The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
Rebirth Of The God Of War [Chapter CXXIV]



Pada jam zheng xu[1], hutan yang semula hening kini berisik di beberapa titik. Di titik tenggara terdengar raungan spirit beast yang memekakan telinga dan bergema hingga radius puluhan kilometer, di barat daya terdengar suara pertarungan antar murid.


^^^[1] Sistem Jam menurut hanyu pinyin yang menunjukkan jam 8-9 malam.^^^


Sekelompok murid wanita beristirahat di bawah pohon, membakar kayu untuk menghangatkan diri. Kelima orang sibuk membakar kelinci panggang tanpa menyadari delapan buntalan tergantung di atas pohon, hanya setengah jam kemudian mereka terganggu akan kehadiran kelompok beranggotakan laiki-laki bajingan.


Merayu dan memaksa kelima perempuan melakukan hal yang tidak senonoh.


Tao Jianying melirik ke bawah, “apa kita akan membantu mereka?”


Yue Liang Zhi yang menatap langit dengan kedua tangan ditekuk ke belakang sebagai bantalan dan menjawab, “tidak perlu mengurusi mereka, kita bukan bodhisattva.”


Benar, mereka bukanlah makhluk calon Buddha yang sedang menyempurnakan sepuluh parami sebelum menjadi Buddha. Menyebarkan kebajikan, memolong tanpa pamrih, dan sabar hingga taraf dimana mereka berpeluang dimanfaatkan.


Beberapa hari berikutnya...


Di hari sebelumnya kelompok Yue Liang Zhi telah menepi dan menjadi pemalas tak tertolong, kini mereka telah memilih berjalan melalui daerah sarang spirit beast tinggkat rendah alam jingga. Bekerja sama secara gila memotong segala jenis spirit beast, Yue Liang Zhi menjadi yang paling tanpa ampun dari kedelapan orang.


Baju semua orang telah ternoda darah, hanya merah kecil yang tampak bersih dan santai tanpa gangguan kejelekan.


Mereka berganti pakaian bersih dan membagi kristal spirit beast sesuai konstribusi masing-masing dalam bertarung, satu orang dapat mendapatkan puluhan hingga seratus kristal.


Berlanjut menjelajahi bagian terdalam hutan, melakukan penyembelihan brutal pada segala jenis spirit beast baik alam merah maupun jingga. Hewan yang berniat menyerang kelompok itu diam-diam mundur untuk bersembunyi di pojokkan, menggulung ekor dan gemetar hebat setelah menemui kultivator pencabut nyawa. Setelah itu, bila spirit beast yang bernasib sial menemui kelompok tirani, insting hewan akan meronta kuat mendorong hewan berlari memutar terbirit-birit dengan bulu berdiri.


“Bai jiejie, apa kamu telah memimpin jalan dengan benar?” Yue Liang Zhi mengernyit memandang keseluruh sisi hutan, mengigit paha empuk rusa panggang, “kenapa tidak ada spirit beast yang muncul, benar-benar berbeda dengan peta.”


Sudut mulut Bai Yun berkedut ringan, “aku juga tidak paham.”


Wei Jun ingin melempar tulang yang ada di tangan kanannya. Dia bersumpah ketika berburu bersama Yun Fengyin tanpa kehadiran Yue Liang Zhi, keduanya telah diganggu segrombolan hewan.


Salahkan siapa jika semua hewan takut menampakkan diri?


Salahkan mereka yang sadar Yue Liang Zhi telah bervolusi menjadi momok menakutkan bagi para spirit beast? Atau menyalahkan Yue Liang Zhi sendiri yang masih tidak sadar?


Abaikan! Anggap ini merupakan kesalahan mereka semua.


Menghela napas pasrah sambil membolak-balik daging panggang di bara api dan sesekali mengoles bumbu BBQ. Menikmati tekstur empuk daging, menciumi bau rempah-rempah yang telah menyerap ke dalam daging. Menyisakan tulang yang telah digrogoti, membuang ke sembarang arah dan kembali makan tanpa memperdulikan lambung yang telah membengkak.


Ruan Xulei adalah orang berperut tanpa dasar, dia masih sanggup memakan satu penuh rusa panggang. “Ini sangat enak,” mulutnya penuh daging dan pipinya bernoda minyak, “aku masih sanggup makan.”


Wei Shuwan memberikan acungan jempol, lalu bersendawa mengelus perut yang membuncit, “Ruan gege selain bertubuh besar juga mempunyai porsi makan besar, aku kalah bila dibandingkan denganmu.” Dia ingin mengibarkan bendera putih kekalahan.


Bunyi mengunyah dan menelan mampu membuat orang ikut kenyang masih berlanjut, “aku sudah seperti ini dari kecil... Semakin banyak aku makan, maka semakin besar pula tenaga yang mampu aku keluarkan.”


