Nothing Is Impossible

Nothing Is Impossible
episode 2



“jangan bohong lo! Bercanda lo gak lucu kali ini jangan ngaco kalo mau bercanda ya gue gak suka” ucap kakanya yang masih tidak percaya pasalnya adiknya itu sering berbohong hanya untuk bercandaan saja.


“gue serius kak gak bohong kali ini”


“siapa cwe yang lo buntingin hah “


“ALUNAY DELUCIA”


“hah unay? Adik nando ?”


“iya kak” ucap jey sambil menatap kakaknya.


“nando pacar gue? Unay sahabat lo sendiri?”


Jey hanya bisa membalas dengan anggukan kepala saja


“demi apa lo hamilin adik pacar gue yang sekaligus sahabat lo sendiri nato…….”


Jey langsung mendekap mulut kakaknya agar tidak terdengar keluar.


“jangan kenceng-kenceng” ucap jey.


Kakaknya yang kaget sekaligus kecewa hanya bisa terteguh sambil menahan air matanya untuk tidak jatuh.


“kenapa lo bisa bodoh begitu si de? Lo kan tau gue sama nando itu pacaran dan kita udah punya rencana untuk menikah! Tapi kenapa lo bisa melakukan hal sebodoh ini.”


“maafin gue kak gue juga bingung harus gimana”


“lo gak mikirin hasip gue? Sekarang gue harus apa hah batalin semua rencana gue ? demi lo”


“kak”


“lo egois de. Lo gak mikirin orang banyak, lo gak mikirin gue lo gak mikirin ayah sama bunda”


“gue tau gue salah tapi pless jangan sampai bunda tau kak”


Reina menarik nafas dalam-dalam untuk meredam amarahnya. “ gue akan batalin pernikahan gue sama nando dan lo harus bertanggung jawab atas apa yang lo perbuat”


“kak pless maafin gue”


“pokoknya sekarang lo harus kasih tau bunda sama ayah dan gue juga akan kasih tau bunda dan ayah masalah hubungan gue sama nando”


“tapi gue gak siap jadi ayah,kak”


“lo pikir unay siap jadi ibu! Hah gue Tanya sekarang”.


Ia tak habis pikir dengan jey bisa-bisanya dia menghamili anak orang tapi gak siap untuk tanggung jawab.


Jey tak tau harus menjawab apa pertanyaan kakaknya itu. Dia langsung berdiri dan langsung melampiaskan amarahnya itu dengan memukul tembok sampai tangannya berdarah..


“ikut gue”


Ucap reina sambil menarik tangan jey dengan kasar. Ia membuka pintu dan menuruni tangga dengan sangat cepat.


Ia sudah tidak perduli dengan apapun lagi yang ia inginkan hanya adiknya bertanggung jawab.


Ayah dan bunda langsung keluar dari dalam kamar mereka yang berada dilantai satu.


“ada apa kak?” Tanya ayah


Reina yang sudah kesal langsung melepas tangan adiknya hinggu jatuh berlutut dikaki ayahnya.


“kak jangan kasar gitu sama jey”


“ngomong lo sekarang sama ayah bunda” ucap reina


Jey langsung bersujud berkali-kali dikaki ayah dan bunda sambil meminta maaf kepada mereka.


“ayah bunda maafin jey “


“kamu kenapa ?”


“maafin jey bun udah ngecewain bunda ayah”


“bunda Tanya kamu kenapa?”


“jey hamilin anak orang bun ayah” ucap jey dengan terbata-bata yang dengan reflex disusul dengan tamparan dari ayahnya.


BUGH


BUGH


“dasar anak kurang ajar kamu “ucap ayah sambil menampar pipi jey


“maafin jey yah”


“ayah gagal mendidik kamu menjadi laki-laki yang bertanggung jawab, ayah gagal”


Bunda yang merasa tidak percaya dengan semuanya tiba-tiba merasakan sesak nafas yang sangan hebat, mata nya berkaca-kaca dan tak lama pandangannya kabur dan jatuh pingsan.


Dan langsung ditangkap tubuh bundanys yang sudah tidak sadarkan diri itu oleh ayahnya.


“maafin jey bun jey salah jey menyesal” uca jey sambil memegang tangan bundanya tersebut.


“jangan sentuh bunda kamu “ ucap ayah


“ria bantu ayah bawa bunda kekamar”


“bunda maafin jey bun bangun jey gak mau kehilangan bunda”


“keluar kamu dari kamar ini”


“maafin aku yah aku salah “


“saya bilang keluar dari kamar ini paham kamu”


Ayah yang emosinya sedang memuncak hanya bisa meredam emosinya sambil menunggu bunda sadar karena syok.