Daddy'S Love

Daddy'S Love
Kado



Happy reading...


***


Sebenarnya Zahra ingin menolak ajakan Aldi untuk berangkat bersama, tapi ia tidak enak untuk menolak karena takut di anggap memanfaatkan bosnya, tapi ia juga takut terlambat karena hari sudah siang. akhirnya Zahra memutuskan untuk menerima tawaran Aldi berangkat bersama.


Hening di dalam mobil, Zahra yang merasa canggung hanya menunduk dan sesekali melempar pandangannya keluar.


Aldi menoleh dan tersenyum karena melihat Zahra yang diam saja.


"Kenapa Zahra, kamu takut sama saya?"


"Ti-tidak pak, saya hanya canggung saja." Aldi tersenyum mendengar jawaban Zahra.


"Bapak kok tiba-tiba lewat sana, bukannya tempat tinggal bapak dari arah sana?" Zahra menunjuk ke arah yang berlawanan.


"Iya, itu tadi saya berangkat dari rumah."


"hah.. dari rumah?" Zahra bergumam yang masih dapat di dengar oleh Aldi.


"iya dari rumah, biasanya kalau saya berangkat dari arah sana itu saya berangkat dari Apartemen" Aldi membenarkan ucapan Zahra sambil menunjuk arah yang berlawanan.


"oh.." Zahra hanya ber oh ria.


"Hanya oh?"


"Terus saya harus jawab apa pak." sambil menoleh ke arah Aldi.


Aldi yang fokus mengemudi menatap lurus kedepan Mobil. dan Zahra melihat ke arah luar dari kaca jendela mobil.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang, Zahra yang sedang melamun tidak menyadari bahwa mobil mereka telah melewati Cafe tempatnya bekerja.


Masih tidak menyadari bahwa ia telah jauh dari tempat yang semestinya berada saat ini, Aldi tersenyum dan menoleh ke Arah Zahra yang sedang bengong.


Mobil Aldi telah sampai ke sebuah mall, mall yang ia datangi kemarin bersama Dea.


"Zahra" Aldi membuyarkan lamunan Zahra dengan suaranya, dan Zahra yang sefang melamun sampai terlonjak.


"Ya pak, udah sampai?" Zahra masih belum menyadari keberadaannya.


"iya sudah sampai, ayo turun!"


Zahra hendak membuka pintu, seketika ia tersadar tentang keberadaannya.


Matanya membulat sempurna melihat ia tengah berada di tempat parkir tapi bukan tempat parkir milik Aldi.


"Kita ada di mana ini?" tanya Zahra bingung


Aldi terkekeh dan mengacak-acak rambut Zahra.


"Dari tadi kamu bengong aja, sampe gak sadar kalau kita ke tempat lain, lagi ngelamunin apa hem?" yang di tanya nyengir aja .


"Kamu gak boleh ngelamun kalo lagi naik kendaraan Zahra, gimana kalau kamu kesasar atau malah di culik." Aldi sambil melepas sabuk pengamannya.


" he.. he.. Iya pak, tapi kita mau kemana nih pak, saya kan harus kerja?" Zahra yang kesulitan membuka sabuk pengaman harus di bantu oleh Aldi sehingga jarak mereka sangat dekat.


"Sudah ayo, cepat keluar" ajak Aldi


"iya tapi kita mau kemana pak?"


"Sudah kamu ikut aja, sebentar kok habis ini kita ke cafe."


"Apa saya nanti tidak di marahi karena terlambat pak." zahra sambil keluar dari mobil.


"Gak akan ada yang marahi kamu Zahra, karena saya bosnya kalau kamu lupa."


"Tapi bapak belum jawab pertanyaan saya, kita mau apa di sini." Zahra berusaha mensejajarkan langkahnya dengan Aldi yang langkahnya lebih panjang


"Aku mau ajak kamu untuk membeli kado."


"kado? untuk siapa? Zahra kepo


"Untuk seseorang yang spesial."


" Wanita?" Zahra cerewet


"Ya iyalah Zahra, masak iya cowok. saya masih normal kalau kamu ingin tahu." ucap Aldi datar.


"Siapa pak sih pak?"


"kamu!"


"Hah! serius pak? dalam rangka apa? Xahra antusias.


"Canda zahra." Zahra mencebik karena ia di bohongi.


Duh, kirain beneran ternyata becanda doang. batin Zahra


Aldi yang melihat Zahra mencebik terkekeh, dan kembali mengacak rambut Zahra gemes.


"iya nanti kamu juga dapat juga kok, tapi kamu bantu saya dulu."


"Gak perlu pak, tadi saya juga bercanda kok" Zahra malu ketahuan berharap.


Akhirnya mereka masuk ke dalam toko perhiasan dan di sambut senyum oleh pelayan toko yang memiliki wajah cantik dan senyum manis.


***


jreng... jreng...jreng...


Bos Aldi mau lamar sapa nih


Othor ngemis nih para readers, kalo dukungannya banyak upnya makin banyak biar konfliknya cepat muncul. ini ceritanya masih datar-datar aja. tapi di bikin manis kok ya


**KEEP SMILE...😊😊😊


JANGAN LUPA BAHAGIA 😘😘😇**