Yue Liang Zhi mengusap dagu, 'tubuh manusia biasa Ruan Xulei terlalu istimewa.'


[Sangat jarang ada orang yang mampu mengolah makanan yang telah dicerna menjadi sumber energi sangat besar, bahkan mampu menarik rantai besar menjadi senjata ampuh, ck... Orang langka perlu dipertahankan,] Qiao Qiao ikut menambahkan.


Roh sistem menggeleng, [sudah tidak ada lagi.]


Lidah Yue Liang Zhi mengabsen gigi kanan sampai menimbulkan pipi kanannya ikut bergelombang, 'aneh... Itu seakan tahu apa yang aku lakukan, apa yang terjadi di Dunia lotus, dan bahkan mampu mengakses Dunia lotus tanpa perlu mendapat izin dariku.'


Qiao Qiao dan Yue Liang Zhi: “.......”


Terlalu diam menyelami pikiran, sampai sekelompok penganggu menghampiri acara membakar daging.


Kelompok itu memakai pakaian berwarna kuning dengan tulisan bentuk 伟 (Wei) di dada kiri, ekspresi wajah bengkok jelek mengundang orang untuk memukul mereka. Senyum tengil terbit mencemooh kelompok yang masih duduk di sekitar api, mereka masih tampak muda dan kurang berpengalaman.


Salah satu murid Klan Wei memakai baju yang kusut dan robek di beberapa bagian, tampak bekas cakaran tangan manusia mengores lehernya, bibirnya robek membekas denga darah kering. Wajahnya cengengesan tanpa sebap kala menatap Bai Yun dan Lei Hu. “Dua perempuan itu tampak enak untuk dinikmati,” ucapnya sambil menjilat bibir sansual.


Semua orang bisa memahami bahwa orang itu telah melakukan berbuatan senonoh, dan sekarang mempunyai fantasi liar pada tubuh Bai Yun dan Lei Hu.


“Lancang!!!” Seru Yue Liang Zhi dan Pangeran Yun Fengyin, keduanya tidak mentoleransi bila ada seseorang yang berani memiliki niat buruk pada Bai Yun dan Lei Hu.


Sementara dua orang yang akan menjadi sasaran empuk salah satu orang Klan Wei mendesis dan melompat mundur, bersembunyi di belakang para laki-laki. Wajah bengis orang itu menyiratkan keburukan yang dipelintir, memberikan dorongan rasa jijik ke level tertinggi.


Orang lain dari Klan Wei: “yang kecil itu tidak buruk, walaupun masih di bawah umur, asalkan enak dipandang maka akan bagus bila berada di bawah.”


Sangat baik!


Dari semua orang yang ada di kelompok Yue Liang Zhi, dua orang telah diinginkan dan dipastikan murid Klan Wei itu akan berakhir mati. Namun, mereka kini berani menyinggung garis batas Yue Liang Zhi, kematian mereka dijamin akan lebih sulit dari sebelumnya.


“Oh, kamu menginginkanku?” Yue Liang Zhi berjalan maju mengeluarkan senyum menggoda, “semalam aku mendengar lima murid wanita dari Klan Chen menjerit karena dipaksa oleh sekelompok pria untuk melakukan kultivasi ganda[2], setelah aku melihat temanmu. Sekelompok bajingan itu kalian, kan?”


^^^[2] Kultivasi ganda adalah praktek hubungan se*ksual. Kadang disebut Art of Bedchamber. Praktek yang juga dipercayai praktisinya membuat sehat, panjang umur, dan meningkatkan kemampuan spiritual.^^^


“Benar,” laki-laki Klan Wei berusaha menggapai Yue Liang Zhi, “nona kecil ini tampak berbeda dengan perempuan semalam yang perlu dipaksa melakukannya, sepertinya sukarela melakukannya bersamaku. Kalau begitu, mari menikmati kesenangan surgawi bersama-sama.”


Bai Yun dan Lei Hu berjalan maju ingin menghentikan Yue Liang Zhi, namun keduanya telah dihentikan lebih dulu oleh Tao Jianying. Pangeran Yun fengyin menggeleng, pertanda agar dua perempuan tidak ikut maju bersama sosok merah.


Yue Liang Zhi bersedekap, “apa kamu punya banyak kristal spirit beast?”


“Punya...,” hampir mengelus pipi lemak susu Yue Liang Zhi.


Sudut bibir merah alami itu semakin merkah, “kalau begitu baguslah.” Yue Liang Zhi meraih tangan pihak lawan, membanting kuat hingga murid Klan Wei itu terpental menabrak pohon besar.


Bunyi tulang patah menerpa pendengaran, darah mengalir seiring rintihan tertahan. Itu masih hidup, namun tidak mampu lagi mengeluarkan suara sedikitpun.


( ̄_ ̄)・・・


Semua orang murid Klan Wei: “???!”


Bocah ini terlalu kuat!