The Queen Of The Dark

The Queen Of The Dark
TQOTD Chapter LXXI [Memaksa Pangeran Yelu Yun]



Sebelum Yue Liang Zhi mengikuti Pangeran Yelu Yun, dia meminta agar Pangeran Yun Fengyin dan kedua kakaknya untuk menyusul setelah semua orang benar-benar bubar. Pangeran Yun Fengyin kini tersenyum miring, Bai Yun memutar bola matanya jengah saat melihat tubuh Jiao An, Lei Hu bersandar dengan santai mengabaikan situasi dan kondisi saat ini.


Yue Liang Zhi mendorong ringan tubuh Pangeran Yelu Yun dengan qi, anak itu mengambil kursi dari dunia lotus dan menempatkan kursi tersebut sebagai tempat duduk Pangeran Yelu Yun, “aku tahu jika Pangeran sangat tidak suka diatur oleh Raja Yun Yong, itu terdengar seperti bonekanya saja,” ucapnya memuat Pangeran Yun Fengyin memahami sesuatu.


Pangeran Yelu Yun hanya melirik Yue Liang Zhi yang tengah berdiri di samping kirinya, kaki kanannya disilangkan dengan kaki kiri sebagai tumpuan. Dia merasa semua ini tidak sesederhana yang dia pikirkan, “apa maumu?”


“Mudah, kami ingin kau menjadi salah satu orang kami,” Pangeran Yun Fengyin mewakili Yue Liang Zhi, keduanya memiliki jalan pikiran yang selaras.


Sejak melihat tempramen Pangeran Yelu Yun, Yue Liang Zhi yakin betul bahwa tempramen buruk Pangeran akibat dari didikan Raja Yun Yong.


Sedari kecil selalu melihat sang ayah mempermainkan banyak perempuan, sekaligus mendapat hinaan karena terlahir dari rahim seorang pelayan, tentu saja akan berdampak negatif. Seorang anak jika memiliki hobi mempermainkan perempuan, besar kemungkinan dia dulunya berada di lingkungan orang-orang yang suka mempermainkan perempuan. Jika Pangeran Yelu Yun memiliki keangkuhan yang setinggi langit, itu sedikit wajar karena setatusnya sebagai seorang Pangeran.


“Kerjasama ini menguntungkan,” Yue Liang Zhi melangkah maju ke hadapan Yelu Yun, “nama ibumu Jia Yu Zhao?”


Kedua Pangeran Yun tersentak kaget, “kau—” pandangan keduanya menelusuri tubuh kecil Yue Liang Zhi. Anak perempuan ini baru berusia 6 tahun, kenapa bisa mengetahui informasi rahasia. Tentu terbilang rahasia, karena hanya orang tertentu saja yang menetahui nama asli ibu kandung Pangeran Yelu Yun.


Yue Liang Zhi memelintir ujung surai hitamnya, lalu mendekatkan bibirnya menuju telinga kanan Yelu Yun, “aku juga memiliki beberapa informasi kecil, ibumu masih hidup,” suaranya sangat kecil dengan deru napas yang menyapu telinga.


Bulu kuduk pangeran Yelu Yun meremang, terdengar geraman dari mulutnya. Otaknya masih mencerna perkataan Yue Liang Zhi, lebih tepatnya koneksi syaraf otaknya tiba-tiba terputus. Walaupun suara Yue Liang Zhi kecil, tapi tidak bagi Pangeran Yun Fengyin, Bai Yun dan Lei Hu. Bagi para kultivator, suara bisikan itu malah terdengar seperti suara bervolume sedang.


“Pangeran bisa terbebas dari cengkraman Raja Yun Yong, sekaligus menghapus sejarah anak pelayan,” tangan kiri Yue Liang Zhi berada di belakang dengan mengapit suntikan di tengah jari telunjuk dan jari tengah, “ingat! Jangan lupakan putra lain milik Raja Yin Kong, dengan kami, kau bisa menjadi Raja selanjutnya dan mengangkat Jia Yu Zhuo sebagai ibu suri... Hal itu bisa menampar wajah orang yang telah mencemooh Pangeran.”


Pangeran Yelu Yun dalam keadaan bimbang, jika dia tetap diam tanpa melawan ayahnya maka selamanya dia akan menjadi boneka. Tapi, jika bersama ketiga orang di depannya, mungkin saja dia akan terbebas. Konsekuensi terburuknya jika ayahnya dan Kaisar Huo tahu adalah kematian, “bagaimana jika, akkh...,” teriaknya sambil meringis perih.


