The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
Rebirith Of The God Of War [Chapter LXVI]



Semua tugas kecil dari Yue Liang Zhi telah terselesaikan, Bai Yun dan Lei Hu kini tengah mencari keberadaan anak itu. Tidak perlu waktu lama untuk mencarinya karena Yue Liang Zhi hanya akan menyinggahi kediaman lotus, kediaman Pangeran Yun Fengyin dan markas organisasi serigala putih dengan kurun waktu berjam-jam.


Benar saja, Yue Liang Zhi kini berada di markas organisasi serigala putih, dia melakukan posisi lotus dan menyerap energi langit dan bumi di iringi seratus delapan jarum yang mengitari tubuhnya. Bai Yun dan Lei Hu melangkah maju tanpa mau menganggu, berselang beberapa menit datanglah Pangeran Yun Fengyin.


Yue Liang Zhi mengerakkan tangannya mengambil lima jarum sekaligus, lalu menusukkan jarum ke titik meridian tertentu. Ya, dia berniat membuka seluruh titik meridiannya untuk memeperlancar kuktivasinya. Dua jam berlalu dengan cepat, ketiga sosok orang mengamatinya dari waku ke waktu, “mata kalian sangat kuat dan sejernih kelinci, mengamatiku berjam-jam, apa tidak bosan?”


“Eh?” Bai Yun merasa bahwa dia, Pangeran Yun Fengyin dan Lei Hu telah disamakan seperti kelinci imut pemakan wortel.


Pangeran Yun Fengyin menahan tawa sambil membuang muka, dia paham dengan perasaan seseorang yang tidak nyaman karena diawasi, “kami tidak ingin menganggu konsentrasi Yue'er.”


“Bukankan ada pil yang bisa membuka beberapa titik meridian? Kenapa Yue'er begitu bekerja keras, terlalu tepot jika harus menusuk dengan jarum,” imbuh Lei Hu.


Bibir kecil Yue Liang Zhi mengerucut kecil, “siapa bilang aku hanya akan membuka beberapa titik meridian... Ini adalah jarum akupuntur, aku bisa membuka seluruh titik meridian di tubuhku,” dia menggerakkan tangan seperti tengah menyapu udara, jarum-jarum akupuntur segera menghilang di udara, “jika bisa membuka semua, kenapa harus beberapa.”


Ucapan Yue Liang Zhi terdengar sangat santai, seperti seorang nelayan yang tengah menangkap ikan. Jika bisa menggunakan jaring kenapa harus menggunakan pancing, jika bisa menangkap puluhan ikan dengan sekali tangkap kenapa harus memancing satu persatu.


Bai Yun dan Lei Hu menelan air liur dengan kasar, bisa dikatakan keduanya tengah dipaksa menelan apel busuk. Pangeran Yun Fengyin tertawa hambar, sudah menyiapkan mental yang fleksibel.


Pengaruh monster kecil memang tidak main-main!


“Mari kita mulai,” ajak Pangeran Yun Fengyin, “oh tunggu... Sepertinya kita tidak bisa membuka segel Bai Yun dan Lei Hu di sini, karena sebentar lagi ayahku akan mengadakan rapat dengan anggota organisasi serigala putih lainnya.”


Yue Liang Zhi memberikan pertanyaan singkat, “lalu?”


Pangeran Yun Fengyin tidak menjawab sepatah katapun, dia berjalan dengan tubuh tegak dan langkah tegas, secara otomatis Yue Liang Zhi, Bai Yun dan Lei Hu mengekori di belakangnya. Langkah kaki kelompok tersebut berhenti di ujung jembatan berputar. Pangeran Yun Fengyin menarik salah satu taring, memimpin mereka berjalan ke tengah jembatan, memasang taring pada bagian kosong hingga jembatan berputar menghubungkan arah utara dan selatan.


Pintu masuk terdapat ukiran pohon dengan ranting yang bercabang, Pangeran Yun Fengyin mengigit jari telunjuknya, “pintu ini hanya bisa dibuka olehku dan Raja Kangjian Yun,” dia meneteskan darahnya ke batu yang berada di tengah ukiran pohon.


Pintu bergetar terbuka, keempatnya segera melangkah menuju ruangan. Ruangan terbilang luas bahkan bisa digunakan sebagai tempat latihan, terlihat tumpukan batu spirit beast yang membumbung tinggi. Pandanagn Yue Liang Zhi tertarik pada sesuatu, itu seperti magnet yang menariknya mendekat menuju mekanisme di sudut ruangan, “apa mekanisme berfungsi untuk melindungi tempat ini?”


