
Bab VIII
Berkat kata kata dari kedua orang tuanya semalam, perasaan Risqi sekarang merasa jauh lebih baik, seakan akan dia mampu menghadapi masalah seberat apa pun nanti nya,,
"Pagi Ibu,, Ayah (sapa Risqi kepada ke dua orang tuanya)
" pagi nak, sudah mau berangkat ya, sarapan dulu gih (ucap Ibunya)
"Risqi udah telat bu, lain kali aja ya sarapan nya 😁
" sarapan itu penting lho nak (saut ibu)
"iya bu, risqi tau, tapi risqi bener bener telat ini (jawab Risqi sambil nyomot tempe goreng di meja)
" ya udah kalo begitu,, tapi ibu siapin bekal buat kamu makan disana nanti ya nak (jawab ibu sambil menyiapkan bekal untuk risqi)
"iya bu,, siap 😁
" jangan lupa pesen Ibu,, (belum sempat ibunya selesai bicara, risqi sudah menjawab)
"jangan telat makan, kalau sudah gajian uang nya di sisihkan untuk di tabung, jangan lupa sedekah, dan jangan pernah tinggalkan sholat kan.,, (jawab Risqi dengan senyum)
" Pinter,,, (jawab ibunya sambil mencubit pipi risqi, gemas)
"ya udah, Risqi berangkat dlu ya yah, bu,, Assalamualaikum (sambil mencium tangan Ayah dan Ibu)
" waalaikumsalam,, hati hati di jalan nak (ucap ibu lirih sambil melihat anak nya tersebut yang semakin kabur dari pandanganya, anak yang dulu begitu di sayanginya, saat ini sudah beranjak dewasa)
"Anak kita sudah besar ya pa (ucap ibu pada ayah sesaat setelah risqi pergi)
"lah,, ibu itu gimana to, kan Risqi emang udah 25 tahun, baru sadar to (jawab ayah cengengesan sambil garuk garuk kepala)
"alah embuh pak,, (jawab ibu sambil masuk ke dalam rumah),,
Di sisi lain, Risqi sudah tidak sabar untuk ketemu teman temanya di kantor, entah apa yang membuatnya begitu merindukan tempat kerjanya tersebut,,
" baru saja satu hari gak kerja, udah kangen aja dengan suasana kantor (ucap Risqi dalam hati).
"Sesampainya Risqi di kantor"
"Hei put,, (sapa Risqi ke putri)
" ehhh,,, mas Qi,bikin kaget aja (jawab putri terkejut), emang mas. Qi udah baikan ya, kok udah berangkat kerja,(sambung putri)
"udah baikan,🤔 Maksutnya put??
" lhoo,, bukane mas. Qi kemarin habis sakit? (tanya putri)
"siapa bilang,,?
" Pak. Aldo ,(jawab putri)
",, (risqi terdiam sesaat) lagi sibuk gak,, (tanya risqi mencoba mengalihkan pembicaraan)
" enggak kok, kenapa mas. Qi?? (saut putri)
"enggak,, cuma nanya aja 🤣 (jawab risqi sambil cengengesan)
" ah mas. Qi,, kirain
"kirain apa put,, 😁(bisik risqi)
" gak papa mas. Qi(jawab putri dengan tertunduk malu)
"kangen ya ma aku,,?? bilang aja gak papa kok, gak usah malu malu, soalnya kata ibu, aku ini orang nya emang ngangenin, , 😁
"apaan sih mas. Qi, udah ah,, putri mau ke belakang dulu (jawab putri sambil berlari pergi) kenapa mas. Qi tiba tiba ngomong begitu ya, dan kenapa juga jantung putri selalu berdebar debar tiap kali deket sama mas. Qi (ucap putri dalam hati)
"hei put,, mau kemana ( sapa Aldo sontak membuyarkan lamunanya)
"ow iya put, nanti temani saya makan malam bisa?
" iya pk,, maaf ya pk, gara gara kejadian kemarin acara makan malam dengan bpk. batal (ucap putri), mau membicarakan masalah pekerjaan yang kemarin ya pk?
