Oh, My Sugar Daddy!

Oh, My Sugar Daddy!
Bab 37



Rayhan tahu benar, bahwa perjuangannya untuk mendapatkan Pamela pasti tidaklah mudah. Tapi kini dia sudah memutuskan untuk berjuang, jadi dia tidak akan menyerah begitu saja. Perasaannya terlalu dalam, meski dia bukanlah sosok lelaki yang pandai mengungkapkan perasaan. Bahkan dirinya cenderung bodoh dan tidak peka. Tapi perasaannya tulus. Baginya Pamela adalah gadis kecil yang akan selalu membutuhkan dirinya dan perlindungannya. Karena itu, Rayhan merasa dirinya berarti di sisi Pamela.


Baiklah, mari kita hadapi kenyataan. Dirinya hanyalah orang biasa, seorang anak kuliahan dari keluarga biasa yang tidak punya kemampuan istimewa. Jadi sebenarnya tidak salah juga kalau keluarga Pamela memandang dirinya dengan sebelah mata. Lalu sekarang apa yang harus dilakukannya? Tentu yang dimaksud Nenek Zubaedah untuk membahagiakan Pamela, adalah juga dalam bentuk materi. Hal yang paling mudah diukur dan dihitung oleh manusia. Meskipun uang bukanlah segalanya dan tidak menjamin kebahagiaan. Tapi bulshit, kalau orang tidak menginginkan materi. Maka disinilah dia sekarang, duduk di depan laptop bututnya sambil mereka-reka rencana masa depan seperti apa yang bisa mendatangkan banyak uang untuk membahagiakan Pamela. Menunggu lulus dan bekerja? Itu pasti membutuhkan waktu yang lama. Dan pekerjaan macam apa yang akan membuatnya cepat kaya? Yang ada keburu Pamela digaet CEO tampan. Mau usaha? Tapi Rayhan tidak percaya diri dan merasa dirinya tak punya bakat. Sebab menawarkan dagangan Ibunya saja dia gagal total. Dan satu-satu jalan yang mungkin dipilihnya adalah, menjadi content creator! Yah, tentu saja dia adalah anak muda kekinian yang selalu mengikuti perkembangan zaman. Saat ini banyak orang biasa yang tak pernah muncul di televisi tapi bisa terkenal melebihi artis. Siapa lagi kalau bukan para selebgram dan youtuber ternama. Tidak, Rayhan tidak ingin jadi orang terkenal. Dia hanya ingin hasil karyanya nanti akan ditonton banyak orang dan bisa menghasilkan banyak uang. Itu saja sudah cukup. Tapi bagaimana memulainya?


Baiklah, mari kita mulai bersama! Rayhan mulai membuka-buka video di yout ube, mengamati dengan lebih seksama dan menimbang-nimbang, bidang apakah yang paling sesuai dengan dirinya dan bakatnya. Yah, meski dia sendiri tak yakin apa benar-benar punya bakat. Tapi apa salahnya kan mencoba? Dan kewajiban manusia adalah untuk berusaha.


Maka akhirnya, Rayhan memilih untuk menutup laptopnya dan tidur sejenak. Mungkin saja inspirasi bisa datang lewat mimpi. Hampir dua jam dia tertidur dan bangun dengan keadaan yang lebih segar. Tapi sepertinya tidurnya tidak membuahkan mimpi apapun yang bisa menjadi ide. Maka Rayhan kembali membuka laptopnya dan berselancar di dunia maya. Niatnya mencari ide, namun justru berakhir dengan menonton film favoritnya. Ah, penyakit kambuhannya sedang kumat. Biasanya niat mengerjakan tugaspun berakhir dengan menonton film. Mungkin di dalam laptop bututnya memang terlalu banyak godaan. Akhirnya Rayhan tersadar, dari pada berselancar di dunia maya, lebih baik kalai dirinya berselancar langsung di dunia nyata, tentu dengan membawa serta kamera kesayangannya. Siapa tahu ada hal menarik yang bisa jadi ide di luar sana.


Rayhan berkeliling kota dengan motor bebeknya, kesana kemari tanpa tujuan. Kenapa rasanya sepi berkeliling sendiri begini? Andai ada Pamela pasti lebih menyenangkan. Ah, tidak-tidak. Dia harus fokus sekarang, tidak boleh berfikir macam-macam. Dua jam berkeliling tanpa hasil membuat perutnya lapar. Dan berhentilah Rayhan di sebuah warung kecil yang sepi pembeli. Disana Rayhan memesan nasi rames dan segelas es teh, tak disangka rasanya lumayan enak dan harganya murah. Sayang sekali tempatnya kecil dan sedikit kotor. Mungkin karena itu jadi kurang menarik. Aha! Dan munculah sebuah ide di kepalanya. Bagaimana kalau dia mulai membuat video tentang warung-warung kecil yang sepi begini? Syukur-syukur banyak yang melihat dan bisa sedikit membantu para pemiliknya. Baiklah, sepertinya dia harus melengkapi peralatan tempurnya terlebih dahulu. Perut kenyang, hatipun senang. Rayhan melajukan kembali motor bebeknya untuk hunting perlengkapan untuk membuat video yout ube. Atau beli online saya ya? Sudahlah yang penting jalan saja dulu!