“Benar dan salah,” Pangeran Yun Fengyin mengikuti arah Yue Liang Zhi, “itu adalah mekanisme yang membangkitkan array pelindung, bukan hanya melindungi tempat ini saja, tapi melundungi seluruh Kerajaan Yin bagian barat.”


Bai Yun memiliki rasa ingin tahu tingkat tinggi, dia segera mendekat dan mengusap bagian-bagian mekanisme, pergerkannya terhenti saat pergelangan tangannya dicekal oleh Lei Hu.


Seperti kucing yang patuh dengan induknya, Bai Yun mengangguk sambil menarik tangannya. Pangeran Yun Fengyin mengalihkan topik, dia tiba-tiba menelusupkan jari panjangnya ke jari ramping Lei Hu.


[Sepertinya sekarang menjadi hari saling berpegangan tangan,] ucap Qiao Qiao terlihat seperti seseorang yang tengah menikmati film layar lebar, jika memiliki tubuh nyata, dia pasti akan memakan satu wadah penuh popcorn.


Telapak tangan kedua orang berbeda gender saling bertautan, cahaya redup bersinar di celah-celahnya. Muncul tanda samar berbentuk kelopak bunga kecil di tengah alis Lei Hu, itu menambah fitur cantiknya. Dia memiliki alis yang terlukis indah, hidung mancung, bibir penuh dan kulit cerah. Tubuhnya perlahan menjadi kelopak bunga dan terbang seperti tertiup angin, terlihat sedikit aneh karena ruangan ini tidak ada angin yang bertiup kencang, dua menit kelopak bunga kembali membentuk sosoknya.


“Lei Hu... Kau seorang dryad,” Pangeran Yun Fengyin terperangah melihat wajah Lei Hu, dia merasakan hangat tangan perempuan itu masih berbekas di telapak tangannya.


Yue Liang Zhi tersenyum samar, 'menikmati sedikit drama manis tidak terlalu buruk.'


[...] Qiao Qiao merasa setuju dengan tuannya.


Bai Yun melompat antusias, dia menatap Pangeran Yun Fengyin penuh harap, kedua tangannya terulur sebagai tanda bahwa dia ingin melepas segel dalam tubuhnya. Sayangnya reaksi Pangeran Yun Fengyin berbanding terbalik dengan harapan, bukan menyambut uluran tangannya, Pangeran datar itu hanya menumbuhkan sulur tanpa duri hingga melilit pergelangan tangannya.


Hati Yue Liang Zhi terpelintir menjadi sesat, rupanya Yun Fengyin mencari kesempatan dalam kesempitan saat mengandeng Lei Hu!


Bai Yun tidak mempermasalahkan perilaku Pangeran Yun Fengyin, dia masih saja terlihat aktif merasakan sesuatu di tubuhnya. Lambang daun tergambar di lengan kanannya, kedua telinganya mulai meruncing, parasnya berkali-kali lipat bertambah halus ditambah surai hitamnya berubah menjadi perak sedikit ikal, “elf... Fengyin, kita saudara,” dia berseru senang.


“Tidak, kita tetangga.” Pangeran Yun Fengyin merubah wujudnya, “aku adalah elf cahaya, kau adalah elf bayangan, jadi kita tetangga.” Helai rambutnya berubah menjadi putih, parsanya lebih dan lebih halus.


Kata "tetangga" ini terdengar menggelitik, bukankah keduanya hampir terdengar sama saja? ( •ิ_•ิ )?


Elf cahaya merupakan elf yang paling cantik dan tampan, mereka senang menegakkan keadilan. Dianggap dewa alam dan tumbuh-tumbuhan, memiliki ilmu sihir yang tinggi dan kepintaran yang lebih dari elf sub-ras yang lain.


Elf bayangan memiliki bentuk fisik yang mirip dengan elf kebanyakan, bertubuh ramping juga mampu bergerak sangat lincah dan memiliki kekuatan yang besar. Warna kulit dan rambut cenderung pucat, memiliki kelebihan mampu melihat dalam gelap atau keadaan yang tanpa cahaya sama sekali.


Pangeran Yun Fengyin, Bai Yun dan Lei Hu menatap Yue Liang Zhi. Anak itu merasa bahwa dirinya telah menjadi gula pasir yang dikerumuni semut, “kalian penasaran dengan wujud asliku? Oh, ini lelucon! Aku saja masih merasa lemah, belum pantas menjadi naga.”


Gelombang kejut menyerang otak ketiganya, kata-kata bahwa Yue Liang Zhi masih merasa lemah telah menjadi ketakutan yang tertanam di otak maupun hati. Jika Yue Liang Zhi merasa lemah setelah mencapai tingkat qi fundation tengah level 1 kurang dari setahun, maka sebutan apa yang pantas untuk mereka?


Lumpuh total?!!