Oh, My Sugar Daddy!

Oh, My Sugar Daddy!
Bab 22



Pamela tidur dengan nyenyak dan sudah bangun pagi-pagi sekali. Meskipun dingin Pamela memaksakan diri untuk mandi. Karena pagi ini dia harus cepat-cepat pergi dari apartement Daddy kalau tidak ingin keluarganya curiga.


"Kenapa mandi pagi-pagi sekali Pamela?"


"Aku harus cepat-cepat pergi Daddy, Mommy dan Nenek pasti mencariku!"


"Mau pergi kemana? Bukankah hari ini kamu harus ke sekolah?"


"Kalau sekolah itu urusan nanti, sekarang yang penting, aku harus ke rumah Vanessa dulu, siapa tahu Mommy atau nenek mencariku kesana..."


"Baiklah, aku cuci muka dulu, nanti kuantarkan ke sana!"


"Jangan Daddy, aku naik taksi online saja, nanti Mommy bisa curiga kalau Daddy yang mengantar..."


"Baiklah, hati-hati di jalan, kabari aku kalau sudah sampai..."


"Baik Daddy, terimakasih banyak tumpangannya.."


"Sama-sama, lain kali kamu boleh datang kesini kapanpun kamu mau!"


"Ok Daddy, thanks"


Pamela bergegas turun ke bawah dan memesan taksi online. Dia harus sampai sepagi mungkin dirumah Vanessa.


Sampai disana Vanessa yang baru bangun membukakan pintu untuknya.


"Gila, mau kemana lo pagi-pagi udah disini?"


"Gue kabur dari rumah semalem!"


"Terus?"


Vanessa masih bengong, otaknya masih lemot untuk mencerna apa yang sebenarmya terjadi pada sahabatnya.


Pamela lalu menarik tangan Vanessa untuk masuk ke kamarnya. Di dalam kamar Vanessa, Pamela menceritakan semua kejadian yang dialaminya kemaren sampai dia menginap di apartement Daddy Zein.


"Gila! Udah berani nginep-nginep aja lo di tempat Daddy, mentang-mentang Daddy lo cakep! Jangan-jangan lo udah kesengsem beneran ya?"


Biarlah apapun yang dipikirkan Venesaa tentang hubungannya dengan Daddynya. Pemela sengaja tidak bercerita kalau Daddy belum menyentuhnya, malah sangat baik kepadanya. Pamela tidak ingin Vanessa merasa iri dan merasa kotor sendiri.


"Bukan begitu Nes, gue terpaksa, gue nggak tahu mau kemana waktu kabur kemaren.."


"Kan biasanya lo langsung ke rumah gue?"


"Iya juga sih, makanya sekarang gue kesini, kan gue pamitnya sama Mommy dan Nenek mau kesini!"


"Dasar bocah kurang ajar! Jadi sekarang gue cuma jadi pelarian lo aja nih?"


"Hehe, ya bukan gitu juga sih, udah buruan mandi sana, tar telat lagi ke sekolah...gue numpang ganti seragam disini ya?"


"Ya iyalah, gue kan kemaren habis bolos waktu jalan sama Mommy, bisa bermasalah kalau gue bolos lagi, tar Nenek gue ngomel lagi, males gue..."


"Ya udah gue mandi dulu, buruan ganti baju!"


Setelah Vanessa selesai mandi dan Pamela selesai ganti baju, Ibu Vanessa sudah memanggil mereka untuk sarapan bersama.


"Tumben neng pagi-pagi udah mampir kesini aja?"


Vanessa dan Pamela saling berpandangan laku saling melempar senyum.


"Pamela dateng dari semalem Bu, nginep disini..Ibu udah tidur jadi nggak lihat..."


Terpaksa Vanessa membohongi Ibunya juga. Karena Ibunya akan sulit kalau diajak bekerja sama untuk berbohong.


"Oh gitu ya neng? Maaf Ibu kecapean jadi tidur cepat semalam.."


"Nggak papa Bu, saya yang minta maaf, sering ngrepotin Ibu sama Vanessa..."


"Ah nggak repot neng, ayo dimakan, seadanya aja, biar ada tenaga buat sekolah!"


Pamela lalu menyantap nasi goreng kampung buatan Ibu Vanessa yang terasa amat lezat dilidahnya. Vanessa memang terbiasa harus sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Biar kenyang, jadi irit nggak banyak jajan. Kadang juga Vanessa membawa bekal buatan Ibunya. Dan Pamela sering ikut menyantapnya.


Tepat setelah mereka sarapan Mommy datang dengan diantar Mang Jaja, supir pribadi Pamela.


"Maaf Bu, Pamela pasti disini merepotkan ya?"


"Ah nggak kok neng, sama sekali nggak repot..."


"Ayo Pamela, Mommy antar kamu ke sekolah, sekalian sama Vanessa juga..."


Tanpa banyak perlawanan Pamela dan Vanessa masuk ke mobil untuk berangkat ke sekolah bersama.


"Pamela, maafkan Mommy tentang kejadian kemarin malam..."


"Ya Mommy, aku juga minta maaf pergi dari rumah nggak pamit, pasti Momny khawatir..."


"Nanti Mommy jemput kamu ke sekolah ya? Terus kita jalan-jalan sebentar..."


"Ok Mommy, emang Mommy nggak kerja?"


"Mommy lagi free, pengen quality time sama kamu.."


"Ok Mommy!"


Mobil berhenti tepat didepan gerbang Sekolah. Pamela dan Vanessa menyalami Mommy dan langsung berjalan masuk ke sekolah.