Daddy'S Love

Daddy'S Love
Part. 90



Happy Reading ...


Sepulang dari bali, kai, zahra dan albert memutuskan untuk menetap di indonesia. hanya sofia yang memilih menetap di london karena kedua putrinya yang juga berdomisili di sana.


Albert memutuskan untuk berada di jakarta agar dapat bersama dengan zahra dan tidak terus-terusan bersama sofia.


Dengan Perencanaan yang matang dan persiapan yang benar-benar terencana akhirnya Kania dan Aldi berhasil membawa aisyah atau kinanti tinggal di jakarta.


Dan di sinilah ia, di sebuah rumah kecil yang jauh dari keramaian tempat dimana kania dan Aldi menyembunyikan kinan.


Kania sengaja menempatkannya di tempat yang terpencil, agar sofia tak menduga keberadaan kinan di jakarta.


Dan kini genap 2 bulan lamanya, kinan dalam perawatan dokter yang di sewa khusus oleh kania untuk proses penyembuhan kinan.


Kendati ingatan kinan belum kembali, namun kondisinya sudah di katakan lebih baik dari sebelumnya.


Aldi berencana untuk membawa kinan ke hadapan orang-orang yang terakhir di temuinya di masa lalunya. yaitu sofia dan Albert.


Mungkin dengan melihat wajah-wajah orang terdekatnya dulu, dapat membuka sedikit demi sedikit memori yang terhapus dari ingatannya.


Sofia sendiri yang sebenarnya sudah mulai berubah dan berniat untuk merubah dirinya tak dapat melakukan apapun saat Albert secara terang-terangan memutuskan untuk meninggalkannya.


Pucuk di cinta ulam pun tiba. sepertinya takdir telah enggan berpihak pada sofia.


Entah angin apa yang tiba-tiba membawa wanita itu kembali ke jakarta. dan bersamaan dengan itu pula sebuah kebenaran besar terungkap di depan mata.


Aldi dan kania yang sudah merencanakan untuk membawa kinan ke kediaman Albert di kejutkan dengan keberadaan sofia di sana.


Melihat keadaan yang ricuh, kania mengurungkan niatnya untuk mempertemukan kinan dan keluarganya.dan akhirnya memilih membawa kembali kinan kerumah yang biasa ia tempati.


"Ada apa ini?" tanya sofia saat melihat semua orang sedang berkumpul dan menatap tajam ke arahnya dengan aura permusuhan.


Seperti biasa wanita itu tak pernah betah tinggal berdiam diri dirumah. ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bersosialita.


"Kami sedang menunggumu sofia." ucap Albert dingin dengan suara beratnya.


"Menungguku? ada apa?" sofia tak menduga sama sekali dengan apa yang akan terjadi. seperti biasa ia selalu bersikap tenang.


"Kami menunggu penjelasanmu mom." suara kai bergetar menahan gejolak di hatinya antara marah dan kecewa terhadap apa yang di lakukan sofia.


"Penjelasan? tentang apa?" tanya sofia kikuk. ia semakin sulit menelan salivanya melihat sorot mata kai yang menghujam jantungnya penuh kemarahan.


"Tentang kenapa kau menyembunyikan siapa pelaku penembakan terhadap daddy krisna. kenapa mom!" bentak kai penuh amarah. bahkan zahra yang saat itu memeluk pinggang kai untuk menenangkannya tak mampu mengurangi kemarahan dalam diri kai.


"Apa Daddy begitu tidak berharga sehingga pembunuhnya pun harus kau lindungi?" sofia tak dapat berkata-kata. ia bungkam.


Sorot mata kai memerah. sebisa mungkin pria itu menahan diri agar tak berlaku kasar pada wanita yang ada di hadapannya.


"Itu tidak benar kai. mommy tidak tau siapa pelakunya." ia melihat ke arah albert yang bahkan tak menoleh sedikitpun ke arahnya.


Sofia tersudut. ia tak pernah mengira bahwa ini akan terjadi. ia tak tau harus melakukan apa saat ini.


"Albert kenapa kau diam, katakan pada kai bahwa aku tidak tau apa-apa tentang penembakan itu." sofia mencoba meminta perlindungan terhadap albert yang bahkan albert sendiri tak sudi melakukannya.


