Kekaisaran Huo. Sekalipun sekarang telah terjadi, bisakah itu berasal dari Alchemist yang berusia lebih tua?


Yue Liang Zhi mundur, dia berjalan menuju Alchemist lain yang juga telah dinyatakan lulus ujian.


“Aku dengar beberapa diantara kalian ingin mengikuti ujian menjadi apoteker, kalian akan melakukan ujian sekarang atau besok?” Tanya Jun Yunxue mendekati tiga junior baru.


“Junior ini ingin melakukan ujian sekarang juga,” Yue Liang Zhi mengepalkan tangan kanan yang ditangkupkan dengan tangan kiri, dia membungkukkan sedikit tubuhnya.


Dua Alchemist lain: “Kami juga akan melakukan sekarang.”


Jin Quon mengangguk puas akan semangat jiwa anak muda, “itu bagus... Kalian beruntung, hari ini balai kedatangan seorang tamu penting yang akan menjadi penilai ujian menjadi apoteker.”


Jun Yunxue tersenyum, Xiu Jieru dan dua Alchemist merasa berdebar. Ekspresi Yue Liang Zhi masih sama, meskipun salju di luar mulai mencair, tapi mereka semua merasa kini tengah hidup di balok es. Ada aliran dingin yang konstan dari kecantikan merah terlalu menekan!


Tanpa menunggu lama, mereka tiba di ruangan lain. Ruangan ini tidak seluas ruangan ujian untuk Alchemist, tapi ruangan ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan memadahi. Seorang pria duduk dengan menyilangkan kedua kaki, dia terlihat memiliki umur yang lebih tua dari dua orang apoteker di samping tiga junior baru, dia juga mengeluarkan aura mengesankan.


Langkah Jun Yunxue menjadi cepat, dia lantas mendekati pria yang tengah duduk dengan malas. “Ck, Wu Jingmi. Kau masih tampak malas seperti biasanya, aku heran bagaimana bisa prang sepertimu mempunyai kemampuan cakap dalam memurnikan pil? Hanya membuatku iri!”


Wu Jingmi diam merasa bahwa semua kalimat dari kawan lamanya adalah hal yang tidak penting, namun dia menjadi tertarik saat melihat Yue Liang Zhi dan merasakan tingkat kultivasi anak kecil berhanfu merah itu, “siapa junior ini?”


“Hahahaha... Sangat menarik, kan.”


Lima orang lain diam memberikan ruang untuk dua kawan lama saling memberikan salam pertemuan yang entah keberapa kalinya. Satu orang memberikan tatapan permusuhan pada Yue Liang Zhi, siapa lagi kalau bukan Xiu Jieru. Dia tampak tengah mencabik-cabik tubuh anak itu dengan tatapannya, tapi yang ditatap kian memberikan senyum provokasi.


Xiu Jieru memberikan luka lain di telapak tangannya, kukunya menancap kuat tanpa memberikan rasa perih. Dia benci dengan kecantikan dan kemampuan Yue Liang Zhi, dia muak dengan takdir baik milik rivalnya ini.


Bagaimana tidak muak? Telah lulus menjadi Alchemist dipercobaan pertama, bahkan sekarang telah menarik perhatian Wu Jingmi sang apoteker terkenal namun sulit ditemukan keberadaannya. Xiu Jieru benar-benar ingin langsung menusuk Yue Liang Zhi dengan belati tajam!


Tawa sumbang Jun Yunxue mereda, “tiga junior akan mengambil ujian menjadi apoteker. Sekarang kau harus mengikutiku menjadi pengawas, percayalah, kau tak akan menyesal.”


Sudut mata Wu Jingmi melirik puncuk kepala Yue Liang Zhi, dia menghitung usia muda bakat mumpuni dengan ukuran tubuh anak normal, “aku akan mengikuti apa maumu.”


Sebelum ujian berlangsung, Xiu Jieru telah merengek meminta pada tuannya agar dirinya bisa mengikuti ujian menjadi apoteker. Dia mengeluarkan air mata yang seakan dia tengah menangis tersendu-sendu, tampak seperti bunga tak berdaya dan menyedihkan dengan keinginan kuat yang terhambat akan ketidak berdayaan.