
Pagi ini seorang pria terlihat frustasi, ia bahkan tidak bisa fokus dengan pekerjaannya dan dia adalah rayyan. Dia merasa takut sekaligus malu, bagaimana jika nanti angel membuat ulah saat makan malam nanti.
"morning sayang" sapa angel karena ia langsung masuk keruangan rayyan tanpa mengetuk
"oh my god angel bisakah kau ketuk pintu itu dulu" ucap rayyan kesal karena ia terkejut dengan kedatangan angel tiba-tiba
"sorry sayang" angel mengecup bibir rayyan sekilas lalu ia duduk dipangkuannya
"baby disana ada sofa kenapa kau tidak duduk disana saja" ucap rayyan
"ayolah sayang kenapa hari ini kau sensitif sekali" ucap angel
"duduklah disana baby ada yang ingin aku bicarakan" kali ini rayyan bicara dengan lembut seperti biasanya
tanpa membuang waktu angel langsung bangkit dari pangkuan rayyan dan menuju kesofa diikuti rayyan dari belakang.
"baby apa malam ini kau sibuk?" tanya rayyan
"hmm.. Tidak sayang" jawab angel
"kalau begitu datanglah untuk makan malam dirumahku" ucap rayyan
"hah? maksudmu sayang aku diundang untuk makan malam dirumahmu bersama keluargamu?" tanya angel memastikan
"ya, kenapa tidak? aku harus mengenalkanmu pada keluargaku bukan?" jawab rayyan dengan balik bertanya
"oh my god sayang aku sangat senang, sungguh" ucap angel dengan riang
"kalau begitu berhiaslah dengan cantik, dan yang paling penting pakai baju yang sopan" ucap rayyan mengelus rambut pirang angel
"tentu sayangku" angel langsung saja menerobos bibir rayyan
Sementara itu dirumah ziva tidak pergi bekerja dia pikir hari ini akan sibuk memasak karena nanti malam akan kedatangan tamu istimewah tapi ternyata ibu mertuanya telah memesan beberapa makanan dari restoran favorit keluarga jadi mereka tidak perlu repot lagi.
"mommy sudah waktunya makan siang suamiku, aku pergi dulu ya" pamit ziva sembari menenteng tas bekal untuk makan siang zayyan
"hati hati ya sayang" ucap bu bianca
"iya mom" tidak lupa ziva mengecup pipi ibu mertuanya.
Ya mereka memang seakrab itu, tidak seperti menantu dan ibu mertua lainnya mereka malah seperti ibu dan anak kandung.
Sesampainya dikantor ia langsung disambut seluruh pegawai kantor dan tentu oleh suami tercinta. Entah kenapa hari ini suaminya itu sangatlah manja, makan pun harus disuapi.
"aku pikir hari ini kita akan sibuk didapur, tapi ternyata mommy sudah pesan makanan dari restoran kesuakaannya" ucap ziva sembari menyuapi zayyan
"biarkan saja sayang, dengan begitu kalian tidak perlu buang buang tenaga" sahut zayyan
"iya sih, ngomong ngomong hari ini suamiku manja sekali" ucap ziva dengan menebarkan senyum manisnya
"iya aku ingin bermanja dengan istriku" ucap zayyan hendak akan mencium bibir istrinya namun didorong pelan oleh ziva
"hey habiakan dulu makananmu, dasar mesum" uap ziva sambil memasukkan makanan kedalam mulut suaminya
"hahaha baiklh nyonya tapi setelah ini kita harus olahraga ranjang ya" ucap zayyan penuh penekanan
Langit sudah gelap, bulan mulai muncul, dan bintang pun bertebaran dengan indahnya, seindah penampilan angel malam ini. Sesuai dengan request kekasihnya yang memintanya memakai pakaian yang sopan dia pun mengenakan pakaian yang baginya tidak biasa dia kenakan.
Rayyan tidak membiarkannya datang sendiri, dia menjemput angel diapatemennya. Dan akhirnya tibalah mereka dikediaman richard yang sangat amat megah hingga angel pun menganga melihat kemewahan rumah atau lebih cocok disebut istana itu.
"Rileks baby" ucap rayyan saat merasakan tangan angel yang dingin
"oh my god aku gugup sayang" ucap angel sambil melangkah memasuki rumah mewah itu
"mommy daddy" sapa rayyan saat melihat semua telah berkumpul dimeja makan
"selamat datang angel veronika" sapa bu bianca
Senyuman angel langsung pudar, mata nya langsung membelalak kaget. Wanita ini dia seperti tidak asing pikir angel, matanya lalu berali pada wanita muda yang juga sedang tersenyum manis padanya.
"oh yaampun sial, ternyata mereka" sekarang angel ingat bahwa kedua wanita yang sedang menatapnya itu adalah wanita yang sama yang pernah terlibat pertengkaran dengannya dimall waktu itu.
"sepertinya kau mengenal kami?" ucap bu bianca
"nyonya maafkan aku" ucap angel, biarlah dia membuang rasa malunya dari pada dia harus kehilangan rayyan dan seluruh kekayaannya ini.
"wow untuk apa permintaan maaf itu?" ucap ziva
"untuk sifatku yang mungkin kurang sopan" ucap angel
Rayyan bernafas lega akhirnya angel melakukan yang dia harapkan yaitu meminta maaf.
"sifat? Sifat yang mana ya?" tanya bu bianca
"kita pernah terlibat pertengkaran disalah satu mall nyonya" ucap angel dengan sopan, benar benar memalukan bagi angel
"oh ya ternyata kau mengingatnya dengan jelas" ucap bu bianca lagi
"maka dari itu nyonya terimalah permintaan maafku ini" ucap angel dengan sopan
"hey kenapa jadi tegang, ayo duduklah kita makan dulu" pak william membuka suara
rayyan pun mempersilahkan angel untuk diduduk disampingnya lalu mereka memulai makan malam dengan hikmat.
angel terus memperhatikan ziva dan juga zayyan, ternyata wanita itu menantu keluarga ini pantas saja ziva marah saat ia membentak ibunya rayyan.
"hmm, jadi apa kalian sudah sangat serius?" tanya bu bianca dengan menatap rayyan
"apanya mom?" tanya rayyan balik
"tentu hubungan kalian, memangnya apalagi" ucap bu bianca
"ya kami sangat serius dengan hubungan ini" jawab rayyan asal
"iya nyonya dan akan sangat bagus jika hubungan ini segera menuju jenjang pernikahan" tambah angel dengan mantap
Uhukk.uhuk
rayyan terbatuk batuk mendengar perkataan angel yang begitu spontan