Albert berdiri dari posisinya yang semula duduk dan kini ia berdiri tepat di hadapan sofia. dsn memandangnya dengan tatapan membunuh.


"Selama ini aku hidup dalam rasa bersalahku. karena berfikir krisna menjadi korban karenaku. kau bahkan memilih untuk diam meski kau tau siapa pelaku penembakan itu." ucap albert datar namun sangat terasa menampar.


"Kau sengaja melakukannya. benar kan sofia!" bentak albert dengan amarah yang meletup-letup.


"Kau sembunyikan semua kebenaran agar aku tak memiliki alasan untuk mengabaikanmu. benar begitu? kau sungguh membuatku muak." ucap albert penuh kebencian. suaranya meninggi.


"Itu tidak benar. bukan itu yang sebenarnya terjadi. itu semua bohong." sofia mencoba membela diri.


Flash back on.


Kai dan zahra yang diam-diam mengikuti kemana arah sofia pergi mendapati sofia yang sedang berbicara serius pada orang lain.


Namun jarak yang cukup jauh membuat kai dan zahra tak dapat mendengar apapun yang mereka bicarakan.


Karena penasaran dengan pria yang sedang berbicara sofia, akhirnya kai mengambil foto pria tersebut.


Lalu kai pergi dari tempat itu setelah sofia juga keluar. kai segera mengirimkan foti-foto itu kepada seseorang yang biasa ia perintahkan untuk mencari sebuah info.


Karena hanya foto satu-satunya petunjuk yang di miliki, pencarian itupun memakan waktu yang sangat lama untuk mendapatkan info yang lengkap.


Dan setelah dua bulan lamanya, akhirnya orang-orang suruhan kai mendapatksn informadi yang di butuhkan.


Ternyata pria dalam foto tersebut merupakan teman dekat yang sering di mintai tolong oleh sofia.


Flashback off.


"Katakan apa lagi yang kau sembunyikan dariku mom." ucap ksi dengan nada kecewa.


"Apapun itu sebaiknya kau katakan. dan jika aku mengetahui itu dari orang lain, jangan salahkan aku jika aku menjadi orang yang membencimu." ucap kai sebelum meninggalkan sofia yang terdiam di tempatnya.


"Aku sudah memperingatkanmu sofia. kau tak pernah mendengarkanku. egomu akan membuatmu kehilangan kepercayaan dari anak-anakmu." ucap alber penuh penekanan.


Sofia mematung di tempatnya. ia merasa benar-benar hancur saat ini. satu rahasia yang ia pendam sudah sangat melukai hati kai. bagaimana jika suatu saat kai mengetahui kelicikan-kelicikan yang lain.


"Kehancuran menunggumu sofia. aku pastikan itu." ucap kania tiba-tiba dari arah belakang. entah kapan dan darimana wanita itu tiba-tiba berada disana. semakin membuat sofia kesal setengah mati.


Akhirnya dengan langkah gontai sofia meninggalkan tempat itu untuk masuk kedalam kamarnya.


Tanpa terasa air mata mengalir di pipinya. wanita itu menangis untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun tak pernah ia lakukan.


***


fix kisah sofia sudah berada di ujung tanduk. mungkin kisahnya akan segera berakhir. jangan hujat sofia, sebenarnya dialah tokoh yang paling menderita di cetita ini. percaya deh!!!


***


ngehalu dulu kuy, jangan di bawa mewek. wkkk


Author mah siap kalo harus di timpuk sama sendal jepit bolong para emak-emak gegara senyum daddy Albert yang Masya Allah...


💖


💖


💖


💖



Bener-bener bukan senyum biasa. meleleh gak nih mak? gimana sophia gak klepek-klepek coba!


Readers: Ngawur lo thor, ngajak gelud ape gimana???


kok gitu banget sih daddy albertnya.


Author: Au Ah! gelap. pokoknya auhor cinta mati sama daddy 2 anak ini.


kalo kagak demen juga kagak ape-ape, imajinasikan sendiri ye mak author mah mau kaboor!!!