Suntikan di tangan Yue Liang Zhi kini tengah menusuk bahu Pangeran Yelu Yun, bila diamati dengan teliti maka akan terlihat isi suntikan itu adalah laba-laba kecil. Dia geram dengan keraguan Pangeran Yun timur, “kau tidak bisa menolak, karena di dalam tubuhmu sudah ada benda yang dapat meledak sewaktu-waktu sesuai kehendakku,” dia mencabut suntikan kecil.


Begitulah karakter Yue Liang Zhi, jika tidak dapat menundukkan orang lain secara baik-baik, jalur kekerasanpun akan dia tempuh.


Bai Yun melangkah mendekat sembari merangkulkan tangan ke pundak Yue Liang Zhi, “kenapa Yue'er bisa tahu kalau ibu Pangeran Yelu Yun masih hidup?”


“Jia Yu Zhao telah disekap oleh Raja Yun Yong, aku juga menemukan beberapa bukti penting,” dia melepaskan diri dari ganguan kecil keduanya, “Lei Lei jie jie, bisakah kau menyuntikkan suntikan ini ke mayat Jiao An?” Tangan kecilnya kembali mengeluarkan suntikan.


Lei Hu tersenyum samar dan mengambil suntikan itu, dia menyuntikan ke bagian perut Jiao An tanpa berperasaan. Pangeran Yelu Yun mengusap bahu hingga tengkuk leher, dia merasa sedikit beruntung mendapat bagian yang tidak kerlalu ekstrim. Lei Hu mengembalikan suntikan pada sang pemilik, “ini terlalu ringan,” keluhnya tak terima atas hukuman untuk Jiao An.


Yue Liang Zhi mengabaikan keluhan seperti anak TK dari Lei Hu, “Feng gege, buat aray mengelilingi tubuh Jiao An!” Titahnya singkat, memastikan aray telah terbentuk, dia segera menarik mundur orang-orang di sekitarnya, “hancurkan!”


Duaarr...


Ledakan besar terjadi di dalam aray buatan Pangeran Yun Fengyin, suara ledakan tersebut memekakkan telinga. Bai Yun dan Lei Hu menutup telinga rapat, Pangeran Yelu Yun merasa merinding. Yue Liang Zhi tersenyum puas, “Pangeran juga sudah memiliki benda seperti itu,” ucapnya sembari membunyikan seluruh jari tangan.


Keheningan melanda hingga para prajurit Kerajaan Yun timur terbangun, mereka merasa linglung karena efek samping asap bius. Langkah kaki kembali menggema memenuhi penjara bawah tanah, “hormat pada Raja Yun Yong,” prajurit membenturkan kepala ke tanah, rupanya Raja Yun timur telah tiba.


“Hormat kepada Raja..,” Pangeran Yun Fengyin dan Pangeran Yelu Yun hanya membungkukkan tubuh, gerakan keduanya juga diikuti oleh ketiga perempuan.


Pangeran Yelu Yun melangkah maju, “ayah memiliki keperluan apa?”


Raja Yun Yong mengerutkan dahi melihat daging dan darah yang berceceran, ekspresi penuh tanya menyeruak memenuhi pandangan semua orang, “dimana Jiao An?” tanyanya menjawab pertanyaan anaknya.


“Raja, saat introgasi berlangsung, tubuh Jiao An tiba-tiba saja meledak,” Pangeran Yun Fengyin memutar balikkan keadaan.


Sudut mulut Raja Yun Yong berkedut, setelah memasuki ruang rahasia di kediamannya, dia mendapati ruangan tersebut berantakan dan dokumen rahasia mikiknya telah hilang, yang lebih membuatnya frustasi yaitu saat mendapati Jia Yu Zhao telah menghilang dan hanya menyisakan rantai. Dia berspekulasi Jiao An telah megacaukan ruangannya, namun sekarang orang yang ingin dia tanyai ternyata telah menjadi daging hancur tak berbentuk!


Raja Yun Yong menelan kembali semua kata-katanya, suaranya tercekat di tenggorokan, “mati begitu saja!?” ucapannya membuat semua orang berpikir keras.


Merasa semua telah terkendali sesuai keinginan Yue Liang Zhi, kelompok tersebut akhirnya undur diri untuk kembali ke Kerajaan Yun barat. Sebelum sosok Yue Liang Zhi menghilang dari balik pintu, dia membalikkan tubuh dan menerbitkan senyum centil ke arah Pangeran Yelu Yun. Jari telunjuk tangan kanannya juga terangkat hingga menyentuh bibir, dia mengisyaratkan agar Yelu Yun bungkam.


****