
"are you okay?" tanya zayyan membuka suara saat wanita dalam pelukannya malah diam saja seperti tersihir dengan ketampanannya.
"hello" zayyan melambai lambaikan tangan kirinya didepan wajah wanita itu untuk membuyarkan lamunannya
Wanita itu langsung tersadar dan memperbaiki posisinya.
"maaf aku tidak sengaja menabrakmu" ucap claree
Ya, wanita itu adalah claree sepupu sekaligus mantan kekasih zayyan, namun sayangnya pria didepannya tidak mengingat semua kenangan itu.
"iya, yang penting kau tidak apa apa kan?" tanya zayyan memastikan
Karena claree adalah bagian dari keluarga richard, jadi tidak ada salahnya bagi zayyan untuk memastikan seluruh keluarganya dalam keadaan baik baik saja.
"aku tidak apa apa zay, terima kasih sudah menolongku" jawab claree
"sama sama, tidak mungkin aku membiarkanmu jatuh kan" sahut zayyan
Claree tersenyum penuh arti mendengar ucapan zayyan, ia merasa perhatian zayyan kali ini merupakan lampu hijau yang dapat memperlancar niatnya.
"ngomong ngomong kau sedang apa kemari? ini sudah malam bukankah sebaiknya istirahat" ucap claree basa basi
"kau sendiri?" zayyan mendaratkan bokongnya dibangku yang kebetulan memang diletakkan disana sehingga posisinya dan claree cukup berjarak
"aku baru saja menerima telepon dari agensi ku untuk pemotretanku besok" jawab claree
"jadi kau seorang model?" tebak zayyan
"iya, aku model di amsterdam kau tidak ingat yaa ah sayang sekali" jawab claree cepat
"jadi besok kau akan pemotretan di daerah mana?" tanya zayyan
"besok aku didaerah pantai indah kapuk" jawab claree
"wah lumayan jauh ya" ucap zayyan
"iya, kemungkinan aku akan pulang larut malam" sahur claree
"berhati hatilah jika begitu" pesan zayyan
"terimakasih atas perhatiannya" ucap claree
"kita kan saudara" ucap zayyan sambil tersenyum manis kearah claree
"sayangnya dulu hubungan kita bukan hanya sebatas saudara sepupu saja" pancing claree
"maksudmu?" tanya zayyan tidak mengerti
"ah sudahlah kenapa kita malah membahas masa lalu" claree seakan mengalihkan pembicaraan agar membuat zayyan penasaran
"katakan saja, mungkin pelan pelan aku bisa mengingatnya" desak zayyan dengan rasa penasaran yang menggejolak
"aku tidak enak zay, kau kan sudah beristri" ucap claree sembari mendaratkan bokongnya disebelah zayyan
"oh ayolah claree, aku benar benar penasaran sekarang" desak zayyan lagi
"hmmm" claree menarik nafas dalam dalam
"sebenarnya dulu kita pernah punya hubungan spesial" ungkapnya
"what?" zayyan cukup terkejut dengan kenyataan satu ini
"kalau kau tidak percaya kau bisa tanyakan pada ray" ucap claree berusaha merasuki pikiran zayyan
"you mean we're dating?" zayyan mencoba mencerna perkataan claree
"yes, dating" claree juga mengisyaratkan melalui gerakan tangannya
"oh my god, tapi bagaimana bisa?" zayyan tidak habis pikir dengan apa yang terjadi padanya dimasa lalu
"tentu bisa zay, kita berdua saling mencintai lalu kau mengajakku untuk menjalin suatu hubungan, memangnya apa yang salah?" claree dibuat bingung dengan reaksi zayyan yang terlihat kaget
"really?" tanya zayyan memandangi kedua manik claree
"seriously zayyan arnav richard, i'm not kidding" ucap claree dengan gemas
"tapi kita kan saudara? apa didunia ini kekurangan wanita sehingga aku harus mencintai sepupuku sendiri?" tutur zayyan
"apa maksudmu berkata seperti itu zay? Kau melukai hatiku" ucap claree membuat zayyan merasa bersalah
"ah maafkan aku claree, mungkin memang keadaannya sudah seperti itu" ucap zayyan tidak enak
"wait, lalu kenapa kita berpisah?" tanya zayyan lagi
"Daddy marah saat kita ketahuan menginap di sebuah hotel bersama" ucap claree
"wow, kita nekat juga yaa" zayyan sangat penasaran sebrensek apa dia dulu
"jadi orang tuamu menentang hubungan kita?" tanya zayyan
"tidak hanya daddy dan mommy, orang tuamu juga menentang hubungan kita, setelah itu kau dibawa pulang keindonesia dan menjutkan kuliahmu disini" ucap claree sendu
"sekarang aku sudah menikah, dan kau? Apa kau juga sudah berkeluarga sekarang?" tanya zayyan
Claree tersenyum getir sembari menggeleng.
