
Mood booster
kalo kalian di suruh milih wajah mas kai, kalian pilih mana gengs..
kita pinjam wajah-wajah ganteng mereka ya. greget deh liatin tampang hot mereka 😆😆😆
korea, cina, jepang, skip dulu ya 😁😁😁 mas kai orang india, jangan lupa.
***
Malam terasa panjang bagi dua insan yang tengah berjuang meleburkan hasrat dalam penyatuan cinta. berbagi peluh dan bertukar saliva. saling menggoda dan meneriakkan nama pasangannya menikmati lelah perpacu menggapai puncak. lalu bersama terhempas ke atas nirwana dan akhirnya sama-sama bergetar dengan hebatnya.
Tubuh kai ambruk di atas tubuh zahra. sorot bahagia dan kelegaan tergambar di bibirnya yang melengkung membentuk sebuah senyuman.
"I love you" bisik kai sambil mengangsurkan tubuhnya dari atas tubuh zahra setelah mengalami pelepasan entah berapa kali.
Lalu ia mengangsurkan tubuh lemah Zahra dan membawanya kedalam pelukan, menyandarkannya ke dalam dada bidangnya sambil mencium pucuk kepala zahra dengan sayang.
Nafas zahra terengah lelah setelah mendapatkan serangan cinta yang bertubi-tubi dari sang pembawa cinta. lemah lunglai dalam dekapan pria yang telah memporak porandakan tubuhnya beberapa saat lalu.
Ia bahkan tak membalas ucapan cinta dari sang suami dan lebih memilih memejamkan matanya untuk mendapatkaan kembali energinya.
Untuk beberapa saat mereka saling diam mengatur nafas yang memburu setelah pergulatan panjang nan panas yang mereka lalui.
Terdengar nafas Zahra yang berhembus teratur menandakan ia sedang dalam perjalanan menggapai mimpinya.
"Aku mencintaimu kai." gumamnya dalam pejamnya. sambil menelusupkan wajahnya lebih dalam kedalam pelukan kai. mungkin ia sedang mengigau saat ini.
Kai tersenyum "Aku juga mencintaimu." sebelum menarik selimut dan memejamkan mata untuk menjemput mimpi.
Berbeda dengan kai dan zahra yang saat ini sedang berbahagia dan berbagi kehangatan, saat ini sofia sedang merasa tidak baik-baik saja.
Wanita itu tampak gelisah. keringat dingin menghiasi pelipisnya yang mengharuskannya untuk menyeka beberapa kali.
Seharusnya malam itu ia gunakan untuk menggoda albert, alih-alih mendapatkan cintanya setidaknya hubungan mereka akan sedikit membaik.
Tapi tidak, sofia sedang tidak berselera untuk itu. fikirannya terus menerus membawanya pada pemandangan beberapa saat lalu.
Bagaimana tidak, seseorang dari masa lalu yang sangat ia hindari muncul begitu saja di depan mata kepalanya sendiri dan berbincang dengan suami dan putranya. sungguh pemandangan yamg membuatnya ingin pingsan seketika itu.
Albert yang terbangun karena kerongkongannya yang mengering dan meminta untuk di basahi oleh seteguk air mengernyit mendapati sofia yang berjalan mondar mandir di balkon kamar mereka.
Albert beranjak dan mendekati sofia. "Apa yang kau lakukan. kenapa tidak tidur." sofia terlonjak mendengar suara bariton di belakang tubuhnya. ia sampai mengelus dada karena terkejut.
"Kau mengagetkanku sayang." ucapnya di buat selembut mungkin. ia mendekat ke arah albert dan bergelayut manja agar membuat albert tak mencurigainya. tak tau malu pikir albert.
"Kau belum menjawab pertanyaanku sofia." tak ada kelembutan sama sekali dari mulut pria itu.
"Tidak ada, aku hanya sedang berpikir itu saja." masih dengan mode on di buat kalem.
Namun albert yang sudah mengetahui ketidak sukaan sofia terhadap hubungan kai dan zahra tak mempercayai ucapan sofia begitu saja. ia selalu waspada dengan apapun yang akan di lakukan oleh istri gilanya itu.
"Jika kau memiliki niat buruk, sebaiknya kau lupakan saja. kecuali kau ingin menyesal seumur hidupmu." ancam albert tanpa mempedulikan jari-jari sofia yang bergerak bebas di dadanya.
Mendengar ucapan albert, sofia dengan segera menurunkan tangannya. dan berbalik membelakangi albert menatap jauh ke hamparan laut lepas. mendengarkan deburan ombak menghantam karang seperti keadaan jantungnya saat ini.
" Jika bukan aku yang melakukannya, pasti akan ada orang lain yang melakukannya." ucap sofia seperti menyembunyikan sebuah rahasia besar dalam tiap kalimatnya.
"Mereka tidak selayaknya bersama. aku yakin kaupun menyadari hal itu." ada tanda tanya besar dalam benak albert mendengar kalimat sofia. entah apa maksudnya.
Albert tak menghiraukan sofia, ia berlalu begitu saja kembali merebahkan dirinya setelah menegak habis air yang di ambilnya dari atas meja kecil sebelah tempat tidurnya.
Mata Albert terpejam namun hatinya masih terjaga memikirkan kata-kata sofia. ia tau wanita itu pasti menyiapkan rencana licik untuk mengganggu hubungan kai dan zahra. tapi albert tak akan membiarkan itu terjadi.
***
dikit thoor...
gantung pula...
***Diriku kehilangan mood sodara.
oh no***!!!