"sebenarnya bukan masalah pekerjaan sih,,,
" terus,,,?? (tanya putri penasaran)
"pokok nya sampai jumpa nanti malam ya put,, jangan lupa (ucap Aldo sambil berlalu pergi),,
" Aneh, Pak. Aldo mau membicarakan soal apa y nanti malam (tanya putri dalam hati)
(" siangpun berganti malam")
"hei put,, sudah siap? (tanya Aldo)
" sudah Pak, (jawab putri)
"ow iya,, mau makan dimana put (tanya Aldo)
" tersarah Bpk. saja,, (jawab putri). Sesampainya di restoran putri terkejut melihat begitu banyak lilin, dan juga bunga yang menghiasi di sekitar meja makan mereka, ternyata Aldo sudah merencanakan kejutan ini sebelumya, tak lupa juga irama musik romantis mengiringi malam yang begitu spesial bagi Aldo saat itu,, putri hanya bisa terdiam, dalam hatinya berkecamuk perasaan yang tak menentu pada saat itu,,
"kamu suka put? (pertanyaan Aldo membuyarkan lamunan putri)
"suss ss suka pak (jawab putri terbata) perasaannya tak menentu, antara senang juga bingung, seoalah olah seperti mimpi baginya
" ow iya put sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku bicarakan kepada mu, yang sudah sejak lama aku pendam (ucap Aldo).. Di sisi lain putri hanya bisa diam, tak mampu berkata kata,
" sebenarnya sudah lama aku menyimpan perasaan ini padamu put, dan malam ini akan ku coba untuk mengungkapkan nya (ucap Aldo sambil menggenggam tangan putri),, dengan sesekali putri menghela nafas panjang,,
" aku sayang sama kamu put, (tiba tiba suasana disana menjadi hening sesaat Aldo mengutarakan perasaanya ke putri sambil menggenggam erat tangan putri seolah olah tidak mau melepaskan nya), putri tak mampu berkata kata, mulutnya seolah olah terkunci mendengar kata kata Aldo saat itu,,
" maaf ya pak, putri belum bisa menjawabnya sekarang (ucap putri), putri masih belum yakin dengan perasaan nya ke Aldo, karena selama ini juga belum pernah ada laki laki yang dekat dengan nya, dia tidak tau persis, apakah perasaan nya ke Aldo itu Cinta atau hanya sekedar mengagumi saja,,
"gak papa put, kamu gak harus jawab sekarang kok, yang penting aku sudah mengungkapkan perasaan yang selama ini aku pendam terhadap mu (jawab Aldo senyum) ,, ya udah ayo kita makan dulu put, keburu dingin makanan nya (sambung Aldo),,
Putri masih terdiam sambil menganggukan kepalanya, seoalah olah seperti mimpi baginya, seseorang yang begitu di idolakan begitu banyak wanita, kini mengungkapkan perasaan cinta kepadanya,,
"hei,, gak usah terlalu di fikirkan, aku tidak ingin kata kata ku barusan membuat mu berubah put, aku ingin kamu tetap menjadi putri seperti biasanya (ucap Aldo),,
Sesampainya di rumah, putri tak henti hentinya memikirkan kata kata yang Aldo ucapkan tadi, dia masih tidak percaya dengan apa yang di alaminya,,,
"Aduhhhhh, ,, kenapa aku gak bisa tidur ya (ucap putri), aku harus gimana ini,,,
Keesokan Harinya,
" tok,, tok,, tok,, terdengar suara seseorang mengetuk pintu rumah putri,,
"iya sebentar (jawab Putri sambil berjalan ke arah pintu) siapa yang bertamu pagi pagi gini ya,, (tanya putri dalam hati)
" pak. Aldo,, (terkejut putri saat membuka pintu) putri tak menyangka, ternyata Aldo yang mengetuk pintu rumah nya,,
" selamat pagi put,, (sapa Aldo dengan senyum)
"siapa yang datang put,, (terdengar teriakan ibu putri dari arah belakang),, belum sempat putri menjawabnya,,
" lho,,, ada tamu to (ucap ibu putri saat melihat kedatangan Aldo)
"permisi Ibu, perkenalkan nama saya Aldo, saya teman satu kantor putri (sapa Aldo kepada ibu putri sambil mencium tangannya),,
Ibu putri begitu senang sekali atas kedatangan Aldo, karena sudah sejak lama putri tidak pernah lagi membawa teman laki lakinya untuk datang ke rumah,,
"ow iya bu,,, Pak. Aldo ini Manager putri di kantor (jelas putri kepada ibunya)
" Manager,,,?? (jawab ibu putri terkejut) ,,