My Promise Is Your Happiness

My Promise Is Your Happiness
Menjemputmu



"apa itu calon menantuku?" tanya bu bianca


"haha ya dia calon menantumu" jawab zayyan mulai melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan itu


"hey kak cepat kenalkan pada kami"teriak bu bianca


"iyaaa bersabarlah" teriak zayyan lalu ia masuk ke dalam mobilnya..


ditempat lain yaitu di kediaman keluarga smith, terlihat sepasang suami istri bersama ketiga anaknya sedang menikmati sarapan sambil mengobrol.


"dek gimana hari pertama magang kamu kemaren? Terus kamu di tempatkan di bagian apa?" cecar vanya sambil mengunyah sarapannya


"cukup baik kak vanya, aku ditempatkan sebagai sekertaris pribadi CEO" jawab ziva.


"waw anak magang jadi sekertaris pribadi? sepertinya kamu diistimewakan" ucap bu elen


"itu wajar mama tergantung kredibilitas seseorang, mungkin menurut zayyan adek memiliki kualitas yang baik dari segi apapun dan dapat meraih kepercayaannya jadi maklumlah kalau zayyan menjadikannya sekertaris pribadi, lagi pula adek kan hanya menjadi sekertarisnya selama sebulan masa magang bukan selamanya jadi menurut ku fine fine saja" terang silvi membela ziva


"bisa jadi karena zayyan tau kalau ziva adalah adikmu jadi ia memberikan posisi itu kan kau yang berteman dengannya" tambah bu elen


"sudahlah apapun dimanapun ziva ditempatkan sebaiknya patut kita apresiasi bukan malah di pertanyakan yang tidak-tidak" ucap pak leon menengahi


"selamat pagi, maaf mengganggu sarapan pagi nya"ucap zayyan yang baru saja masuk


"eh nak zayyan ayo sarapan bersama" ajak pak leon


Mendengar nama itu membuat ziva menengok ingin tau siapa yang datang padahal tadinya ia tidak peduli, ternyata benar zayyan bosnya yang datang.


"terima kasih om tapi kebetulan saya sudah sarapan tadi dirumah, kedatangan saya hanya ingin menjemput zivani"ucap zayyan dengan sopan


uhuk..uhuk..


ziva terbatuk-batuk setelah mendengar bahwa zayyan datang untuk menjemputnya. sontak saja semua orang panik karena ziva tidak berhenti batuk-batuk.


"sudah-sudah aku tidak apa-apa" ucap ziva saat ayah dan kedua kakaknya panik menepuk-nepuk punggungnya.


"princess kalau sudah selesai sarapan pergilah kekantor tidak enak nak zayyan menunggu lama" ucap pak leon


"kak aku bisa berangkat kantor sendiri aku jamin tidak akan telat" ucap ziva berharap zayyan segera pergi


"ayolah ziva aku sudah disini masa kau menyuruhku pergi, nanggung benarkan om?" ucap zayyan mencari pembelaan pak leon


"iya benar princess ayo bersiaplah" ucap pak leon membela zayyan.


Ziva mau tidak mau mengiyakan apa yang diucapkan ayahnya, ziva berdiri lalu mengambil tasnya dan buku yang biasa di bawanya.


"ayah mama kakak aku berangkat" pamit ziva


"hati-hati dek"ucap vanya sambil mencium pipi kirinya dan dilanjutkan silvi mencium pipi kanannya, itu telah menjadi kebiasaan mereka sejak dulu.


"kami permisi om tante sil vanya"pamit zayyan dan semua orang mengangguk


saat ini mereka berdua berada diperjalanan menuju kantor, ziva merasa sangat canggung jika hanya berduaan seperti ini, namun itu tidak berlaku pada zayyan semakin hari bersama ziva membuat hatinya seperti ditumbuhi bunga-bunga.


"silahkan kak" ucap ziva


"kau dipanggil ayahmu princess?" tanya zayyan dan ziva mengangguk


"kenapa? Maksudku kakak-kakakmu yang lain tidak dipanggil seperti itu pasti kau anak tersayang kan?" tebak zayyan


"entahlah kak, tapi untuk kasih sayang ayah menyamaratakan tidak ada pilih kasih"jelas ziva


"owh ya, mungkin karena kau yang paling cantik diantara kedua kakakmu dan aku akui itu" ucap zayyan menggombal


"ya ya ya raja gombal" ucap ziva sambil tertawa


Sampailah mereka dikantor sambil berjalan beriringan, semua karyawan kantor menunduk hormat. Lalu ziva dan zayyan masuk dalam lift.


"ziva setelah ini tolong antarkan aku kopi susu keruanganku" pinta zayyan


"iya kak, cemilannya?"tanya ziva


"aku tidak terlalu suka ngemil sambil bekerja" jawab zayyan


Ziv mengerti dan mereka keluar dari lift zayyan berjalan menuju ruangannya sementara ziva ke tempatnya bekerja di depan ruangan zayyan.


"pagi kak lona" sapa ziva


"pagi ziva" jawab ziva


ziva lalu menghubungi bagpantri agar mengantarkan kopi susu andalan Bos ke mejanya dan ia yang akan mengantarkan keruangan zayyan.


Tidak lama kemudian datang lah kopi yang di minta, ziva pun mengantarkannya ke ruangan zayyan.


Tok..tok..tok


"masuk" suara dari dalam


"kak ini kopinya" ucap ziva sambil berjalan menuju meja kerja zayyan


" taruh saja disitu ziv, lain kali langsung masuk saja ya"perintah zayyan


"iya kak saya permisi" ucap ziva undur diri.


setelah keluar dari ruangan zayyan ziva kembali ke tempatnya, namun ia merasa tidak nyaman dengan perutnya yang terasa sakit..


"kak aku izin ke toilet bentar ya, kalau pak bos cariin aku tolong kasih tau sebentar yaa" ucap ziva dan diangguki oleh lona


Semenit setelah ziva ke toilet datang seorang pria tampan yang wajahnya kalau diperhatikan dengan seksama memiliki kemiripan dengan Bos mereka.


"bos kalian ada?" ucap pria itu sambil mengetuk meja lona


yuk mampir guys..


tinggalkan Like, comen dan votenya🙏