"sampai saat ini belum ada seorang pun yang dapat menggantikan dirimu dihatiku" ucap claree membuat zayyan terpaku
"kau bicara apa clar? Kau itu cantik dan sangat modis bagaimana bisa kau belum punya kekasih" tutur zayyan sembari terkekeh pelan
"aku serius zay, sangat sulit bagiku memberikan tempatmu pada orang lain tapi kau? lihatlah sekarang dengan mudahnya kau menemukan penggantiku" ucap claree sendu
"clar masa lalu biarlah berlalu, dan buka hatimu untuk orang lain" balas zayyan
"aku sudah mencobanya zay tapi gagal, kau benar benar sudah merebut seluruh hatiku tanpa tersisa" claree menjatuhkan setitik air matanya
"claree" zayyan menjadi tidak tega lalu mengelus pundak claree
"tapi tidak apa apa zay, sekarang kau sudah punya keluarga, kau punya istri yang cantik juga putra yang tampan aku ikut bahagia untukmu" claree menghapus jejak air mata dipipinya
"aku ingin kekamar, kau juga sebaiknya segera istirahat" pamit claree
"iya, sweet dreams claree" ucap zayyan
"too you" sahut claree lalu meninggalkan zayyan ditempat itu.
Keesokan paginya..
"aunty aku buru buru, aku pamit uncle" ucap claree sembari mencium punggung tangan bu bianca dan pak william
"sayang kau tidak sarapan dulu?" tanya bu bianca
"aku sudah telat aunty, aku akan sarapan nanti" jawab claree
"tapi kau akan berangkat dengan siapa clar?" tanya rayyan yang sedang menikmati sarapannya
"seseorang dari pihak agency ku sudah menunggu didepan" 'jawab claree
"sayang setidaknya minum susu mu dulu" tahan bu bianca
"sudah tidak keburu aunty" ucap claree melirik jam tangannya
"claree" suara berat zayyan mengentikan langkah claree yang hendak meninggalkan ruang makan itu
"duduk dan habiskan sarapanmu dengan tenang" ucap zayyan penuh penekanan
Semua orang melirik zayyan yang sangat tegas hari ini, mereka seakan merasakan sosok zayyan yang dulu telah kembali.
"tapi zay.."
"duduk, ato aku akan mengusir orang orang mu itu" ancam zayyan
Claree sejujurnya sangat senang dengan perhatian zayyan hari ini, namun waktunya benar benar sudah mepet belum lagi orang yang ditugaskan untuk menjemputnya sudah diluar gerbang dibuktikan dengan bunyi klakson yang memekakkan telinga. Tapi melihat tatapan tajam zayyan membuat nyali claree menciut mau tidak mau claree pun duduk untuk menyantap sarapannya.
Tin..Tin..Tiiinnn
Bunyi klakson itu kembali menggema, membuat orang orang dikediaman itu merasa kesal.
"ck, tidak sopan sekali orang itu" gerutu rayyan
Claree nampak gelisah, semua ini memanglah salahnya karena ia bangun terlambat hari ini akibat dari mimpi indahnya semalam.
Tiiiiiiiiinnnnnnn....
Sekali lagi suara klakson dengan durasi panjang itu berhasil memekakkan telinga penduduk dirumah itu..
"berani sekali dia, aku akan mengusir orang tidak tahu diri itu" geram zayyan
"tidak zay, tidak usah aku sudah selesai sarapan aku akan pergi" tahan claree
"aku pamit, permisi" claree segera pergi dari sana agar tidak ada lagi suara klakson yang membuat naik tensi orang orang terurama zayyan.
"jaga dirimu clar" pekik rayyan
"ya" sahut claree dengan berteriak
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Visual Babang Zayyan