The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
Rebirth Of The God Of War [Chapter LXV]



Tubuh lemah seorang pria duduk di kursi, tampak memprihatinkan mengundang gejolak perasaan miris. Wajahnya terangkat untuk melihat empat garis bayangan seseorang, dia meletakkan kuas sambil tersenyum hangat, kertas yang semula menjadi pusat perhatiannya kini telah berubah menjadi seonggok barang tak berguna.


Yue Liang Zhi, Bai Yun dan Lei Hu membungkukkan tubuh. Raja Kangjian Yun menganguk singkat, sorot matanya kian meneduh, “Fengyin membutuhkan sesuatu?”


“Tidak,” Pangeran Yun Fengyin berlutut dengan kedua tangan memijat lengan ayahnya, “ayah... Yue'er memiliki cara agar ayah bisa kembali berjalan,” ucapnya dengan lembut seperti alunan dongeng sebelum tidur.


Setelah mendengarkan penuturan putranya, Raja Kangjian Yun merasa hatinya memiliki dua kubu, pertemuan antara rasa panas dan dingin dengan tekanan berbeda memicu pergolakan arus naik dan turun. Ini seperti gelombang angin beliung, jiwannya tersedot dan hanya menyisakan sedikit kesadaran.


Dia sudah lumpuh bertahun-tahun, mendapatkan julukan dari Kerajaan lain sebagai Raja sampah berkursi roda. Mendorong Kerajaan Yun barat ke titik dimana disepelekan oleh Kaisar, berkecil hati walau seluruh warga di bawah naungannya selalu menyembahnya seperti Dewa.


Tapi...


Sekarang seorang anak kecil menawarkan diri untuk menyembuhkan kakinya, surga! Keajaiban aneh menimpanya kali ini.


“Benarkah kau mampu melakukannya? Aku sudah lumpuh setelah istriku meninggal, jangan membual dan memberi harapan palsu,” lirihnya sarkas.


“Aku tidak berani,” Yue Liang Zhi maju mendekat, dia memeriksa pergelangan tangan Raja Kangjian Yun, “benar saja... Raja terkena racun, masih memiliki peluang untuk sembuh.”


“Racun!!” Raja Kangjian Yun dan Pangeran Yun Fengyin menatap tangan Yue Liang Zhi yang sedang mengambil jarum dari udara kosong.


Keterkejutan akan informasi keracunan mengalahkan keterkejutan keahlian menarik barang dari udara.


“Racun yang berada di tubuh Raja Kanjian Yun sepertinya sangat berbahaya,” Lei Hu menatap pasangan ayah dan anak, keduanya tengah memancarkan fukultasi tak terlukiskan.


Bai Yun melangkah menuju Yue Liang Zhi, “kira-kira racun apa itu, Yue'er pasti tahu kan?”


Semua orang menatap Yue Liang Zhi dengan tatapan meminta jawaban, “racun botulisme dihasilkan bakteri Clostridium botulinum,” dia menghela napas sambil mengulun celana Raja Kangjian Yun, “bekerja menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan otot, sebagian orang bisa sembuh dengan pengobatan yang tepat.”


Kegembiraan tidak dapat ditutupi dari raut wajah Raja Kangjian Yun, dia sangat ingin berjalan lagi, berkultivasi lagi dan menjadi kultivator pedang sejati melalui jalur ortodoks. Dulu dia sangat hebat, bahkan pernah menjadi orang penting di samping Kaisar Huo Linzi. Saat dia pergi untuk menjalankan misi, siapa sangka benih-benih cinta muncul saat dia bertemu dengan Putri Mahkota Kekaisaran Yin, berakhir menjadi sepasang suami istri. Dia memilih pensiun untuk menjadi Raja dan memimpin secara langsung Kerajaan Yun Barat.


Hari-harinya penuh kasih sayang hingga istrinya dinyatakan hamil.


Ratu Nuan Yin meninggal setelah melahirkan Yun Fengyin, rupanya kematian istrinya adalah konspirasi Kaisar Huo Linzi dan Raja Yun Yong, keduanya menginginkan posisi pemimpin di organisasi serigala putih. Raja Kangjian Yun terpuruk dalam kesedihan, setiap hari selalu mengunjungi makam sang istri sambil berbicara pada angin. Sebulan setelah itu, kaki Raja Kangjian Yun lumpuh secara tiba-tiba.


Raja Kangjian Yun tidak menyangka bahwa dia telah diracuni, “siapa yang berani meracuniku?”


“Siapa lagi kalau bukan Kaisar Huo dan paman, hanya mereka yang menjadikan Kerajaan Yun barat sebagai musuh,” jawab Pangeran Yun Fengyin geram, dia mengepalkan tangan penuh emosi.


Orang yang tidak tuli dan buta tahu akan itu, bahkan pengemis di wilayah Kerajaan Yun barat juga tahu tentang kodisi pemimpin yang ditekan buruk dari waktu ke waktu. Meremas keadaan hingga sedemikian rupa adalah keahlian Kaisar Huo Linzi kala menemui orang baik, tepatnya bila Kaisar menemui orang baik itu akan dikategorikan menjadi keburukan yang harus dipelintir.


“Raja Kangjian, bisakah kau melepas baju dan tengkurap, aku harus menusuk pada titik tertentu,” pinta Yue Liang Zhi seketika mendapat tatapan bahwa dirinya telah menjadi orang mesum. “Ck... Aku hanya meminta Raja untuk melepas baju, bukan celana! Lagian, Raja Kangjian Yun sudah aku anggap seperti paman sendiri, tidak perlu menampilkan ekspresi yang berlebihan!”


Permintaan itu memang patut dipertanyakan kelurusannya, jangankan duda beranak satu, orang perawanpun akan bertanya tentang ada dan tidaknya niat terselubung dari permintaan itu.


Namun, sialnya Yue Liang Zhi merasa tertohok akan pemikiran orang lain, dia berani sumpah bahwa dirinya hanya mengungkapkan hati nurani yang tidak bersalah dan menebalkan kulit untuk mengajukan permintaan ambigu tersebut.


Mereka segera bahu membahu memapah Raja Kangjian Yun ke tempat tidur, zhaoshan kebesaran sekaligus baju telah terlepas dari tubuhnya. Dia sempat terkejut saat tangan Yue Liang Zhi menusuk beberapa titik di telapak kaki kiri dan kanan, kedua betis, pinggang dan beberapa titik lainnya. Namun, dia kembali tenang saat tidak merasakan sakit dari tusukan jarum.


Jarum akupuntur bergetar, qi mengalir memasuki saraf otot, rasa hangat menyebar di kaki Raja Kangjian Yun, “sepertinya kakiku tidak terlalu mati rasa.”


Semua orang: ( ノ °o° )ノ


Ingin menyalakan dupa dan memberikan sesembahan, bersujud dan bergumam "Dewi Yue".


Yue Liang Zhi tidak perduli dan terus mengalirkan qi hingga lima belas menit, dia kemudian mulai mencabut beberapa jarum dengan berurutan, “kaki akan benar-benar sembuh setelah menerima pengobatan selama seminggu.”


“Hanya seminggu?” Tanya Raja Kangjian Yun dan Pangeran Yun Fengyin berbarengan.


Yue Liang Zhi mengangguk, “ya...,” dia menatap Bai Yun dan Lei Hu, “bisakah kalian berdua mengantar barang-barang tadi kepada warga dan pandai besi?”


“Bisa,” Lei Hu mengangguk mantap.


Bai Yun megelap keringat di sudut dahi Yue Liang Zhi, “apakah Yue'er membutuhkan sesuatu?”


“Tidak... Aku hanya perlu istirahat sebentar,” Yue Liang Zhi berhenti sebentar. Dia menyadari sesuatu, “oh, sudah saatnya Bai jiejie dan Lei jiejie membangkitkan kekuatan ras dari dunia atas. Aku sangat penasaran kalian tergolong ras apa, mungkin kalian juga memiliki segel sepertiku.”


Benar, kekuatan keduanya belum dibangkitkan!


Pangeran Yun Fengyin melirik tubuh kecil Yue Liang Zhi, “aku akan membantu Yue'er melakukannya.”


...****************...


Bai Yun dan Lei Hu membawa barang-barang dikedua tangan, prajurit di belakang mereka juga membantu membawa barang lainnya. Para warga berjejer rapih penuh antusias, mereka segera mengambil alih barang tersebut.


Sekitar sembilan belas warga membawa bak besar yang telah terisi air, Lei Hu mencampurkan nutrisi ke dalam bak, sementara Bai Yun mulai mencontohkan cara menanam tanaman sesuai buku instruksi dari Yue Liang Zhi. Bai Yun membuat dua lubang di bawah pot, lalu menyelipkan kain yang dapat menyerap air disela-sela lubang, setelah terpasang dengan sempurna kemudian memasukkan rockwool kedalam pot beserta dengan beberapa bibit tanaman.


Semua warga mengikuti arahan dari keduanya, papan lebar dilubangi sebesar ukuran pot, puluhan pot mulai ditaruh di atas bak dengan posisi mengambang dan papan sebagai tumpuan. Merasa situasi telah teratasi, Bai Yun dan Lei Hu kini pergi menuju pandai besi.


Gang demi gang telah dilewati, Bai Yun mulai mendorong pintu masuk saat melihat bahwa bagunan itu merupakan tempat nenempa besi, “permisi paman,” sapanya dengan senyum ramah.


Pria memasuki kepala tiga menghentikan kegiatannya saat menempa besi, “ah nona-nona, apa yang bisa aku bantu?”


Lei Hu mengeluarkan teknik menempa pedang, “paman, kami adalah orang-orang utusan Pangeran Yun Fengin. Pangeran ingin kami memberikan teknik menempa pedang kelas tinggi untuk seluruh pandai besi di Kearajaan Yun bagian barat, apakah paman bisa membagikan buku-buku ini?”


“Ini adalah perintah langsung dari Pangeran Yun Fengyin,” Bai Yun sedikit menunjuk prajurit yang berjaga di depan pintu masuk. “Paman hanya perlu memanggil pandai besi yang lain dan membagikan buku menempa pedang, para prajurit juga akan membantu paman nantinya.”


Baik, ketiga perempuan ini mulai memiliki kesamaan yaitu suka menjual nama Pangeran Yun Fengyin!


Pandai besi segera menyanggupi permintaan Bai Yun dan Lei Hu, dia bukan warga bodoh yang akan menentang orang-orang Kerajaan, menjadi warga penurut lebih baik dari pada menjadi ayam potong.